RSS
Container Icon

KEBANGUNAN ROHANI INDONESIA

Kebangunan Rohani..

Kebangunan rohani bukan dengan melihat video tentang kebangunan, KKR-KKR kebangunan.Kebangunan rohani, juga bukan karena mendengar nubuatan, cerita akan kebangunan.

Kebanguan rohani bukan pula mengadakan KKR dengan jumlah masa yang banyak dan merasakan kehadiran Tuhan disana.

KEBANGUNAN ROHANI SEJATI..
Selalu dimulai dari kesadaran yang kuat akan dosa..
kesadaran kuat bahwa kekosongan hati hanya bisa diisi oleh pribadiNya..
kesadaran kuat bahwa upaya kita untuk membuat diri kita baik dimata orang adalah sebuah kepalsuan tanpa kristus yang membuat kita lebih baik..
Kebangunan yang besar dimulai dari diri sendiri yang dibangunkan oleh kesadaran yang kuat.


Kadang kita begitu banyak mencela orang lain dari pada mendengar..
lebih mudah menghakimi daripada memahami..
lebih banyak membangun pertahanan yang kuat sehingga kita menjadi pribadi yang tidak bisa disalahkan dari pada menjadi pribadi yang rela hati untuk memperbaiki kesalahan.

Bagaimana mungkin kebangunan terjadi jika anak-anak Tuhan tidak mulai belajar melepas ego? melepas dosa, melepas mimpi dan mulai menerima pembentukan, menerima kebenaran, menerima kerinduan Tuhan.

Si bimbang hati tidak akan alami kebangunan..
Si pahit lidah bukan bagian dari kebangunnan..
Si tegar tengkuk adalah musuh dari kebangunan..

Jika anda tidak belajar melepas, anda tidak mungkin mendapat..
Jika anda masih bertanya mengapa dan mengapa maka anda tidak akan mengalami kemurahan dan kemuliaan..
Tidak ada kebangunan rohani dari pemberontakan dengan jalan jalanNya..
Tidak ada kebangunan Rohani tanpa kerendahan hati..

Tidak terasa kita sibuk mengomentari mana yang disebut kebangunan, tetapi tidak cukup punya waktu untuk Tuhan dan berkata Tuhan, jadilah kehendakMu.

Hidup kita diisi oleh pengakuan demi pengakuan dunia,kita lupa pengakuan dari surga itu lebih cukup untuk kita.
Seringkali kita menciptakan diri sebagai pribadi-pribadi yang tidak bisa menerima kesalahan...
Pribadi-pribadi yang cepat marah tanpa mau mendengar...

Sebab jika demikian kita seakan tidak membutuhkan Tuhan lagi sebagai pribadi yang paling kita rindukan..
Sebab gambaran kesempurnaan yang kita ciptakan mengenai sebuah kehidupan akan menghalangi Sang Penebus menghampiri kita..

Kebangunan Rohani selalu berasal dari pribadi-pribadi yang hancur....
Pribadi-pribadi yang mau dibentuk dan pribadi-pribadi yang haus akan kebenaran dariNya.
Yang membuat Tuhan turun dari Surga bukan kisah cinta kita dibumi yang seperti Romeo dan Juliet....
yang membuat Tuhan turun dari Surga bukan perusahaan kita yang punya omzet meningkat,
gaji kita yang sangat besar dan segudang prestasi kita.

Yang membuat Tuhan melangkah dari singgasana melawat kita bukan pula dengan mengikat seluruh pasukan kegelapan dengan hikmat terhebat yang kita miliki.
Tuhan melangkah dari surga karena tangan-tangan  bergetar akan kerinduan akan Tuhan,
dari air mata kerendahan hati yang berkata "BENTUKLAH AKU DAN JADIKAN AKU!"
Hati Bapa akan tersentuh dengan KORBAN..
Korban yang diinginkan Tuhan,  bukanlah harta kita, kesempurnaan kita, tetapi KORBAN yang diinginkan adalah HATI kita...

HATI yang RELA..dan HATI yang RELA..

