
“ Andai engkau tahu betapa bahagia aku, sebagai mempelai kecil Yesus. Tak seorangpun, bahkan mereka yang sekarang ini sedang menikmati kebahagiaan duniawi yang tampaknya sempurna, membuatku iri sebab aku menikmati kebahagiaan yang utuh, bahkan sewaktu aku harus menderita demi Mempelaiku tercinta”
“ Hanya ketika kita menyadari ketiadaan kita, kekosongan kita, Tuhan dapat mengisi kita dengan Diri-Nya sendiri. Ketika kita menjadi penuh dengan Tuhan, kita dapat memberikan Tuhan kepada orang lain, sebab dari kepenuhan hatilah mulut akan berbicara”
“Penderitaan, kesakitan, kegagalan, tidak lain adalah ciuman Yesus, sebuah tanda bahwa engkau telah menjadi begitu dekat dengan Yesus di Kayu Salib sehingga Ia dapat menciummu…jadi, anakku, berbahagialah…jangan takut..tersenyumlah lagi…bagimu ini adalah sebuah kesempatan paling indah untuk menjadi milik Yesus secara penuh”
0 komentar:
Posting Komentar