Rahasia Hati..

Hati bagaikan sebuah Taman.. Jika kau tak menjaganya.. Dia akan rusak..bunga-bunga akan kering.. dan tak ada kupu-kupu kebahagiaan yang datang..

Getsemani

Tubuh-Nya, bermandikan peluh dan darah,
Menetes ke tanah bak banjir darah,
Kekayaan yang melimpah lari
Demi [menyucikan dosa] manusia.
   (“The High Priest” by Joseph Hart, 1712-1768).

Hanya satu hal yang ku mohonkan
   Dituntun oleh-Mu
Tuk memandang peluh darah-Nya
   Di Gethsemani yang memilukan.

Tuk memandang Engkau menunduk oleh karena kesalahanku;
   Beban yang tak tertahankan!
Tuk memandang darah-Mu yang tertumpah bagi orang berdosa
   Eranganku, hembusan nafas Tuhan!
(“The Wish” by Joseph Hart, 1712-1768).

Ku memilih Yesus lebih dari perak atau emas,
   Ku mengasihi Dia lebih dari kekayaan sebesar apapun;
Ku memilih Yesus lebih dari apapun
   Yang ada di dunia hari ini.
Ku tak mau jadi raja dunia,
   Di bawah kuasa dosa.
Ku memilih Yesus lebih dari apapun
   Yang ada di dunia hari ini.
(“I’d Rather Have Jesus,” syair oleh Rhea F. Miller, 1922;
     musik oleh George Beverly Shea, 1909-2013).

1:10. Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba
1:11 Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.
1:12 Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus.
1:13 Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.
1:14 Dan di dalam agama Yahudi aku jauh lebih maju dari banyak teman yang sebaya dengan aku di antara bangsaku, sebagai orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku.
1:15 Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,
1:16 berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia;
1:17 juga aku tidak pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku, tetapi aku berangkat ke tanah Arab dan dari situ kembali lagi ke Damsyik.
1:18 Lalu, tiga tahun kemudian, aku pergi ke Yerusalem untuk mengunjungi Kefas, dan aku menumpang lima belas hari di rumahnya.
1:19 Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Tuhan Yesus.
1:20 Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta.
1:21 Kemudian aku pergi ke daerah-daerah Siria dan Kilikia.
1:22 Tetapi rupaku tetap tidak dikenal oleh jemaat-jemaat Kristus di Yudea.
1:23 Mereka hanya mendengar, bahwa ia yang dahulu menganiaya mereka, sekarang memberitakan iman, yang pernah hendak dibinasakannya.
1:24 Dan mereka memuliakan Allah karena aku.
Galatia 1:10-17


PANGGILAN SEJAK MULANYA
Semua orang menerima panggilannya masing-masing dari Bapa. Tahukah anda? Bahwa panggilan itu sudah diberikan sejak kita masih dalam kandungan, bahkan mungkin jauh sebelum kita ada. Panggilan itu sudah ada, hanya perlu untuk kita temukan. Segala sesuatu diciptakan untuk tujuannya masing-masing bahkan untuk barang-barang yang seolah tidak berguna, sebetulnya diciptakan untuk sebuah maksud dan tujuan tertentu. Apalagi Bapa kita! Dia menciptakan kita dan mengutus kita ke bumi bukan untuk untuk memenuhi keinginan dan kesenangan kita, tetapi kesenangan dan rencana-Nya yang mulia.
Paulus memberikan sebuah teladan bagaimana dia menyikapi saat dia menerima panggilan Tuhan.

MASA LALU
Paulus menceritakan bagaimana masa lalunya. Walaupun kita memiliki panggilan dan tujuan hidup yang diberikan Bapa sejak dalam kandungan, tetapi dalam perjalanan kehidupan kita, seringkali kita tidak menanggapi kehendak Bapa sehingga kita mengisi kehidupan kita dengan cerita-cerita yang bukan dari Bapa. Kita mengalami cerita-cerita kesalahan dan kegagalan, dosa demi dosa, beban demi beban, kesedihan demi kesedihan yang ada karena akibat kesalahan kita sendiri. Banyak orang menyalahkan Tuhan, “Jika Kau memang ada dan mengasihi aku, mengapa Kau biarkan aku mengalami semua ini?!” 
Kita belumlah memahami hati Bapa. Dia menciptakan kita berbeda dengan makhluk lainnya. Kita punya hati, jiwa,perasaan, dan roh. Dia mau kita mengenali Dia dan memiliki hubungan yang indah dengan melibatkan hati dan seluruh keberadaan kita. Kita bukan robot yang diseting harus dan harus menyembah Dia, harus mentaati Dia dan harus melakukan perintah-Nya. Hukum-Nya dan kasih-Nya ditempatkan-Nya didalam batin kita.  Bapa terkadang mengijinkan hal-hal demikian agar kita dapat belajar  lebih mengenal Dia dibalik setiap masalah yang kita alami. 
berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