Message
Ps.Daniel Hadi Shane
Christ Mercy Center 2017

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MENJADI DEWASA MUDA? SIAPA TAKUT?

Kita tidak bisa menghindari perubahan demi perubahan yang terjadi dalam hidup kita. Demikian juga kita akan terus bertumbuh dewasa secara usia, siap ataupun tidak.

Banyak juga orang yang tidak siap menjadi dewasa. Usia yang bertambah menjadi beban mental tersendiri karena begitu banyak ketidaksiapan, ketakutan menghadapi hari esok yang tidak menentu.

Saya membayangkan, paling indah menjadi anak-anak..
Namun saat remaja saya mulai meninggalkan masa kanak-kanak dan mengenal, melihat dunia ini secara lebih nyata..saya melihat orang tua saya menangis saat menghadapi badai demi badai hidup, saya melihat adanya luka di hati saya, saya melihat ada kekecewaan, ada kerusakan dimana-mana, .. disanalah Bapa menjumpai saya dengan sangat nyata, Disaat saya sudah menyerah dan memalingkan hati saya sepenuhnya kepada Dia.

Masa pemuda adalah masa yang penuh dengan api, menginjakkan kaki di Kota Surabaya yang besar untuk menuntut Ilmu, tidak tahu akan hari Esok, disanalah Awal baru perjalanan saya pun dimulai. Rencana Bapa yang besar ternyata sudah menunggu saya. Memulai kembali pelayanan di Pemuda, di kalangan mahasiswa sungguh amat menyenangkan! namun juga penuh air mata. Masa dimana kita meraba akan masa depan, masa dimana Bapa mengasah mimpi dan menampi impian-impian kita agar dapat sejalan dengan mimpi Tuhan.
Masa dimana saya meletakkan seluruh harapan dan kehendak pribadi saya di bawah kaki Raja yang Mulia..

Masa kelulusan saya adalah masa yang berat dan membahagiakan.. yah, saya percaya setiap masa haruslah kita rayakan! Skripsi yang berat harus diselesaikan, memakai baju wisuda dengan bangga sambil disaksikan kedua orang tua, dan yang paling penting harus berfoto bersama :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BEASISWA PENDIDIKAN (Just Info) :)

Zhi Guang School, SMI School
adalah Sekolah 3 bahasa (Indonesia,  Inggris,  Mandarin),  berbasis bakat dan minat [under CMC Academy United Kingdom]

SEKARANG MEMBUKA:
KELAS BEASISWA UNTUK PELAYAN GEREJA/PEKERJA

PANTI ASUHAN, SOSIAL EKONOMI, PRESTASI

PG-TK-SD : Potongan uang masuk hingga 70%
Setara SMP&SMA : Potongan uang masuk dan SPP hingga 90%.

Terdapat kesempatan beasiswa ke luar negeri khusus bagi yg berprestasi (*).

Segera daftarkan Putra-Putri Anda!
Syarat beasiswa:
1. Memiliki IQ, SQ dan EQ rata2/ ke atas.
2. Memiliki surat rekomendasi dari Gembala Sidang, Gembala Area,
atau surat keterangan tidak mampu RT/R (Untuk Ekonomi)
Bagi siswa luar kota disediakan fasilitas asrama khusus putri (*).

  Contact Us: SMI School. Rungkut  Mejoyo Selatan III/2 (Blok P-1).
  WA/line/phone: 081331020500/085107195905.

Mohon bagikan info ini kepada yang membutuhkan.Terima kasih.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jatuh Dalam PelukanMu

Terkadang..
Jiwa ini dapat melemah tiba-tiba..
Apakah ini yang namanya "raksasa"?
Apakah ini yang namanya celah kelemahan?

Oh, Bapa..
Jangan biarkan aku jatuh..
Tapi..biarkan aku jatuh ke dalam pelukanMu sekali lagi..
Saat hati ini belum memahami karyaMu
Saat pikiranku mempermainku..
Saat mataku memedihkan hatiku..
Tolong mampukan aku menutup mataku dan berkata dengan tegas pada jiwaku..
"Aku tidak akan berbalik mundur!! tapi aku akan menutup mataku dan melangkah ke depan..
dengan IMAN.. dengan mata yang tertuju hanya pada wajahMu..

