Rahasia Hati..

Hati bagaikan sebuah Taman.. Jika kau tak menjaganya.. Dia akan rusak..bunga-bunga akan kering.. dan tak ada kupu-kupu kebahagiaan yang datang..

Bukan oleh perak ataupun emas kuperoleh penebusanku,
   Bukan kekayaan dunia yang dapat selamatkan jiwaku;
Darah dari salib satu-satunya dasarku,
   Kematian Juruselamatku s’kang jadikanku sempurna.
Aku ditebus, bukan dengan perak,
   Aku dibeli, bukan dengan emas;
Dibeli dengan harga, darah Yesus,
   Harga dari kasih yang tak terkatakan
(“Nor Silver, Nor Gold” oleh Dr. James M. Gray, 1851-1935).

Ada garis yang di tarik dengan menolak Tuhan kita,
   Di mana panggilan Roh-Nya tiada lagi,
Dan engkau tenang dalam segala kesenanganmu
   Sudahkah engkau menghitung, sudahkah engkau menghitung harganya?
Sudahkah engkau menghitung harganya, jika jiwamu harus terhilang,
   Walau engkau miliki seluruh dunia ini?
Bahkan sekarang mungkin garis itu telah memisahkanmu,
   Sudahkah engkau menghitung, sudahkah engkau menghitung harganya?
(“Have You Counted the Cost?” by A. J. Hodge, 1923).

Sinar dari sorga
Adalah wajah Yesus.
Sukacita sorga
Adalah hadirat Yesus
Keharmonisan sorga
Adalah penyembahan untuk Yesus
Tema sorga
Adalah pekerjaan Yesus
Para pekerja sorga
Adalah yang melayani Yesus.
Kepenuhan sorga
Adalah Yesus sendiri.

The light of heaven
Is the face of Jesus.
The joy of heaven
Is the presence of Jesus.
The harmony of heaven
Is the praise of Jesus.
The theme of heaven
Is the work of Jesus.
The employment of heaven
Is the service of Jesus.
The fullness of heaven
Is Jesus Himself
NN

Kemanapun aku pergi..dan jiwaku berlari menjauhiMu..
Sekeras apapun aku memberontak dari jalan-jalanMu..
Sesering apapun aku menyakiti hatiMu dan membuat Kau berduka atasku..
Dimanapun..dalam keadaan kalah, ataupun menang..
Aku tetaplah milikMu..dan rohMu tetap memanggilku..rohku tak dapat menolakMu..

Kaulah Bapa yang melahirkan aku..Yang menciptakan aku..
Kaulah Sahabat yang menemani tiada jemu..
Kaulah Kekasih setia yang tak pernah ragu mengasihiku sepenuh hati..
Kaulah Penolong ..Penghibur..Pembalut setiap luka..
Bahkan Kau menebus dan menggantikan semua dosa pemberontakanku yang lahir dari darah dosa ini..
Betapa tidak aku akan mencintaiMu..!
Kaulah segalanya..Kaulah segalanya..
Tiada yang seperti Kau..
Tiada ikatan yang lebih kuat daripada ini..
Saat aku menyadari kuat cintaMu melingkupiku kembali..
Saat aku merasakan belaianMu ditengah rasa malu dan celaku..
Kau menuntunku kembali..
Dijalan yang gelap..aku telah tersesat..
Antara kebenaran dan kepalsuan aku berjalan..
Minyakku telah kering dan pelitaku telah redup..
Dan jiwakupun mengembara..

SANG TERSALIB

Bila aku lemah, Engkau menjadi KEKUATANku..
Bila aku jatuh, Engkau membantu aku BANGUN..
Bila aku merana, Engkau MENJIWAIku..
Bila aku menangis, Engkau MENGHIBURku..
Bila aku menderita, Engkau MENYEMBUHKANku..
Bila aku bimbang, Engkau MENJAMINku..
Bila aku memanggilMu, Engkau MENJAWABku..

SANG TERSALIB..
Engkaulah CAHAYA yang menyinari..
Engkaulah MATAHARI yang memanaskan..
Engkaulah MAKANAN yang memelihara..
Engkaulah SUMBER yang menyegarkan..
Engkaulah KEINDAHAN yang mempesona..
Engkaulah KESUNYIAN yang menguatkan..
Engkaulah SAMUDRA tempat aku tenggelam..
Engkaulah JURANG tempat aku hilang..

Aku mendapat segala-galanya..dalam SANG TERSALIBAku tidak ingin apa-apa..
Aku tidak mencari apa-apa..Aku tidak menuntut apa-apa..Aku tidak menantikan apa-apa..
Aku tidak mau memegang apapun..selain SANG TERSALIB..
Engkau menuntun aku.. Di Jalan kehidupan..
Engkau menjamin aku di saat ajalku..
Engkau memahkotaiku untuk selamanya..
Kebahagiaanku adalah BUAH SANG TERSALIB
(Catatan Doa ; Sang Tersalib)


Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.
 Ibrani 12:1-3


Dalam setiap perjalanan kita adalah sebuah PERTANDINGAN yang suka tidak suka haruslah kita menangkan dan hidupi dengan baik. Di setiap pertandingan kita, selalu ada para saksi yang melihat bagaimana cara kita bertanding, yang mendoakan dan selalu mengharapkan yang terbaik juga dalam peperangan-peperangan kita. Itulah para saksi Allah, yang pernah hidup juga sebagai hamba-hamba Kristus, yang masih menantkan jawaban doa mereka sampai kepada kedatangan Kristus kelak. Dalam peperangan yang kita alami, seringkali kita terkecoh dengan tipu daya musuh kita dan mulai melihat kepada yang lain, yang bukan TUHAN.

Kepada siapakah mata kita sebenarnya tertuju? Saat kita menghadapi masalah, kita mungkin lari kepada sahabat, teman, orang tua, gembala, tetapi kita tidak mau lari kepada Bapa kita yang perkasa. Apabila bahkan seluruh manusia tidak dapat mengasihi anda, apakah anda akan berani hidup demi Dia yang sangat mengasihi anda? Siapakah yang sebenarnya kita pandang? Diri kitakah? Orang lain? Atau Kristus? Seringkali dalam peperangan kita, kita melihat juga pada diri sendiri, kita tidak bisa ditegur dan dinasehati dan berpusat kepada diri sendiri. Kita menjadi egois dan penuh dengan pembelaan diri bahwa peperangan kita terlalu berat karena orang lain, karena keadaan, karena kondisi, karena keluarga, dll. Ada juga orang-orang yang selalu berpusat kepada orang lain. Apapun perkataan orang lain tersebut akan sangat mempengaruhi seluruh kehidupannya, dan hidupnya selalu hidup dalam bawah bayang-bayang orang tersebut. Keadaan ini sangat mengerikan, tetapi inilah yang sering juga kita alami. Siapakah yang paling mempengaruhi hidup kita? Siapakah yang paling berdampak buat hidup kita? Apakah Dia itulah Kristus yang DIsalibkan bagi dosa-dosa kita? Yang menanggung hukuman sementara kitalah yang pantas mati oleh kejahatan hati kita? Siapakah yang kita cintai? Mari kita merenungkannya dan menjawabnya…

Seperti yang telah dijelaskan artikel mengenai keputraan, kita butuh mengerti posisi yang benar sebagai seorang anak/putra untuk mendapatkan warisan rohani dari bapa rohani kita. Hal ini sebetulnya sangat menguntungkan bagi kerohanian kita juga, apabila kita menundukkan diri kepada otoritas orang yang telah Bapa tempatkan dalam hidup kita.

KUASA itu melalui jubah bapa. Jubah itu adalah PUTRA ALLAH. Ketika kita memiliki hubungan dengan bapa rohani kita yang benar, maka kitapun dapat mengalir dalam jubah pengurapannya. Ketika  anda tidak menggunakan jubah bapa, anda tidak dapat menjadi bapa dari seorang putra. Saat ini begitu banyak orang yang datang ke gereja tanpa mau menjadi seorang anak. Mereka mau menjadi gipsi, berkeliaran dari satu gereja ke gereja lain dimana sesuka mereka. Hal ini keadaan yang cukup bahaya bagi mereka. Kita tidak akan dapat menjadi seorang anak jika kita terus berpindah-pindah gereja hanya untuk khotbah dan ikut berbagai pertemuan dan kegiatan yang kelihatannya menarik dan rohani.

Ketika anda menemukan rumah yang Tuhan telah tetapkan bagimu,
Ia akan membuatmu menjadi seorang putra, dan akhirnya semua yang selama ini anda inginkan akan datang dalam Keputraan Allah. Tuhan akan mulai memakai anda seperti anak dari bapamu

Kuat sekali perasaanku bahwa PERNIKAHAN bukanlah suatu panggilan yang lebih tinggi daripada keadaan LAJANG. Sungguh berbahagialah orang-orang menikah atau tidak, yang MENEMUKAN bahwa SUKACITA tidak didapat dalam pernikahan tetapi dalam suatu hubungan yang benar dengan Allah
 
Gary Chapman

Engkau telah menunggu dan terus menolak Juruselamat,
   Semua peringatan-Nya begitu sabar, semua permohonannya begitu baik
Namun engkau makan buah terlarang, engkau percaya janji Setan
   Namun hatimu telah mengeras, dosa telah membutakan pikiranmu
Kemudian betapa sedihnya menghadapi penghakiman, engkau akan menyadari tanpa kemurahan
   Engkau berdiam dan bertahan sampai Roh pergi’
Engkau akan meratap, ketika kematian menemukanmu tanpa pengharapan
   Engkau berdiam dan bertahan dan menunggu terlalu lama
(“If You Linger Too Long” by Dr. John R. Rice, 1895-1980).

