RSS
Container Icon

Penjaga Kaki Dian

“Seseorang harus menjaga apinya!”
itulah yang harus dikatakan berkaitan dengan Rumah atau Bait Tuhan yang sedang dibangun diatas gereja dan bumi ini. Bapa merindukan setiap gereja-Nya bangkit dan melakukan kehendak-Nya, dan kehendak-Nya itu akan terlaksana apabila gereja-Nya telah membangun sebuah Rumah bagi Tuhan di bumi ini “Datanglah Kerajaan-Mu dan jadilah kehendak-Mu, dibumi seperti di Sorga!”. Rumah Tuhan atau Kerajaan Allah harus datang dibumi, maka akan terjadi Terang Kemuliaan Tuhan yang menyinari semua kegelapan bumi dan terjadilah Kebangunan yang sejati!. Terlalu banyak diantara kita dan gereja-gereja Tuhan yang memanipulasi Tuhan dengan membuat kebangunan versi kerinduan masing-masing. Kegiatan, acara, KKR, metode, program, bahkan kepemimpinan yang sebetulnya sama-sama merindukan Kebangunan dan Kerajaan Allah nyata, tetapi dengan cara sendiri.

Kebangunan bukanlah perbuatan tangan manusia, itu hak Bapa sepenuhnya, tetapi Dia membutuhkan hamba-hamba yang dapat dipercaya untuk menyatakan Terang itu saat Dia menghendakinya, kapanpun, dan dimanapun. Nah, mencari pekerja seperti itulah yang sulit bagi Tuhan! Bagi Tuhan melawan kegelapan dan merebut dunia ini ditangan Iblis sangatlah mudah, tetapi Bapa selalu merindukan anak-anak-Nya bangkit bersama-Nya, berperang disisi-Nya dan mendapat kehormatan bersama Dia dalam kekekalan. Apakah anda merindukan kebangunan? Oh, saya sangat sangat merindukan-Nya. Sejak mendengar dan belajar apa itu kebangunan, saya selalu memimpikan itu akan terjadi tepat didepan saya, saya rindu melihatnya! Pertobatan, kemenangan, Kerajaan Allah dinyatakan tanpa kecurangan manusia! Tetapi saya tidak hanya mau menjadi penonton, saya rindu jika diijinkan-Nya, melayani dan dipakai-Nya sebagai alat Kebangunan itu!


KAKI DIAN

Imamat 24:1. TUHAN berfirman kepada Musa:
24:2 "Perintahkanlah kepada orang Israel, supaya mereka membawa kepadamu minyak zaitun tumbuk yang tulen untuk lampu, supaya lampu dapat dipasang dan tetap menyala.
24:3 Harun harus tetap mengatur lampu-lampu itu di depan tabir yang menutupi tabut hukum, di dalam Kemah Pertemuan, dari petang sampai pagi, di hadapan TUHAN. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun.
24:4 Di atas kandil dari emas murni haruslah tetap diaturnya lampu-lampu itu di hadapan TUHAN."

Kaki dian berada di ruang suci bait Tuhan yang berfungsi menyinari seluruh Rumah Tuhan. Imam Lewi ditempatkan untuk menjaga api Tuhan tetap menyala disana. Kaki dian melambangkan kemuliaan, kasih karunia Tuhan, Perkenanan, Kemurnian,Terang Allah. Lihatlah bagaimana Kaki dian atau kandil ini dibuat (bc: Kel 25:31-40). Bapa telah memberikan kaki dian itu atas Indonesia sekarang, dan gereja di Indonesia akan mengalami banyak pemurnian, ujian, dan kemuliaan setelah memenangkan pertempurannya! Banyak kebangunan yang akan terjadi saat Kaki Dian itu datang atas gereja-Nya. Beberapa tahun lalu, Gembala senior kami mendapat sebuah penglihatan mengenai kaki dian. Saat di Retreat pelayan itu, kami sedang berseru dan menantikan lawatan Tuhan, tetapi awan diatas kami begitu pekat, dan kami kesulitan menyembah. Gembala kami yang sedang memimpin di depan melihat sebuah penglihatan , sebuah kaki dian tampaknya hendak turun atas kami, tetapi masih melayang-layang diatas kami, dia belum berpijak. Dia melihat bekas tanda kaki dian itu juga ada di beberaa gereja yang ada di Indonesia, gereja-gereja yang pada awalnya murni dan berkenan, tetapi telah banyak berubah dan mengalami ketidakmurnian. Kaki dian itu meninggalkan mereka. Itu mengerikan, mungkin gereja masih dapat tegak berdiri dan melakukan pelayanan, tetapi greja telah kehilangan kemuliaan dan kemurniannya, perkenan Tuhan. Tuhan mnyampaikan kepada kami sekitar 7 tahun yang lalu, bahwa jikalau didapati orang-orang yang berkenan dihati-Nya di tempat ini, maka Dia akan datang dan tinggal bersama kami. Pesan itu disampaikan dan kami semakin keras untuk berdoa, tetapi semua tampak sia-sia. Hanya air mata frutasi dan kesedihan. Setelah selesai, kami berkumpul dan membicarakan apa yang sedang Bapa kerjakan ditengah-tengah kami. Saat itu adalah awal mula pendirian gereja kecil kami, yang lahir dari kasih karunia-Nya. Kami akhirnya mengerti, kami belum berkenan dihadapan Tuhan. Saat itu semua pelayan mulai berdoa dan membenahi diri, hati, untuk memohonkan perkenan Tuhan buat kami. Setelah beberapa waktu berlalu dengan doa dan air mata, kami mendapati Bapa telah memberikan kami peneguhan perkenan-Nya dengan manaruh kaki dian itu ditengah kami, dan kami mulai melihat kemuliaan dan kemenangan terjadi setelah itu. Rasa lapar dan haus akan Tuhan mulai melanda semua jemaat, jemaat bertumbuh dan bergairah dalam Bapa, dan sebuah jemaat mula-mula terbentuk dengan baik. Saya tidak mungkin melupakan saat-saat itu..