Kasihku..
Betapa kecilnya aku..
Betapa lemah diriku..
Aku bukan panglima perang yang kuat..
Bukan tentara yang gagah perkasa..
Pikirku... "Akankah aku dapat menyelesaikan panggilanku di muka bumi ini?
Akankah aku tetap berdiri saat aku menyelesaikan segala sesuatu?

Namun..
Sepanjang jalan yang sudah kulewati..
Aku tetap disini..
Aku masih bersamaMu..
Aku masih mendapat kasih karuniaMu
Untuk tetap berdiri dalam kebenaranMu..

Abba..Kekasihku..
Kau masih memegang tanganku! Sekalipun aku berpikir aku sudah terlepas dari tanganMu!
Tidak Kau biarkan aku tergeletak..
Bagaimana aku bisa mundur dari tatapanMu?
Bagaimana aku bisa memutuskan untuk menolak rencanaMu?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PESAN GEMBALA 2017 (CAMBUK KUDUS)

Saya akan melanjutkan pesan Tuhan buat kita semuanya.. sudahkah anda merenungkannya di minggu-minggu lalu?

II Korintus: 66:1. Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.

Kita ini adalah rekan sekerja Bapa, kita semua akan teman-teman sekerja yang memiliki tujuan dan visi yang sama pada akhirnya.. yaitu untuk kembali kepada Bapa kita dengan menyelesaikan semua panggilan kita dibumi ini, hidup untuk memuliakan dan memperluas Kerajaan-Nya. Jangan jadikan pemimpin anda, anak bimbing anda, saudara anda, sesama anggota komsel anda sebagai pesaing!
Anggaplah mereka sebagai MITRA KERJA BAPA. 

Ada banyak alasan kita yang kita tidak sadar sebenarnya menjadi JERAT buat hidup kita. Betapa berbahayanya! Pembenaran diri, kurang bersyukur, kurang menikmati kedaulatan Bapa yang membuat perisai dalam peperangan anda terkoyak dengan hebat..Saatnya kita bangun dari JERAT iblis ini! Saatnya kita harus kembali pada TUJUAN SEMULA kita! Hai umat yang dinantikan Bapa..

Dalam apa yang saya lihat dan rasakan itu, saya merasa ada cambuk Tuhan yang dicambukkan ke dada dan punggung kita... ya.. rasanya memang sakit sekali... tapi biarlah hati kita dikoyakkan sekali lagi untuk jiwa-jiwa.. untuk kebangunan yang dinantikan Bapa..

Sangkakala sudah diperdengarkan! Saat beberapa minggu lalu, saat liburan ke luar kota, anak saya Kezia yang berusia 10 tahun, mendengar dengan keras suara terompet di angkasa. Saya tidak sadar apa maksud pembicaraan Kezia pada awalnya, ia cukup pemalu... Malam harinya Tuhan berkata bahwa apa yang anak saya dengar adalah tiupan sangkakala terakhir.. saya jadi merinding.. Beberapa bulan lalu dia bermimpi Hari Kiamat, ia merasa takut sekali, tapi dia berkata dia dipeluk oleh Tuhan dan berkata jangan takut. Damai sejahtera menguasai hatinya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pesan Gembala 2017 (GLORY OF GOD)

2017 Tahun dimana KEMULIAAN TUHAN (TABUT TUHAN) akan DIKEMBALIKAN ATAS UMATNYA...

Apakah jemaat sudah menjadi letih dan jenuh dengan keadaan? Apakah para pemimpin sudah mulai lesu dan letih untuk menantikan janji Tuhan? Apakah suasana ibadah sudah membuat anda bosan? Anda berpikir dengan “RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU!!” Yah, rumput tetangga selalu tampak lebih hijau, rumah yang diperuntukkan untuk orang lain terasa lebih nyaman, panggilan orang lain tampaknya lebih menyenangkan! bukankah itu seringkali anda pikirkan? Melihat dan membanding-bandingkan pelayanan dan ladang, pekerjaan, bahkan kehidupan pribadi orang lain, membuat anda akan menjadi lemah dan terpuruk..