Masa lalu tidak lepas dari kehidupan kita. Seorang Paulus, Rasul yang luar biasa, mantan seorang penganiaya dan pembunuh jemaat Tuhan. Anda tidak akan dapat membayangkan bagaimana perasaan Rasul Paulus saat itu! Betapa mungkin dia malu akan sejarah kelam hidupnya. Ada banyak alasan untuk Paulus menolak panggilan Tuhan..dia penganiaya yang tak mengenal belas kasihan, dengan api berkobar dia membunuh dan menyeret umat Tuhan…betapa banyak darah, air mata dan kesakitan yang terjadi karena kekejaman Paulus di masa lalu.
Mungkin anda juga merasa memiliki masa lalu yang buruk, masa lalu yang sekarang kita sesali dan tangisi. Namun ada pengharapan dalam Kristus Yesus yang tidak pernah gagal memanggil kita.

Setiap orang tua pasti merindukan anaknya menjadi seseorang yang dewasa dan menjadi kebanggaan mereka. Mereka merindukan anak mereka bahagia dan juga dpt membahagiakan mereka juga di masa tua mereka..

Orang tua pastilah mencintai anak mereka..bagi mereka anak adalah buah hati dan segalanya..mereka merindukan yang terbaik buat anaknya..

Semasa masih anak-anak..seorang anak hidup dalam kasih sayang dan perlindungan orang tua jasmani mereka..ini adalah pilihan Tuhan atas hidup mereka..mereka tidak dapat memilih siapa yang akan menjadi ayah dan ibu mereka...
Anak-anak tidak dapat hidup tanpa orang tua mereka..

Seiring dengan waktu..anakpun bertumbuh dewasa dan mandiri..banyak perbedaan terjadi saat anak menjadi dewasa dan menjadi seorang pribadi..namun didalam Kristus..setiap perbedaan masih dapat teratasi..

Anak wajib menghormati dan mengasihi orang tua mereka..sebab mereka adalah pemberian dan sayap-sayap malaikat yang Bapa berikan sebelum anak memiliki sayap mereka sendiri untuk terbang..

Bukan oleh perak ataupun emas kuperoleh penebusanku,
   Bukan kekayaan dunia yang dapat selamatkan jiwaku;
Darah dari salib satu-satunya dasarku,
   Kematian Juruselamatku s’kang jadikanku sempurna.
Aku ditebus, bukan dengan perak,
   Aku dibeli, bukan dengan emas;
Dibeli dengan harga, darah Yesus,
   Harga dari kasih yang tak terkatakan
(“Nor Silver, Nor Gold” oleh Dr. James M. Gray, 1851-1935).

Ada garis yang di tarik dengan menolak Tuhan kita,
   Di mana panggilan Roh-Nya tiada lagi,
Dan engkau tenang dalam segala kesenanganmu
   Sudahkah engkau menghitung, sudahkah engkau menghitung harganya?
Sudahkah engkau menghitung harganya, jika jiwamu harus terhilang,
   Walau engkau miliki seluruh dunia ini?
Bahkan sekarang mungkin garis itu telah memisahkanmu,
   Sudahkah engkau menghitung, sudahkah engkau menghitung harganya?
(“Have You Counted the Cost?” by A. J. Hodge, 1923).

Sinar dari sorga
Adalah wajah Yesus.
Sukacita sorga
Adalah hadirat Yesus
Keharmonisan sorga
Adalah penyembahan untuk Yesus
Tema sorga
Adalah pekerjaan Yesus
Para pekerja sorga
Adalah yang melayani Yesus.
Kepenuhan sorga
Adalah Yesus sendiri.

The light of heaven
Is the face of Jesus.
The joy of heaven
Is the presence of Jesus.
The harmony of heaven
Is the praise of Jesus.
The theme of heaven
Is the work of Jesus.
The employment of heaven
Is the service of Jesus.
The fullness of heaven
Is Jesus Himself
NN

Kemanapun aku pergi..dan jiwaku berlari menjauhiMu..
Sekeras apapun aku memberontak dari jalan-jalanMu..
Sesering apapun aku menyakiti hatiMu dan membuat Kau berduka atasku..
Dimanapun..dalam keadaan kalah, ataupun menang..
Aku tetaplah milikMu..dan rohMu tetap memanggilku..rohku tak dapat menolakMu..

