Pernah merasakan kejenuhan, kelelahan dalam perjuangan hidup ini? Ya, sering!
Saat semuanya tampak tak beres dan kita menjadi begitu badmood, emosi, dan membuat begitu lelah dan lemah..
Setiap manusia memiliki peperangannya masing-masing, dan tiap orang punya perjalanan, rute yang berbeda-beda dalam hidupnya. Yang pasti, awalnya sama dimulai dari kelahiran, dan garis akhirnya bisa lewat kematian, atau pengangkatan jika Yesus sudah datang kedua kalinya…yang pasti kita punya perjuangan masing-masing.
Ada yang dilahirkan dengan kelemahan tertentu, dan sepanjang perjalanannya dia bergumul dengan kelemahannya, merasa tidak dicintai, mungkin merasa kurang berharga, dan lain sebagainya, sehingga dia menjadi sangat lelah dalam hidup ini, tidak maksimal, dan menyerah kepada kehidupan.
Ada yang bentukan masa lalunya, masa kecilnya begitu buruk. Dilahirkan dalam keluarga yang sangat keras, penuh pukulan dan kata-kata kutuk, dilecehkan oleh keluarga terdekat, dihina oleh keluarga yang lain karena kemiskinan….atau mengalami patah hati yang berulang dan direndahkan…semua pengalaman menyakitkan membuat kita tidak dapat berjalan dan berperang dengan baik dalam kehidupan, tetapi semua beban dan goresan masa lalu kita berubah menjadi seperti beban-beban berat di pundak kita yang sangat melelahkan…sangat melelahkan…
APAKAH TUHAN SALAH?
Tuhan tidak pernah salah, tetapi mengapa semuanya ini terjadi?
Sobat, mari kita ingat RAHASIA PENCIPTAAN kita. Kita adalah anak-anak kesayangan-Nya, buatan tangan-Nya sendiri, benih Ilahi yang dikirimkan ke bumi. Sangat mungkin, kita telah ada bersama Dia di Sorga sebelum peristiwa kelahiran kita alami. Bumi adalah tempat sementara, tempat latihan kita agar dapat mempelajari kekekalan dan terang di tempat yang gelap. Semua peristiwa buruk menimpa kita bukan karena Bapa jahat dan ingin menghukum kita di bumi, Bukan! Tetapi Bapa setidaknya ijinkan itu terjadi, walau itu bukan kehendak-Nya. Tetapi jangan lupa...bumi sudah rusak dan ada dalam hukum dosa.
TUGAS BESAR KERAJAAN
Manusia yang dilahirkan di bumi sudah ada dalam kutuk dosa, dan Tuhan memang adil. Dengan kejatuhan Adam dan Hawa memberikan kuasa dan kesempatan bagi iblis menguasai dunia dan hukum dunia…tugas kita anak-anak yang dikirim-Nya ke bumi, adalah membawa kembali hukum Kerajaan Allah di bumi. Sadarkah kita akan tugas besar ini?
Tidak banyak yang menyadarinya, sehingga banyak orang termasuk saya, sering terjebak dengan hukum bumi yang fana, sehingga kita melupakan TUGAS KERAJAAN!
Anak-anak Tuhan yang harusnya menjadi pasukan besar untuk membawa Kerajaan Allah kembali di bumi, menjadi lelah dan lemah, bahkan menjadi tawanan musuh karena mereka tidak memahami hal ini, mereka terlalu disibukkan dengan urusan duniawi yang tak pernah ada habisnya dan tertawan dalam kehidupan dan peristiwa pahit di masa lalu.
PEPERANGAN YANG SALAH
Berperang melawan diri sendiri lebih melelahkan dan tidak berguna dibandingkan peperangan melawan kuasa gelap untuk Kerajaan Allah.