Tahun ini, mungkin kita sedang memasuki masa dimana masa kesesakan semakin kuat, keadaan bangsa yang ricuh, dan mari kita doakan agar bangsa kita diluputkan dari yang jahat.... namun kita percaya bahwa KEMULIAAN TUHAN akan dikembalikan atas umat-Nya. Saya tidak bisa membayangkan kegembiraan dan kemuliaan Tuhan yang menyertai Kemah Daud dan seluruh bangsa Israel waktu itu, ketika TABUT TUHAN dikembalikan ke tanah Israel dan diindahkan kembali.
Ada sukacita, pemulihan, kemuliaan dan hadirat Bapa disana.
Tapi jangan lupakan, bahwa Kemuliaan Tuhan yang menyertai Tabut itu ada, ketika bangsa Israel dapat memperlakukan KEMULIAAN TUHAN dengan HORMAT.

DAUD MENGINDAHKAN TABUT TUHAN

Dan baiklah kita memindahkan tabut Allah kita ke tempat kita, sebab pada zaman Saul kita tidak mengindahkannya."  Maka seluruh jemaah itu berkata, bahwa mereka akan berbuat demikian, sebab usul itu dianggap baik oleh segenap bangsa itu. 1 Taw 13:3-4

Sudahkah kita mengindahkan Tabut Tuhan? Sudahkah kita sungguh-sungguh memperhatikan RUMAH TUHAN?
Beberapa waktu lalu saya bermimpi, kita semua ada di rumah yang sangat indah, perabotnya sangat bagus, kita sangat bahagia. Kemudian saya berjalan-jalan keluar dan melihat sebuah Gubuk tua yang kotor, saya masuk ke dalamnya disana banyak sampah, banyak botol-botol yang tidak terpakai.. Saya tertegun, ada seseorang disana bersama dengan beberapa lainnya. Saya terus memanggilnya...dan saya sangat kaget, saya melihat Yesus disana!!. Hati saya sangat hancur.. mengapa Tuhanku ada disana,..sedang kami bersenang-senang di rumah yang indah?? Tuhan memberitahukan, begitu banyak anak-anak Bapa yang terlalu sibuk membangun "RUMAH PRIBADI" nya, dan mengabaikan rumah-Nya,.. ya, tentu saja bukan maksud saya adalah kita harus membuat sebuah GEDUNG JASMANI yang megah buat Dia.. namun saya percaya kita perlu menyiapkan TEMPAT YANG LAYAK BAGI-NYA, dimana Dia diperlakukan selayaknya, dan umat-Nya dipersiapkan pula menjadi UMAT yang LAYAK bagi DIA.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PESAN GEMBALA 2017 (NYALAKAN KEMBALI !)

“… Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." 1 Sam 16:7

Pernah melihat Film Kungfu? Mana yang anda pilih saat anda menguasai ILMU KUNGFU, misalnya. Murid yang satu polos, tulus, namun kurang pandai, sedang murid yang lain begitu menawan, menarik, pandai, namun ternyata hatinya licik. Mana yang lebih anda percayai untuk mewarisi ilmu anda? Pilihan yang sulit? Tentu anda akan memilih yang tulus hatinya.

Tuhan tidak pernah melihat rupa, sedang kita sering melihat apa yang “KELIHATANNYA”. Penilaian kita berdasar dengan penampilan, kebaikan, sopan, dan lainnya. Saya mendapat banyak pesan dari Tuhan buat semua jemaat dan para pemimpin, janganlah kita melihat rupa, saat anda tanpa berdoa, langsung mempromosikan anak-anak anda yang tampak baik sebelum waktu Tuhan sendiri yang mengangkat mereka, maka mereka akan mudah sekali ditampi oleh iblis dan jatuh. Kita sering menyanjung orang secara berlebihan, atau merendahkan orang lain secara berlebihan. Hati-hati dengan perkataan dan penilaian kita, saudaraku.

