Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus,
carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.
Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan. Kolose 3:1-4

Saudaraku, ditengah kehidupan akhir zaman ini yang menawarkan begitu banyak kesenangan duniawi yang dapat diperoleh dengan mudah, banyak orang bahkan orang Kristenpun yang terlena dan melupakan banyak perkara Ilahi yang nilainya jauh lebih berharga dari apapun. Banyak orang rela “menjual” anaknya asal mendapatkan jodoh yang kaya, banyak orang yang rela “menjual” imannya untuk mendapat kehormatan dunia, dan banyak yang menukarkan “emas yang murni” dengan imitasi dunia. Tidak sadarkah orang-orang tersebut? Atau memang mata kita sudah menjadi begitu buta??
Manusia mengejar STATUS dunia ini. Status memang perlu, dunia memang perlu, tetapi Firman Allah mengajar kita untuk mencari PERKARA DIATAS, bukan yang DIBUMI. Apakah anda sedang melakukan kebalikannya?? Mari kita perhatikan ayat-ayat diatas;

-    Jika engkau DIBANGKITKAN bersama Kristus, maka kita juga akan mencari perkara diatas. Orang yang hidupnya sudah mengalami Perjumpaan dengan kasih dan Salib-Nya, juga akan mengalami kebangkitan Kristus dalam hidupnya yang penuh kemenangan. Mereka  yang mengalaminya akan SUKA dengan hal rohani, MENGEJAR hal-hal rohani dan MENCINTAI perkara-perkara yang Sorgawi. PIKIRkanlah perkara Sorgawi, bukan hanya memikirkan keegoisan kita untuk kepentingan kehidupan kita semata. Barangsiapa mencari Kerajaan Allah dan SEGALA kebenarannya, maka semua akan ditambahkan kepadanya.

-    Kita telah mati dan hidup kita tersembunyi bersama Kristus. Dan apabila Kristus itu adalah HIDUP kita, SUMBER kita, maka kita juga akan menerima kemuliaan bersama Dia. Banyak orang yang tidak menjadikan Yesus SUMBER hidupnya, tetapi hanya menjadikan Yesus “tambal butuh” untuk kepentingan dirinya sendiri. YESUS adalah segalanya. Bagaimana menjadikan-Nya Sumber Hidup kita?? Marilah kita terus mendekat dan berlatih dalam Firman-Nya. Berlatih dalam melibatkan Dia, mengutamakan Dia, dan mentaati Dia dalam kasih. Orang yang menjadikan Kristus Sumber hidupnya, maka hidupnya akan mengalirkan kemuliaan demi kemuliaan.

Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka). Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.  Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya; Kolose 3: 5-10

-    Maukah hidup anda penuh kemuliaan? Maka mulailah dengan mencari dan menghargai perkara Sorgawi ketimbang perkara duniawi, menjadikan Yesus Sumber kehidupan kita, dan jangan lupa; MATIKAN DALAM DIRIMU, segala sesuatu yang duniawi. Segala sesuatu yang duniawi ibarat racun dan ragi jahat yang merusak manusia rohani kita, itulah semua yang disebutkan pada ayat diatas. Hidup kita haruslah BERUBAH. Orang yang tidak mau ditegur dan BERUBAH, adalah orang yang tidak dapat menerima kemuliaan Allah.
-    Manusia rohani dalam diri kita haruslah DIPERBAHRUI dari hari ke hari, supaya apa?? Agar kita
      memperolah pengetahuan yang benar, pengertian dan pengenalan akan Dia, Pencipta kita. Kita tidak
     dilahirkan sempurna dalam pengenalan akan Dia. Manusia sudah jatuh dalam dosa dan gambaran 
     manusia sudah sangat rusak. Oleh karena itu kita harus mau terus disempurnakan. Kemauan untuk 
     berubah, dibentuk sesuai kehendak-Nya, maka kita kita akan mengenal Dia semakin sempurna pula.

Mari lihat ayat-ayat selanjutnya (Kolose 3:12-17) menggambarkan bagaimana lagi kita harus hidup sebagai orang pilihan Allah;
-    Kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, pengampunan
      terhadap yang lainnya.
-    Diatas semua itu, kenakan KASIH, inilah yang mempersatukan dan menyempurnakan.
-    Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hati kita, sehingga kita dapat menjadi SATU
     TUBUH, dan bersyukurlah.
-    Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan
     segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan
     puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.
-    Lakukan semuanya didalam nama-Nya dan bersyukurlah senantiasa kepada Bapa