Di sana Tuhanku menanggung seluruh kesalahanku
Hanya oleh anugerah dapat menjadi percaya
Namun kengerian-kengerian yang Ia rasakan
Terlalu luas untuk difahami
Tak ada seorangpun yang dapat menjelaskannya
Kesedihan, gelapnya Getsemani!

Dosa melawan Allah yang kudus;
Dosa melawan kebenaran hukum-hukum-Nya;
Dosa melawan kasih-Nya, darah-Nya;
Dosa melawan nama-Nya;
Dosa yang tak terukur dalamnya bagai lautan
Sembunyikan aku, Oh Getsemani!

Di sinilah klaimku, dan hanya di sini;
Tak ada Juruselamat lain yang aku perlukan;
Tak ada kebajikan yang aku miliki;
Tidak, tidak ada satu pun perbuatan baik untuk menyelamatkanku:
Tidak ada pangharapan lain bagiku,,
Hanya di Getsemani!
   (?Many Woes Had He Endured? by Joseph Hart, 1712-1768).

Seringkali kita bicara tentang darah Yesus,
Namun, betapa sedikit yang memahaminya!
Tentang penderitaan-Nya yang begitu besar
Para malaikatpun tak sepenuhnya memahaminya

Siapa yang dapat memahaminya dengan benar
Dari awal sampai akhirnya?
Hanya Tuhan dan Tuhan sendiri
Yang sepenuhnya memahami beban itu

Pandanglah penderitaan Anak Allah
Rintihan, erangan, peluh darah!
Kasih Allah yang tak terhingga
Yesus, kasih yang engkau miliki!
   (“Thine Unknown Sufferings” by Joseph Hart, 1712-1768).

Ku lihat Dia tergantung di salib itu,
   Dalam penderitaan dan darah;
Ia memandang atasku
   Ketika ku berdiri di dekat salib itu.
Oh, mengapa oleh salib itu
   Juruselamat mati bagiku?
Jiwaku gemetar, Hatiku dipenuhi,
   Pikiran Dia mati bagiku.

Nuraniku merasakan rasa bersalah,
   Dan menenggelamkanku dalam keputus-asaan;
Ku melihat dosaku yang membuat darah-Nya tertumpah
   Dan sebabkan Dia terpaku di sana.
Oh, mengapa oleh salib itu
   Juruselamat mati bagiku?
Jiwaku gemetar, Hatiku dipenuhi,
   Pikiran Dia mati bagiku.
(“He Died For Me” by John Newton, 1725-1807).

Aku kan jadikan mu para penjala manusia,
   Para penjala manusia, para penjala manusia,
Aku kan jadikan mu para penjala manusia
   Jika engkau mengikut Ku;
Jika engkau mengikut Ku; jika engkau mengikut Ku;
   Aku kan jadikan mu para penjala manusia
Jika engkau mengikut Ku.
   (“I Will Make You Fishers of Men” oleh Harry D. Clarke, 1888-1957).

Welcome

OPEN THE GATE OF DESTINY 2014

SPIRIT OF WARRIOR

"Masakan Allah tidak akan menyelidikinya? Karena Ia mengetahui Rahasia Hati! " Mazmur 44:22

About this blog

Sejarah akan berulang sampai seseorang masuk ke dalam sejarah itu, dan memenangkannya.....

Selamat membaca...(",)

Thanks to visit my blog..

nb: Silahkan menyebarkan artikel yang ada di blog ini dengan MENCANTUMKAN sumber ya..thx alot!

About me

Foto Saya
The Answered Prayer Generation.. Seorang wanita lemah di bawah kaki Tuhan yang kuat..

Translate

Share it

Friends

Kunjungi:

my facebook: evie mehitabel
email : eviemehita@gmail.com
mehitabelevie@yahoo.com
Twitter: @eviemehita

Send a message

Listening to Radio CMC FM Surabaya

Mujizat MASIH Terjadi!!

Kunjungi web CMC : www.grahacmc.org
Kesaksian, Mujizat, Kotbah, Renungan, Pengalaman, Video, dan masih banyak lainnya

SUDAH TERBIT! TABLOID TRANSFORM FREE 2014

SUDAH TERBIT! TABLOID TRANSFORM FREE 2014
Dapatkan di Toko2 Buku rohani Sbya atau pdf.nya di www.grahacmc.org. sms 031-33100083

Transformer Ministry

Transformer Ministry
Jejaring Persekutuan Doa Kampus, Sekolah. Hub.i 085731078771 / 03160253513

CMC International Academy

CMC International Academy
Menerima Pendaftaran PG/TK/SD/SMP/SMA