Gereja Tuhan haruslah mengalami kenaikan tingkat dengan Tuhan.
Kehidupan gerejawi, berjemaat bukanlah soal PROGRAM KERJA namun HUBUNGAN PRIBADI DENGAN BAPA.
Bapa mungkin sudah sering menegur kita lewat banyak cara, namun bagaimana reaksi kita? Pesan Bapa malah dianggap menyakiti perasaan kita dan kita menganggap Bapa, maupun yang menegur kita itu tidak memahami kita?!
Oh, saudaraku. Ada apa dengan kita jika kita demikian? Ini akan menjadi celah besar dalam hidup kita. Bangsa Israel di PL, begitu sukar ditegur dan diingatkan, mereka merasa Tuhan itu jahat, pengatur, pemarah,.. tanpa keintiman, begitu banyak celah prasangka di pikiran kita yang belum ditundukkan!

Apakah anda sedang sibuk membuat pikiran tentang kerinduan pribadi kita? Sedang kita tahu bahwa kesudahannya sudah semakin dan semakin dekat. Keintiman dengan Bapa adalah dasar dari kehidupan kita, pelayanan dan pekerjaan kita, dasar dari keputusan kita. Alangkah mengerikan kita mengambil keputusan tanpa berdoa.. Jemaat dan para pemimpin perlu merendahkan diri di hadapan Bapa, inilah doa sepakat dan bertobat dari semua dosa-dosa kita.

Mari kita singkirkan semua emosi negatif, karakter-karakter murahan yang merintangi kita berlari pada Kerajaan-Nya, sifat pencemburu, pemfitnah dari gosip dan kata-kata yang tidak bijak, meledakkan perasaan daripada berpikir apa dampak dan akibatnya..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENGHALANG DOA

Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Salomo pada malam hari dan berfirman kepadanya: "Telah Kudengar doamu dan telah Kupilih tempat ini bagi-Ku sebagai rumah persembahan. 
Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku, dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, 
maka Aku akan mendengar dari sorga dan 
mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. 
Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku 
menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini. 
Sekarang telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini, 
supaya nama-Ku tinggal di situ untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa. 
2 Taw 7:12-16.


Pernahkah anda berdoa dan anda sama sekali tidak yakin bahwa Tuhan akan mendengarkan doa anda? Beberapa bercerita pada anda bahwa mereka tidak merasakan apapun dalam doa ataupun mengenai beberapa hal, mereka ragu bahwa Tuhan akan mendengar doanya mengenai hal tersebut.
Apakah Tuhan tuli? Apakah tangan Tuhan kurang panjang untuk menolong kita? Apakah hati Bapa tidak cukup berbelaskasihan kepada umat-Nya? Atau mungkin kita sendirilah yang salah berprasangka dan salah bersikap?

Apa yang anda rasakan saat membaca ayat di atas mengenai jawaban Tuhan atas doa Salomo?
SEBUAH RUMAH dimana ada HATI dan TELINGA Tuhan disana! Ini adalah kerinduan kita semua.. Bukan hanya Rumah Doa secara fisik yang rindu kita dirikan, namun juga RUMAH ROHANI yaitu, diri kita sendiri sebagai bait suci Tuhan dimana Roh-Nya tinggal dan berkarya dalam kita. Bagaimana keadaan rumah rohani pribadi kita? Mari renungkan sebentar...

Rumah yang didirikan atas kerinduan Raja Daud dan dibangun oleh putra yang diurapi-Nya, yaitu Salomo, telah menarik perhatian Tuhan. Rumah itu disebut sebagai RUMAH PERSEMBAHAN.
Saudaraku, penghalang doa memang sungguh ada! Anda mungkin sudah bertahun-tahun berdoa dan menjadi letih dengan doa-doa anda, anda mungkin sudah berhenti bersaat teduh, anda sudah berhenti mendoakan orang lain, keluarga anda…mungkin anda memiliki PENGHALANG DOA.
Bukan berarti Tuhan tidak mau mendengar doa kita dan menjawabnya, namun jawaban itu sudah diberikan, namun terhalang oleh sesuatu!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Menjadi Lebih Kuat

Seorang tukang kebun mencoba mengadakan penelitian sederhana. Ia menanam dua tanaman yang sama pada lahan yang sama, yang membedakan hanyalah bagaimana cara dia merawat tanaman itu. Tanaman pertama disirami secara rutin setiap pagi dan sore, sedang tanaman yang kedua disirami 2 hari sekali.