Jika kita mau menjadi orang yang berkenan kepada Tuhan, maka kita akan dipercayakan-Nya untuk menjadi seorang Penjaga. Penjaga api kaki dian haruslah ada! Jika tidak, percuma Bapa memberikan perkenan kepada kita.

KEMURNIAN.
Apa yang akan terjadi saat Dia mulai memberikan kaki dian-Nya atas Indonesia dan gereja-gereja yang diperkenan-Nya? Memang ada kemuliaan Bapa, tetapi jangan lupa, agar Bapa berkenan tinggal, kita harus membangun Rumah Kesukaan-Nya, Kerajaan-Nya yang kudus ditengah-tengah kita, dan kita harus tetap menjaga Tabut, Mesbah, juga kaki dian-Nya!

Semua barang yang ada di Bait Tuhan/Kerajaan Tuhan, terbuat dari emas tempaan yang murni dan mahal harganya. Tidak ada kepalsuan dalam Rumah Tuhan. Maka, haruslah terjadi pemurnian. Pemurnian itu kelihatannya sebuah kata yang indah, bukan? Tetapi mengerikan jika anda berhadapan dengan api pemurnian itu! Untuk menjadi gereja yang layak menerima kaki dian dan tabut-Nya, maka kita harus mau diuji dan dimurnikan. Setelah waktu-waktu itu, beberapa tahun kami berada dalam peperangan demi peperangan yang tampaknya semakin pekat dan berat, yang saya percaya juga gereja-gereja di Indonesia juga mengalaminya! Gereja mengalami pemurnian. Ada yang digoncang, dibakar dan tidak tahan uji, mereka terlempar dari gelanggang pertandingan dengan rasa pahit, kecewa dengan Tuhan, bahkan gereja. Ada yang tetap berusaha bertahan tetapi masih dalam keadaan sangat terluka, terjadilah banyak luka dan goncangan. Saya akhirnya memahami, semua ini memang haruslah terjadi. PEMURNIAN….
Jika gereja anda atau diri anda sedang banyak mengalami goncangan, mari tetap berakar kuat dalam Tuhan, ingatlah bahwa Bapa sedang melihat apakah anda orang yang tepat untuk menjadi seorang PEMBANGUN dan PENJAGA yang baik dari Rumah-Nya?

MINYAK ZAITUN TULEN
Dalam Firman Tuhan, minyak digunakan sebagai:
1.    Bahan bakar penerangan lampu kaki dian (Imamat 39:37)
2.    Pelumas senjata peperangan (2 Sam 1:21)
3.    Persediaan dimasa dukar (Mat 25)
4.    Sebagai salah satu lambang Roh Kudus
5.    Tanda kesukaan (Yes 61:3)
6.    Kesembuhan (Yak 5:14)
7.    Pentahiran (Kel 30:22)
8.    Penobatan Raja ( 1Sam 10:1; 1 Raj 1:39)

Minyak Zaitun adalah salah satu bagian terpenting dalam membuat minyak urapan dalam Perjanjian Lama, seperti campuran mur tetesan yang melambangkan korban atau harga yang harus dibayar; kayu manis yang melambangkan tidak bernoda dalam perkataan, ucapan syukur, dan kekudusan; tebu yang melambangkan tinggal dalam kemanisan dan keintiman; kayu teja yang melambangkan hidup dalam penyembahan dan kerendahan hati; dan minyak zaitun yang melambangkan kesatuan dan belas kasihan (Kel 30:22-25).