Kaulah Bapa yang melahirkan aku..Yang menciptakan aku..
Kaulah Sahabat yang menemani tiada jemu..
Kaulah Kekasih setia yang tak pernah ragu mengasihiku sepenuh hati..
Kaulah Penolong ..Penghibur..Pembalut setiap luka..
Bahkan Kau menebus dan menggantikan semua dosa pemberontakanku yang lahir dari darah dosa ini..
Betapa tidak aku akan mencintaiMu..!
Kaulah segalanya..Kaulah segalanya..
Tiada yang seperti Kau..
Tiada ikatan yang lebih kuat daripada ini..
Saat aku menyadari kuat cintaMu melingkupiku kembali..
Saat aku merasakan belaianMu ditengah rasa malu dan celaku..
Kau menuntunku kembali..
Dijalan yang gelap..aku telah tersesat..
Antara kebenaran dan kepalsuan aku berjalan..
Minyakku telah kering dan pelitaku telah redup..
Dan jiwakupun mengembara..

SANG TERSALIB

Bila aku lemah, Engkau menjadi KEKUATANku..
Bila aku jatuh, Engkau membantu aku BANGUN..
Bila aku merana, Engkau MENJIWAIku..
Bila aku menangis, Engkau MENGHIBURku..
Bila aku menderita, Engkau MENYEMBUHKANku..
Bila aku bimbang, Engkau MENJAMINku..
Bila aku memanggilMu, Engkau MENJAWABku..

SANG TERSALIB..
Engkaulah CAHAYA yang menyinari..
Engkaulah MATAHARI yang memanaskan..
Engkaulah MAKANAN yang memelihara..
Engkaulah SUMBER yang menyegarkan..
Engkaulah KEINDAHAN yang mempesona..
Engkaulah KESUNYIAN yang menguatkan..
Engkaulah SAMUDRA tempat aku tenggelam..
Engkaulah JURANG tempat aku hilang..

Aku mendapat segala-galanya..dalam SANG TERSALIBAku tidak ingin apa-apa..
Aku tidak mencari apa-apa..Aku tidak menuntut apa-apa..Aku tidak menantikan apa-apa..
Aku tidak mau memegang apapun..selain SANG TERSALIB..
Engkau menuntun aku.. Di Jalan kehidupan..
Engkau menjamin aku di saat ajalku..
Engkau memahkotaiku untuk selamanya..
Kebahagiaanku adalah BUAH SANG TERSALIB
(Catatan Doa ; Sang Tersalib)


Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.
 Ibrani 12:1-3


Dalam setiap perjalanan kita adalah sebuah PERTANDINGAN yang suka tidak suka haruslah kita menangkan dan hidupi dengan baik. Di setiap pertandingan kita, selalu ada para saksi yang melihat bagaimana cara kita bertanding, yang mendoakan dan selalu mengharapkan yang terbaik juga dalam peperangan-peperangan kita. Itulah para saksi Allah, yang pernah hidup juga sebagai hamba-hamba Kristus, yang masih menantkan jawaban doa mereka sampai kepada kedatangan Kristus kelak. Dalam peperangan yang kita alami, seringkali kita terkecoh dengan tipu daya musuh kita dan mulai melihat kepada yang lain, yang bukan TUHAN.

Kepada siapakah mata kita sebenarnya tertuju? Saat kita menghadapi masalah, kita mungkin lari kepada sahabat, teman, orang tua, gembala, tetapi kita tidak mau lari kepada Bapa kita yang perkasa. Apabila bahkan seluruh manusia tidak dapat mengasihi anda, apakah anda akan berani hidup demi Dia yang sangat mengasihi anda? Siapakah yang sebenarnya kita pandang? Diri kitakah? Orang lain? Atau Kristus? Seringkali dalam peperangan kita, kita melihat juga pada diri sendiri, kita tidak bisa ditegur dan dinasehati dan berpusat kepada diri sendiri. Kita menjadi egois dan penuh dengan pembelaan diri bahwa peperangan kita terlalu berat karena orang lain, karena keadaan, karena kondisi, karena keluarga, dll. Ada juga orang-orang yang selalu berpusat kepada orang lain. Apapun perkataan orang lain tersebut akan sangat mempengaruhi seluruh kehidupannya, dan hidupnya selalu hidup dalam bawah bayang-bayang orang tersebut. Keadaan ini sangat mengerikan, tetapi inilah yang sering juga kita alami. Siapakah yang paling mempengaruhi hidup kita? Siapakah yang paling berdampak buat hidup kita? Apakah Dia itulah Kristus yang DIsalibkan bagi dosa-dosa kita? Yang menanggung hukuman sementara kitalah yang pantas mati oleh kejahatan hati kita? Siapakah yang kita cintai? Mari kita merenungkannya dan menjawabnya…

Seperti yang telah dijelaskan artikel mengenai keputraan, kita butuh mengerti posisi yang benar sebagai seorang anak/putra untuk mendapatkan warisan rohani dari bapa rohani kita. Hal ini sebetulnya sangat menguntungkan bagi kerohanian kita juga, apabila kita menundukkan diri kepada otoritas orang yang telah Bapa tempatkan dalam hidup kita.

KUASA itu melalui jubah bapa. Jubah itu adalah PUTRA ALLAH. Ketika kita memiliki hubungan dengan bapa rohani kita yang benar, maka kitapun dapat mengalir dalam jubah pengurapannya. Ketika  anda tidak menggunakan jubah bapa, anda tidak dapat menjadi bapa dari seorang putra. Saat ini begitu banyak orang yang datang ke gereja tanpa mau menjadi seorang anak. Mereka mau menjadi gipsi, berkeliaran dari satu gereja ke gereja lain dimana sesuka mereka. Hal ini keadaan yang cukup bahaya bagi mereka. Kita tidak akan dapat menjadi seorang anak jika kita terus berpindah-pindah gereja hanya untuk khotbah dan ikut berbagai pertemuan dan kegiatan yang kelihatannya menarik dan rohani.

Ketika anda menemukan rumah yang Tuhan telah tetapkan bagimu,
Ia akan membuatmu menjadi seorang putra, dan akhirnya semua yang selama ini anda inginkan akan datang dalam Keputraan Allah. Tuhan akan mulai memakai anda seperti anak dari bapamu

Kuat sekali perasaanku bahwa PERNIKAHAN bukanlah suatu panggilan yang lebih tinggi daripada keadaan LAJANG. Sungguh berbahagialah orang-orang menikah atau tidak, yang MENEMUKAN bahwa SUKACITA tidak didapat dalam pernikahan tetapi dalam suatu hubungan yang benar dengan Allah
 
Gary Chapman

Engkau telah menunggu dan terus menolak Juruselamat,
   Semua peringatan-Nya begitu sabar, semua permohonannya begitu baik
Namun engkau makan buah terlarang, engkau percaya janji Setan
   Namun hatimu telah mengeras, dosa telah membutakan pikiranmu
Kemudian betapa sedihnya menghadapi penghakiman, engkau akan menyadari tanpa kemurahan
   Engkau berdiam dan bertahan sampai Roh pergi’
Engkau akan meratap, ketika kematian menemukanmu tanpa pengharapan
   Engkau berdiam dan bertahan dan menunggu terlalu lama
(“If You Linger Too Long” by Dr. John R. Rice, 1895-1980).

Welcome

OPEN THE GATE OF DESTINY 2014

SPIRIT OF WARRIOR

"Masakan Allah tidak akan menyelidikinya? Karena Ia mengetahui Rahasia Hati! " Mazmur 44:22

About this blog

Sejarah akan berulang sampai seseorang masuk ke dalam sejarah itu, dan memenangkannya.....

Selamat membaca...(",)

Thanks to visit my blog..

nb: Silahkan menyebarkan artikel yang ada di blog ini dengan MENCANTUMKAN sumber ya..thx alot!

About me

Foto Saya
The Answered Prayer Generation.. Seorang wanita lemah di bawah kaki Tuhan yang kuat..

Translate

Share it

Friends

Kunjungi:

my facebook: evie mehitabel
email : eviemehita@gmail.com
mehitabelevie@yahoo.com
Twitter: @eviemehita

Send a message

Listening to Radio CMC FM Surabaya

Mujizat MASIH Terjadi!!

Kunjungi web CMC : www.grahacmc.org
Kesaksian, Mujizat, Kotbah, Renungan, Pengalaman, Video, dan masih banyak lainnya

SUDAH TERBIT! TABLOID TRANSFORM FREE 2014

SUDAH TERBIT! TABLOID TRANSFORM FREE 2014
Dapatkan di Toko2 Buku rohani Sbya atau pdf.nya di www.grahacmc.org. sms 031-33100083

Transformer Ministry

Transformer Ministry
Jejaring Persekutuan Doa Kampus, Sekolah. Hub.i 085731078771 / 03160253513

CMC International Academy

CMC International Academy
Menerima Pendaftaran PG/TK/SD/SMP/SMA