Ketika tanaman itu tumbuh cukup besar, tiba waktunya untuk menguji kekuatan akar tersebut. Perbedaannya cukup mencolok, dibutuhkan waktu kurang dari 2 menit untuk mencabut akar dari tanaman yang pertama, sedang untuk tanaman kedua dibutuhkan waktu yang lebih lama yaitu 4 menit untuk bisa mencabutnya.

Mengapa hal itu bisa terjadi?
Tanaman yang pertama cukup dimanjakan  dengan mendapatkan air dengan mudah sehingga akarnya tidak berusaha mencari kedalam tanah yang lebih dalam, sedangkan tanaman kedua karena mendapat suplai air yang lebih sedikit, mau tidak mau akarnya akan mencari ke sumber air sehingga didapatinya akarnya jauh lebih kuat karena masuk ke dalam tanah.

Cukup mudah untuk dimengerti bukan? Cara Tuhan mendidik kita tidak jauh dari ilustasi diatas. Bapa kita tidak senang memanjakan kita dengan memberikan semua yang kita mau atau Dia juga tidak menghalangi semua kesakitan dan penderitaan yang kita rasakan. Mungkin kita sering menangis dan berkata, “Mengapa Kau ijinkan kesakitan ini terjadi padaku, Tuhan! Jika Kau mengasihiku, mengapa hal ini terjadi dalam hidupku!” Yah, sebuah pertanyaan dan aduan yang klasik namun masih saja kita sering mengatakannya dalam doa-doa yang tersembunyi kepada-Nya. Didikan-Nya tetap sempurna dan adil, sekalipun kita sering marah, memberontak dan mengatakan hal yang tidak-tidak kepada-Nya, Dia tidak bergeming, dan Dia tetap bertekad menjadikan anda seorang pahlawan yang lebih kuat lagi dan lagi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengejar Status

Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau." Tetapi Ia berkata:
"Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.
Lukas 11:27-28


Membicarakan mengenai status agaknya memang kurang nyaman, karena status seringkali dipakai untuk melabeli seseorang. Ada status menikah, status lajang, status janda, status sebagai ayah, ibu, anak, kakek, nenek, ada juga status pekerjaan, status pelajar, status sebagai orang kaya dan terkenal juga status orang miskin, dan lain sebagainya. namun apa kata Tuhan mengenai status?

Dalam kisah di Lukas 11 tersebut, Yesus memberikan tanggapan yang agak janggal kepada kerumunan orang yang sedang membicarakan mengenai statusnya dan status ibunya yang berbahagia karena ibunya mengandung dan membesarkan Yesus. Tentu saja hal ini wajar, sungguh bahagia menjadi ibu Yesus, Sang JuruSelamat, namun Yesus tidak membenarkan perkataan mereka dan seolah memberikan penjelasan buat mereka, “ Yang lebih bahagia lagi adalah mereka yang mendengar dan melakukan Firman-Ku”. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SENSI DENGAN UMUR?

“Ah untuk apa sensi dengan usia? Umur hanyalah angka...” 
Benarkah umur hanyalah angka? Setiap tahun anda merayakan Ulang Tahun dan demikian juga waktu hidup anda telah berkurang setahun lagi..   :)
Beberapa waktu lalu saat berkumpul dengan keluarga besar, saya melihat berbagai jenis kehidupan. Pernahkah anda merenungkannya?

Anda bisa melihat orang tua anda yang semakin lama semakin berkerut dan semakin lemah fisiknya, tulang-tulang yang nyeri dan makin keropos, keluhan-keluhan sakit pegal, mata kabur, kaki yang tidak kuat berjalan lama, ataupun emosi yang makin tidak stabil saat usia menua.