TIDAK ADA MINYAK, TIDAK ADA API

Apa gunanya kaki dian berada dalam gereja Tuhan tetapi gereja Tuhan tidak tahu bagaimana manjaga api Tuhan? Bapa memerlukan Penjaga Api Sorga didalam setiap bidang kehidupan ini. Bukan hanya dalam gereja dan pelayanan, tetapi api ini akan menyala di semua bidang kehidupan setelah api terjaga dengan baik dalam Rumah Tuhan sendiri!

Apakah anda orangnya? Penjaga Kaki dian.
-    Seorang penjaga kaki dian, haruslah selalu menjaga kemurnian dirinya seperti Emas yang murni, mau
     dibentuk, dan ditempa dalam api
-    Seorang penjaga kaki dian memikul tanggung jawab untuk selalu menyediakan minyak yang murni.
      Minyak akan menjadi bahan bakar utama. Ini bicara juga tentang pengorbanan diri sendiri, pertobatan,
     dan kehancuran hati, yang melahirkan minyak kemurnian. Tak ada minyak pengorbanan, maka tidak akan
     ada api. Jika semua orang sibuk dengan kepentingannya sendiri, maka api akan padam. Tidak ada
     penjaga, api akan padam.
-   Seorang penjaga memiliki sifat penuh tanggung jawab atas kepercayaan Bapa. Mungkin dia bisa
     berkorban, tetapi tanpa sifat yang dapat dipercayai, semua akan sia-sia. Penjaga harus punya tanggung
     jawab dan ketekunan, kesetiaan dalam pekerjaannya. Seperti seorang penjaga pintu gerbang, jika dia
     ada masalah dan meninggalkan pintu begitu saja sehingga musuh masuk dan menyerang, bukankah itu
     tetap menjadi salahnya? Masalah memang dapat melemahkan seorang penjaga, tetapi marilah belajar
     menjadi seorang penjaga yang bertanggung jawab, jangan lari dari pelayanan dan kepercayaan Bapa!
     Anda seorang penjaga!
-   Seorang penjaga akan menikmati terang kemuliaan. Penjaga kaki dian yang bertugas menyalakan terang di
     Rumah Allah, menikmati pertama kali dan terus menerus brkat kemuliaan yang tersendiri. Ini sebuah
     kehormatan buat seorang penjaga api Tuhan. Dia akan selalu dekat dengan api itu dan kemanapun dia
     pergi, harusnya diapun akan menjadi saksi Terang Ilahi itu. Alangkah baik, jika seorang penjaga adalah
     juga peyalur api kepada yang lain. Karena setiap hari dia melihat Terang itu, menjaganya dengan segenap
     hidupnya dan menyalurkan berkat Ilahi itu kepada yang lain! Api akan membakar dan semakin besar
     jikalau ada yang menyalurkannya!

Apakah anda mau menjadi seorang Penjaga? Bapa yang akan menentukannya, tetapi dengan melihat kesungguhan hati anda. Janganlah beralasan seperti ini “ yah, aku sedang menantikan janji Tuhan, katanya Dia mau memakai saya dibidang pendidikan/kesehatan/media, dll? Tetapi mana janji-Nya itu?” kemudian anda menjadi tidak berjaga, anda tidak menjadi penjaga api dan membiarkan pelita itu mati begitu saja. Mungkin itu memang belum waktu-Nya…bersabarlah untuk tetap menjadi seorang PENJAGA!

Dia sedang mencari! Jika anda telah melewati masa ujian dan pemurnian itu, anda akan benar-benar menjadi orang kepercayaan Bapa dibumi ini! Anda akan menjadi orang yang hebat, murni, dan terus memancarkan api yang murni dari hidup anda. Bapa dapat memakai anda sebagai penjaga Pelita di semua bidang kehidupan, dan saat anda menjaga dan menyalakannya terus menerus, kemuliaan, kasih karunia, Perkenan, kebangunan rohani sejati akan melanda tempat dimanapun anda berada, karena ada seorang PENJAGA! Yang siap sedia kapanpun waktunya, karena waktu pemulihan, lawatan, kebangunan tidak ada yang tahu, itu hak-Nya, tetapi Dia membutuhkan penjaga-penjaga yang siap sedia, kapanpun Dia berkata ”Nah, sekarang waktunya! Kau! Ini waktunya Aku bekerja bersamamu untuk melakukannya…. siapkah engkau?”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Vicky Vi mengatakan...

Amin, terima kasih banyak untuk sharingnya kak, saya sangat terberkati �� Jesus bless you!

Posting Komentar