RSS
Container Icon

MENAKLUKKAN PIKIRAN

Beberapa hal nampak jelas dari luar.. beberapa hal tidak terlihat dan sangat berbahaya.
Beberapa diantaranya yang dapat menjadi penyakit mematikan dalam kerohanian dan kesehatan jiwa kita adalah PIKIRAN kita.

Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. 

Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,  

Sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, 
dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.  2 Tim 2:21-26

Mungkin banyak orang akan bertanya pada anda, bagaimana anda bisa bertahan dalam panggilan yang anda jalani? Bagaimana anda bisa sampai melayani Tuhan?
Menempuh jalan Panggilan Bapa, janganlah sampai didasarkan pada pikiran dan perasaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AUMAN SINGA YEHUDA

Kita tidak asing lagi dengan sebutan Singa Yehuda bukan? Di Firman Tuhan, kata singa muncul 130 kali dalam PL. Mengapa disebut sebagai Singa Yehuda?  Dalam Kitab Kejadian 49:9 dikatakan “Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?”

Yehuda dilambangkan sebagai seekor Singa muda, dan Kristus disimbolkan juga sebagai Singa Yehuda (Wahyu 5:5), yaitu Tunas Daud, yang memegang tampuk Kerajaan, Lambang dari Puncak Keberanian dan keperkasaan, kebuasan, ketangkasan dan kemuliaan. Oleh karena itu, singa menjadi simbol di banyak kebudayaan di seluruh dunia.

Seperti seekor singa, iblis juga mengaum-aum siap menerkam orang kudus (1 Pet 5:8), tapi Kristus adalah Singa yang Menang, dan layak membuka meterai penghukuman.
Iblis memang suka mengaum dan menakuti orang percaya, tapi sengat dan kuasanya sudah dipatahkan, sehingga kita akan menjadi pemenang-pemenang di dalam Kristus.

Yesaya 31:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: Seperti seekor singa atau singa muda menggeram untuk mempertahankan mangsanya, dan tidak terkejut mendengar teriakan seluruh pasukan gembala yang dikerahkan melawan dia, dan tidak mengalah terhadap keributan mereka, demikianlah TUHAN semesta alam akan turun berperang untuk mempertahankan gunung Sion dan bukitnya..

Sebagaimana Singa senang hidup bersama-sama, tidak individual, tidak egois, Yesus juga memberikan contoh mengenai kebersamaan, komunitas yang indah dan saling membangun agar kita semua juga hidup berdampingan dalam kasih dan berkomunitas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

HANYA DIA SAJA

HANYA DIA SAJA
A.B. Simpson (1843-1919)

Dahulu kucari berkat,
Sekarang kucari Tuhan;
Dahulu perasaan yang kuutamakan,
Sekarang Firman-Nya.
Dahulu hadiah yang kuinginkan,
Sekarang Sang Pemberi Hadiah itu sendiri.
Dahulu kucari kesembuhan,
Sekarang Sang Penyembuh itu sendiri.
Dahulu usaha yang menyakitkan,
Sekarang kepercayaan yang sempurna;
Dahulu keselamatan yang setengah-setengah,
Sekarang yang paling utama.
Dahulu menggenggam tiada henti,
Sekarang Dia menggenggamku erat;
Dahulu selalu tenggelam,
Sekarang kubuang sauhku.

Dahulu sibuk membuat perencanaan,
Sekarang doa yang penuh iman;
Dahulu kuatir,
Sekarang apa yang Yesus katakana;
Dahulu selalu meminta,
Sekarang pujian tanpa henti.

Dahulu kerja kerasku,
Seharusnya hasil dari Dia;
Dahulu aku berusaha memanfaatkan-Nya
Sekarang Dia memakai aku.
Dahulu kekuasaan yang kuinginkan,
Sekarang Dia yang Perkasa.
Dahulu kubekerja untukku sendiri,
Sekarang bagi Dia saja.

Dahulu kuberharap pada Yesus,
Sekarang ku tahu Dia milikku.
Dahulu lampuku hampir padam,
Sekarang bersinar terang.

Dahulu kematiaan kunantikan,
Sekarang kedatangan-Nya di awan-awan
Dan kulabuhkan pengharapanku,
Aman dalam merendahkan diri.






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PERCAYA SAJA

PERCAYA SAJA
Paul Rader (1879-1938)

Janganlah takut, kawanan kecil, dari Salib menuju Tahta
Dari kematian masuk ke dalam kehidupan bagi kepunyaan-Nya;
Semua kuasa di bumi, semua kuasa di atas,
Diberikan kepada Dia  bagi kawanan yang dikasihi-Nya.