Anda bisa melihat keluarga besar anda dalam berbagai cerita, kisah yang terlihat indah, ataupun kisah-kisah mengerikan seperti sinetron-sinetron televisi kesayangan anda.

Anda bisa mendengar pembicaraan para orang tua..yah..sebenarnya tidak terlalu tua.. 50 tahunan..60 tahunan... bahwa gigi mereka sudah keropos dan hancur, terpaksa mereka harus menggunakan banyak gigi palsu!  :) 

Benarkah usia hanyalah angka?
Membahas usia membuat banyak orang menjadi sensitif, apalagi masalah pekerjaan dan pasangan hidup. Dunia beranggapan bahwa usia bertambah, haruslah cepat menikah, haruslah punya ini dan itu...dunia dan pendapatnya dapat meletihkan anda.
Yang saya mau katakan pada anda adalah bahwa hidup ini begitu cepat berlalu..
Jika anda tidak berkarya, kapan lagi?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JERITAN TUHAN BAGI UMATNYA

Sadarkah kita bahwa dalam jiwa kita terdalam, kita memiliki jeritan-jeritan jiwa yang tersembunyi dalam batin kita? Suara jeritan itu terkadang muncul dalam perbuatan, dalam keputusan yang tiba-tiba kita ambil, dalam sikap dan bahkan dalam semua yang kita lakukan. Hal ini mungkin nampak dari luar dan meledak keluar dari hati kita tanpa kita benar-benar menyadarinya..
Sebelum kita melihat apa JERITAN HATI TUHAN, saya mau bertanya kepada setiap hati kita..apakah jeritan hati anda?

Ada banyak jenis jeritan didalam hati kita: 

1. Jeritan untuk mengenal Tuhan.
Setiap hati manusia yang diciptakan di bumi ini memiliki kerinduan yang sama untuk mengenal siapa Tuhannya. Kesadaran kita akan mengenal Tuhan dan membutuhkan Tuhan. Harusnya kita semua punya kesadaran ini bahwa kita tidak hanya membutuhkan Dia namun mengenal Dia secara pribadi sebagai Tuhan kita.

2. Jeritan Hati yang merasakan penderitaan
Anda tidak akan membayangkan penderitaan yang Ayub rasakan dan apa yang
akan kita rasakan kalau kita menderita seperti Ayub. Sejak kecil kita sudah mengenal rasa sakit. Rasa sakit karena luka, kecewa, ditinggalkan, trauma, kepahitan, dan lain sebagainya. Belum lagi penderitaan badani yang kita rasakan akibat tubuh yang sudah dikutuk dalam dosa. Penderitaan yang kita alami membuat jiwa kita menjerit. Ada orang-orang yang begitu menderita karena uang di masa lampaunya, ketika dewasa dia akan sangat sensitif dan bisa mengejar uang untuk membuktikan keberhasilannya atau menutup lukanya di masa lampau karena uang. Ada juga yang menjerit karena kerinduan dikasihi, dicintai dan dihargai. Ada yang menderita karena luka pelecehan dalam tubuh, jiwanya. Hal ini mengerikan, namun dibumi kita tidak akan dapat menghindari ini. Setiap kita memiliki jeritan dalam penderitaan kita.

3. Jeritan Hati Nurani yang merasa bersalah
Ada orang-orang yang justru menutupi rasa bersalahnya dengan kesombongan, ada juga yang meremehkan jeritan ini sehingga membuat hati nuraninya semakin tumpul. Ada juga yang berusaha mengatasi rasa bersalah dan menjadikan hidupnya dalam jeruji keakutan dan kecurigaan.  Saudaraku, semua orang memang bisa membuat kesalahan, terkadang ada bekas-bekas luka dari kesalahan kita di masa lampau yang mungkin akan tetap membekas seumur hidup kita. Apa yang akan anda lakukan dengan jeritan jenis ini? Apakah kita bersedia menyerahkan rasa bersalah ini ke dalam tangan Anugrah Bapa yang Pemurah? Dosa kita yang menjadi pemisah antara kita dengan Bapa, tapi saat kita betul-betul bertobat dan mau meninggalkan dosa itu, maka kita akan mendapat anugrah Bapa. Saat Bapa mencurahkan anugrah-Nya, justru seringkali penghakiman kita atas diri kita atau orang lain tersebut lebih besar dari anugrah Tuhan! Bukankah Dia bersedia mengampuni kita, mengapa kita masih hidup dalam rasa bersalah dan penghakiman terhadap diri sendiri dan orang lain?


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SEKARANG KIRANYA MATA KITA BERGEMBIRA

SEKARANG KIRANYA MATA KITA BERGEMBIRA
Philip Doddridge (1702-1751)

Sekarang kiranya mata kita bergembira
Imam Besar Agung kita di atas,
Dan merayakan pemeliharaan-Nya yang tetap
Dan kasih yang penuh belas kasihan.

Walaupun diangkat ke tahta yang ditinggikan di surga,
Dimana para malaikat menyembah,
Dan diatas semua pemilik cahaya,
Dengan mahkota kehormatan tak tertandingi.

Nama semua orang kudus-Nya ada pada-Nya,
Terukir dalam di hati-Nya;
Jangan ada seorang Kristen yang paling jahat sekalipun berkata
Bahwa ia telah kehilangan bagiannya.

Ya, Juruselamat agung, di dada kami
Kiranya nama-Nya yang terkasih dikenakan,
Suatu hiasan dan pelindung,
Sampai kepada masa kekekalan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANDA ADALAH PROFESIONAL

Jika anda masuk ke dalam sebuah Universitas ataupun sebuah Perusahaan, maka anda akan mengalami sebuah proses seleksi. Ada berbagai macam ukuran standar seleksi yang ditetapkan masing-masing perusahaan ataupun sebuah Universitas. Namun sebuah Perusahaan yang baik tentunya akan menetapkan sebuah standart yang berkualitas seperti standar International/ISO.

Tahukah saudara, seharusnya kita sebagai anak-anak Bapa, kita juga harusnya memenuhi standar yang sama? Yaitu standar yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Kita mungkin harus melewati banyak uji mutu seperti karakter kita, tindakan, dan sikap hati kita, buah-buah kita agar dapat diselaraskan dengan kualitas Surgawi.

Apa artinya Profesional? Kita semua harusnya menjadi professional yang berarti kita punya kualitas di bidang kita masing-masing, itulah professional.
Di dalam professional, mengandung makna etos kerja, integritas, kesungguhan/segenap hati. Kata segenap hati adalah seperti “Jantung” yang adalah hidup.  Hal ini juga mengarah pada panggilan kita yang menjadi jantung/hidup/habitat kita yang kita lakukan dengan segenap hati kita.

Betapa berharganya sebuah kepercayaan itu. Entah anda dipercaya di dalam lingkup pekerjaan, ataupun pelayanan. Mari kita belajar untuk dapat dipercaya oleh Bapa. Ketika anda mendapat sebuah tanggung jawab, apakah anda melakukannya dengan sungguh-sungguh? Anda bertanya “Tapi, aku tidak mendapat kesempatan!” Benarkah Tuhan tidak memberikan kesempatan? Ataukah kita yang tidak bersedia dipercaya dalam kesempatan-kesempatan yang Tuhan berikan?

Kesempatan selalu datang kepada kita. Apakah anda pernah menonton pertandingan sepak bola? Bagaimana rasanya jika anda menjadi pemain cadangan dan duduk di bangku cadangan sambil menyaksikan pertandingan? Mungkin anda bisa melihat saat siaran pertandingan berlangsung, ada pemain-pemain cadangan yang tidak bersungguh hati pada timnya, malah bersantai, menguap, dan bermalas-malasan. Tetapi ada juga yang kita lihat para pemain cadangan yang dengan segenap hati mendukung dan menyaksikan pertandingan dan selalu SIAP untuk dipanggil masuk ke gelanggang pertandingan kapanpun dibutuhkan! Anda bisa melihat perbedaannya! Dan apakah anda bersedia Tuhan tempatkan anda duduk di bangku pemain cadangan? Apa reaksi kita??

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS