Iblis tidak akan pernah dapat mengalahkan Anak-anak Tuhan yang telah dimeteraikan oleh Tuhan, kecuali mereka mengalami "kematian" dan "kelumpuhan". Ketika saya mengambil waktu bersama-Nya, ada beberapa hal yang ditanamkan Tuhan di hati saya..
Sering kali kita menjumpai pemimpin, anak-anak Tuhan yang sudah begitu lama melayani bahkan seorang gembala komsel..ternyata seiring berjalannya dengan waktu ternyata ada yang mundur, jatuh bahkan murtad…
MARKUS 2:1-5
2:1. Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.
2:2 Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,
2:3 ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.
2:4 Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
2:5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"
Ada 3 panah beracun dari begitu banyak panah beracun lainnya dari iblis, yang sering melumpuhkan dan mematikan anak-anakTuhan ini, 3 panah itu adalah:
1. KETIDAKAMANAN ANAKAN CINTA TUHAN
Orang yang tidak bisa menerima cinta dari Tuhan, sering berawal dari masa lalu yang tidak kunjung dibereskan. Kemudian kita mulai mendefinisikan cinta menurut luka hati kita, kita menuntut orang mencintai kita dengan ide dan pemikiran kita yang "sakit", bahkan dalam taraf akut kita bisa "melacurkan diri" dengan melawan kebenaran Tuhan untuk mendapatkan versi cinta yang kita inginkan!
Kita mulai marah ketika definisi cinta yang kita harapkan tidak kita dapat dari gembala, anak-anak rohani, saudara seiman, bahkan kita akan masuk dalam pembenaran diri dan selalu merasa tindakan kita yang sakit itu dapat dibenarkan...oh saudara-saudaraku, berhati-hatilah dengan panah ini!!
Jenis panah ini akan membuat kita lumpuh, pertumbuhan rohani terhenti dan bahkan akan segera mengalami " kematian rohani"
Cinta dari Tuhan bukan berarti menuruti semua kedagingan dan keinginan kita!
Cinta dari saudara seiman bukan berarti menuntut mereka memahami kita terus menerus dan mengabaikan hak dan kehendak bebas serta cara mereka untuk mengasihi kita.
Cinta yg memaksakan semua keinginan kita dituruti oleh Tuhan, oleh sauudara seiman, oleh gembala,oleh anak Rohani...adalah jenis cinta"pelacur", kita tidak segan melacurkan dan memaksakan keinginan kita demi mendapatkan apa yg kita inginkan...
Dengan definisi cinta yang salah ini, kita bisa mencurigai pemimpin, saudara seiman dan bahkan Tuhan. Jika cara mereka mencintai berbeda dengan harapan kita, panah ini sangat merusak dan celahnya adalah dari hancurnya gambar diri kita ...tanpa kita mau menyerahkan " tilam pembaringan kita" dihadapan Tuhan....
Tilam pembaringan ini adalah kenyamanan yang luar biasa untuk menjadikan pemikiran kita yang salah menjadi berhala kita.