Janganlah takut, kawanan kecil, Dia berjalan di depan,
Gembalamu memilih jalan yang harus kau lalui;
Mata air Mara akan dibuat-Nya manis bagimu
Dia meminum semua kepahitan di Getsemani.

Janganlah takut, kawanan kecil, apapun bagianmu
Dia memasuki semua ruangan, “pintu-pintu sedang ditutup”,
Dia tidak pernah meninggalkan; Dia tak pernah pergi,
Jadi berpeganglah pada hadirat-Nya dalam kegelapan
Dan saat fajar.

Percaya saja, percaya saja;
Segalanya mungkin, percaya saja,
Percaya saja, percaya saja;
Segalanya mungkin, percaya saja.






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

INILAH KASIH (Pesan Bapa)

"Sekalipun Aku tahu dan merasakan.. bahwa berkali-kali kau menyakiti hatiKu dalam kebodohan dan
keterpurukanmu... kau marah.. kau pahit.. kau kecewa..kau menuduhKu dan berkali-kali tidak mempercayaiKu..
Mungkin banyak hubungan akan hancur dengan semua kondisi yang Kita alami..
Namun.. Tahukah kau isi hatiKu?..
Meskipun demikian.. dengan sakit yang Kurasakan sekalipun.. AKU tak dapat mengingkari cintaKu..Hatiku..Aku tetap merasa bahagia tiap kau memandangKU kembali...
Aku senang saat kau mengajakKU bicara..
Aku bersuka saat kau kembali dapat tersenyum menjalani harimu..
Aku senang saat kau tidak menangisi penderitaan dagingmu lagi..

Walau Aku menatapmu dari jauh..
Diantara jarak yang sudah tercipta di antara kau dan Aku..
Tahukah kau? Aku tetap memperhatikanmu.. Aku menjagamu.. dan Aku sangat dekat denganmu..
kau tetap dekat di hatiKu..
Aku menunggu saat yang tepat untuk membujukmu kembali..

INILAH KASIH..
Sekalipun berkali-kali kau mengingkari perjanjian Kita.. menyakitiKu..
Aku tak dapat memalingkan hatiKu bahwa Hati ini selalu akan tertuju padamu..
Aku mengampunimu.. Aku memaafkanmu..
Berbicara kembali padamu... seolah tak pernah terjadi hari-hari yang gelap dalam hidupmu itu..
dan.. kau tersenyum kembali kepadaKu..
AnakKu..SayangKu.. Aku tahu jauh dilubuk rohmu.. Kau mengasihiku..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KEMULIAAN YANG MELAPISI HALAMAN YANG KUDUS

KEMULIAAN YANG MELAPISI HALAMAN YANG KUDUS
William Cowper (1731-1800)

Suatu kemuliaan melapisi halaman yang kudus,
Mulia seperti matahari;
Ia memberi terang bagi semua orang,
Ia memberi tetapi tidak meminjam apapun.

Tangan yang memberi itu masih memberi
Terang dan panas yang ramah;
Kebenaran-Nya bangkit dia atas bangsa-bangsa;
Semua ini bangkit, dan tidak pernah terbenam.

Biarlah ucapan terima kasih yang kekal menjadi milik-Mu
Untuk sinar yang dipancarkan,
Yang membuat dunia yang gelap bersinar
Dengan sinar ternag surgawi.

Jiwaku bersukacita untuk mengejar
Langkah-langkah Dia yang kucintai,
Sampai kemuliaan dapat kulihat
Di dunia yang lebih terang di atas sana.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ALLAH MENYATAKAN HADIRAT-NYA

ALLAH MENYATAKAN HADIRAT-NYA
Gerhard Tersteegen (1697-1769)

Allah menyatakan hadirat-Nya
Mari kita menyembah Dia,
Dan dengan takjub menghadap Dia.
Allah ada di bait-Nya;
Semua yang di dalam terdiam,
Telungkup tunduk dalam-dalam,
Dia sendirilah yang kita miliki,
Dialah Tuhan dan Juru Selamat kita;
Pujilah nama-Nya selama-lamanya!

Allah menyatakan hadirat-Nya;
Dengarkan denting kecapi:
Lihat kerumunan mengelilingi tahta
“Kudus, Kudus, Kudus!”
Dengarkan pujian dinaikkan,

Malaikat, orang kudus, suara mereka berpadu.
Condongkan telingamu
Kepada kami disini;
Dengarkan, O Tuhan Yesus,

O Sumber berkat-Mu
Menyucikan rohku,
Percaya hanya kepada keagungan-Mu:
Seperti malaikat-malaikat kudus
Yang melihat kemuliaan-Mu,

Biarkan aku menyembah-Mu tak henti.
Biarlah kehendak-Mu
Tetap
Memerintah gereja di bumi,
Dan tentara di surga.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS