RSS
Container Icon

Dibalik Mujizat Makan 5000 Orang

 

Ada kisah spektakuler dalam Alkitab dimana Yesus memberi makan 5000 orang dan sisa 12 bakul dan bahkan setelahnya ada mujizat Yesus memberi makan 4000 orang dan sisa 7 bakul.

Markus 6:30, Lukas 9:10
Betapa luar biasa karakter pelayanan dari Yesus, bahkan saat Ia dan tim muridnya letih karena pelayanan, Ia tetap mau melayani jiwa2 yang tak tergembalakan.
Pelayanan seperti ini perlu kita teladani. pelayanan yang tidak egois, menerima, mengajar dan menyembuhkan.

Begitu banyak orang kelaparan saat itu. Yesus bersikeras bahwa murid2Nya harus memberi mereka makan, padahal uang hanya 200 dinar takkan cukup memberi makan ribuan orang itu.

Pelayanan memang membutuhkan dana, namun Tuhan sanggup mencukupkan apa yang menjadi proyekNya dengan caraNya.

Dalam Yohanes 6 dikisahkan lebih detail dimana Yesus bertanya pada Filipus untuk menguji dia.
Filipus tinggal di area Betsaida itu dan Filipus orang yang mudah tak percaya walau ia sudah pernah melihat mujizat pertama Yesus di Kanna dimana air menjadi anggur.

Terkadang Tuhan tidak langsung menjawab masalah kita, namun berbalik bertanya pada kita untuk mengajar kita. Bukan karena Tuhan tidak tahu jawabannya, namun Ia sedang menggiring pemikiran kita agar sepikiran dengan Dia.

Seorang Anak kecil didapati memiliki 5 roti jelai yang saat itu adalah makanan orang Israel pada umumnya dan 2 ikan yang kecil. Anak ini disebut paidarion, dia masih kanak2 namun ia mau memberikan bekalnya.
Andreas dan murid2 mungkin mencibir pemberian itu dan berkata :"ah ini tidak ada artinya!"
namun Yesus mengubah paradigma mereka dan memberkati pemberian sederhana itu menjadi makanan bagi 5000 orang lebih saat itu.

Mereka makan sampai kenyang.
mengucap syukurlah atas setiap pemberian Tuhan, tanpa mengeluh dan jangan jadikan pemberian Tuhan adalah fokus kita. Orang banyak itu esoknya kembali mencari Yesus bukan karena percaya padaNya tapi karena mereka mendapat makanan.

YESUS PEDULI PADA KEBUTUHAN KITA
TAPI IA TIDAK MAU KITA BERFOKUS PADA MUJIZATNYA NAMUN PADA MANNA SEJATI, ROTI HIDUP YANG KEKAL, YAITU YESUS KRISTUS.

Mari belajar dari pelayanan Yesus, dan belajar seperti anak2 itu yang dengan rela memberikan apa yang ia miliki untuk menjadi berkat bagi banyak orang.
Tuhan Yesus memberkati.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dalam Masa Pembuangan?

Yesaya 40. Nabi Yesaya menjadi nabi di saat yang buruk diantara bangsa Israel yang ada dalam pembuangan. 

Mengapa bangsa Israel selalu jatuh bangun dalam dosa? mereka lebih percaya pada sesamanya dan guru2 palsu daripada pada Tuhan, pada Musa dan nabi2 yang Tuhan utus untuk mereka. Inilah cara iblis menghancurkan anak2 Tuhan lewat sikap permisif. Mereka menikah dengan bangsa lain. Inilah kesalahan fatal.

Saat Tuhan memanggil kita, kita tidak siap.
Apakah dari kecil kita selalu dipukul tanpa dipeluk? Hati Tuhan, Bapa menghukum untuk memperbaiki dan melepaskan kita. Tuhan tidak menghukum kita selamanya. Akan ada kisah kemenangan buat kita.

Apakah hidup kita serasa dalam pembuangan karena dosa2? Tuhan rindu memulihkan kita. Saat kita terhimpit, berserulah kepada Tuhan dan bukan pada manusia.

Jangan takut menyuarakan kebenaran. Serukanlah pada mereka yang tersesat dan yang bersalah.

Cara keluar dari pembuangan adalah jangan bergaul dengan sesamamu yang suka bergosip dan berkata2 negatif terus. Belajar percayai para pemimpin yang memiliku cara hidup yang benar di hadapan Tuhan dan bukan guru2 dan penasehat palsu. Bertobat dan berserulah kepada Tuhan.
Saat kita dalam "masa pembuangan" jangan menghujat Tuhan. Tuhan menanti saat pemulihan. Tuhan tidak pernah lelah dan lesu, tidak terduga pengertianNya.

Kita berseru Tuhan mengangkat
batu2 kita. Tapi Tuhan tidak mengangkat semua batu2 kita. Saat kita bertumbuh, sebuah batu yang berat akan mampu kita kalahkan dan mengangkat batu2 berat itu.

Jangan meminta Tuhan selalu mengangkat batu2 masalah kita namun mintalah Tuhan mendewasakan kita agar kita semakkn kuat untuk mengangkat masalah2 kita.

Orang yang menantikan Tuhan akan menjadi seperti Rajawali yang terbang tinggi mengatasi setiap badai.

Tuhan mau kita menjadi gereja Tuhan. Inilah Batu Karang. Tertanam dan setia pada visi yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

Ps. Daniel Hadi Shane

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan Yang Tepat

Amsal 22:24-25  Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, 
supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri.

Manusia membutuhkan teman. Manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi makhluk yang mampu bersosialisasi dan hidup dengan komunitasnya. Kita semua butuh teman! Tapi teman bukanlah segalanya.

Jika Anda bergaul dengan orang yang suka makan pedas, bisa jadi Anda akan memberanikan diri mencoba makanan pedas dan akhirnya ketagihan dengan sambal! Atau jika kita bergaul dengan orang yang pemarah, tak sabaran, maunya cepat-cepat dan emosi, maka Andapun akan terbiasa dengan hal itu dan menjadi gaya hidup Anda juga.

Kitab Amsal adalah kitab yang luar biasa dengan hikmatnya. Bukan hanya mengandung banyak rahasia, namun mengungkap banyak kebenaran, nasehat, ajaran dan peringatan secara blak-blakan dan sangat jelas.

Bagaimana dengan pergaulan kita? Semua orang butuh teman. Pilihlah teman dekat yang berkenan di hadapan Tuhan dan persembahkan persahabatan kita untuk menghasilkan buah yang manis buat Tuhan. Ada banyak macam buah dari persahabatan di dunia, ada yang membangun dan ada yang menghancurkan.

Adapun orang yang individualnya tinggi dan lebih nyaman hidup tanpa ikatan dan seorang diri, tanpa sosialisasi yang banyak. Ada juga orang yang sangat membutuhkan sosialisasi dan tak bisa sendirian. Dia akan mencari teman dan teman yang akan memuaskan kerinduannya. Keduanya ekstrim kanan dan ekstrim kiri. Alangkah baik kita menyerahkan keegoan ataupun kehausan jiwa kita kepada Tuhan.

Tuhan tahu cara yang tepat mengatur dan memimpin hidup kita. Tak ada pertemuan yang kebetulan. Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang2 yang mengasah jiwa kita, menguatkan, menguji, mencintai, melukai dan memproses kita. Pilihlah untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ngomong Ga Tepat Waktu!

Sebuah perenungan..

BERKATA TEPAT PADA WAKTUNYA. 
Amsal 15:1-2
Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. 
Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan. 

Siapa yang suka dengan jawaban pedas? Setiap orang menginginkan perkataan yang lembut dan penuh damai. Tapi banyak orang suka berkata-kata pedas dan melukai hati orang-orang di sekitarnya. Cobalah kebenaran sari ayat ini. Jika kita mampu menguasai hati kita dan berkata-kata dengan lembut, maka kegeraman dan kemarahan orangpun akan surut. Percaya? 

Amasal 15:4

Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. 
Amsal 15:7
Bibir orang bijak menaburkan pengetahuan, tetapi hati orang bebal tidak jujur. 


Lidah yang lembut pastilah didapat dari hati yang sudah dilembutkan oleh Roh Tuhan. Kelemahlembutan adalah salah satu bagian dalam buah roh yang menyenangkan hati Tuhan. Lidah lembut bukanlah lidah licik yang berkata-kata lembut untuk motivasi yang lain, atau berpura-pura. Lidah lembut tentulah berasal dari Roh Kudus yang lembut, dan itulah kehidupan. 

Amsal 15:18
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan. 


Sabar.. Sabar.. 
Tidak mudah melakukannya bukan? 
Berkali-kali mungkin kita sering kehilangan kesabaran dan menjadi marah. Saat marah dan tidak menguasai diri, kita membuat banyak kesalahan dan akhirnya pertengkaran hebat dimulai. Orang sabar akan memadamkan amarah. Kesabaran adalah salah satu buah roh yang sangat penting juga. Bayangkan bagaimana reaksi umat Tuhan di zaman Kisah Para Rasul yang teraniaya dan dibunuh dengan keji? Mereka menderita tapi bersabar dan teguh dalam kesetiaan kepada Tuhan. Mereka tidak dikuasai dengki, kebencian atau keringinan membalas dendam walau melihat keluarga mereka mati dibunuh. Kesabaran yang luar biasa! Oleh karena itu kesabaran juga adalah buah dari orang yang telah bergaul dengan Roh Kudus. 

Amsal 15:23
Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya! 

Berkatalah tepat pada waktunya. Jika kita tidak peka dengan keadaan dan sembarang bicara, kita memperkeruh keadaan. Perkataan yang tepat pada waktunya sangatlah penting. Kita perlu dipimpin Tuhan bukan hanya dalam perkara-perkara yang terlihat besar di mata kita, namun dalam hal sekecil apapun, kita memerlukan pimpinan Tuhan. Untuk berkata sesuatu, ataupun untuk saatnya diam. 

Amsal 15:28
Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat. 

Orang fasik, kata Amsal, suka mencurahkan hal-hal jahat dengan mudahnya. Isi hatinya dicurahkan begitu saha tanpa pertimbangan. Perkataannya akan menjadi jerat bagi dirinya sendiri. Orang yang bijak tidak mudah menjawab dengan sembarangan. Orang bijak akan menimbang dan bertanggungjawab dalam perkataannya. 

Amsal 15:30
Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan tulang. 

Amsal 15:33
Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Eit! Kamu Salah Bergaul!

Amsal 13:20  Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.


Pergaulan. Dengan siapa anda bergaul, anda akan semakin serupa dengannya. Percayakah anda hal ini? Dahulu saya tidak suka sayuran, tapi pada masa kuliah, saya selalu melihat teman saya suka memakan sayur saat kami makan siang bersama. Hal itu membuat saya ingin mencoba memakan sayur! Dan herannya sampai hari ini saya semakin suka aneka sayuran sebagai lauk. Kebiasaan lama saya berubah karena pergaulan.

Saat saya bergaul dengan orang yang berani melangkah dengan iman, dengan berani bersaksi dan berkhotbah, saya semakin dibangun dan semakin berani melangkah dengan iman pula. Apapun dalam pergaulan anda akan menular kepada anda dan demikian juga sebaliknya.

Oleh sebab itu, bergaullah dengan orang bijak, kata Amsal. Jika kita bergaul dengan orang bebal yang sukar berubah dan ditegur, maka jalan kitapun akan ikut malang dan tidak bahagia pada akhirnya.
Dunia bahkan mengajarkan, jika ingin sukses, bergaullah dengan orang sukses! Maka kita akan belajar cara berpikir mereka, langkah mereka, keberanian dan tindakan mereka, semua akan terbangun didalam diri kita, pelan tapi pasti.

Pergaulan yang buruk sungguh merusak kebiasaan-kebiasaan atau bahkan sifat-sifat baik kita. Tuhan Yesus dan para murid memang bergaul dengan para pemungkut cukai dan pelacur, mereka duduk di antara mereka. Namun Yesus tidak dipengaruhi oleh cara hidup yang penuh dosa, justru Yesus berkuasa mengubahkan mereka yang bergaul dengan Yesus menjadi sadar san berubah.

Ada banyak orang menjadi sok kuat dan mengira dapat mengubah sahabat-sahabatnya menjadi lebih baik, namun tanpa disadari justru dialah yang menjadi lebih buruk. Kita harus memiliki Kristus dan tertanam di dalam kebenaran sebelum anda berani bergaul secara mendalam dengan orang-orang yang bebal, berdosa ataupun jahat. Hanya Yesus yang sanggup mengubahkan mereka dan bukan diri kita! Kita perlu kuasa dan terang Roh kudus sehingga dengan siapa kita bergaul, orang lain akan melihat Kristus di dalam kita dan hidup mereka diubahkan oleh Tuhan.

Pergaulan yang mendalam dengan orang berdosa akan membuatkita yang belum. Berakar dalam kebenaran akan terseret oleh dosa itu.
1 Timotius 5:22  Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu.

Jangan terbawa dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu. 
Bukankah hal ini jelas bagi kita? Bergaul dengan siapa saja tidak dilarang, namun apakah persahabatan kita membangun? Berguna? Atau hanya menambah dosa dan menumbuhkan sifat-sifat buruk dalam diri kita? 

Amsal 14:15  Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya. 

Bijaklah dalam bergaul. Miliki Terang Kristus agar orang lain yang bergaul dengan kita, dapat melihat Yesus dan diselamatkan. Amin. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku pernah Sakit Hati!

Amsal 12:16  Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh.

Pernah merasa sakit hati? Tentu saja pernah bukan? Hati kita diciptakan dengan segala macam jenis emosi di dalamnya. Saat kita merasa orang lain menyakiti kita, bertindak tidak adil kepada kita, maka jangan langsung mempercayai apa yang anda rasakan dan pikirkan! Percayalah bahwa pikiran dan perasaan anda sangat bisa menipu anda dan mempermainkan akal sehat anda.

Banyak orang sakit hati tanpa dasar yang benar, tapi bagi mereka, sudah cukup banyak alasan pembenaran yang membenarkan kepahitan dan luka mereka.


JANGAN LEKAS PERCAYA PADA PIKIRAN DAN PERASAAN ANDA!
Pikiran anda belum tentu benar. Saat kita terus dipaparkan dengan sebuah pemikiran tertentu, kita bisa masuk dalam fase "cuci otak" untuk membelokkan cara pikir kita. Pikiran kita begitu mudah ditipu oleh iblis. Pikiran adalah medan pertempuran terhebat! Jangan langsung mempercayainya. Tapi ujilah segala sesuatu. Ijinkan Roh Kudus menenangkan pikiran anda sehingga Roh Kudus bisa memimpin kita untuk berpikir dengan benar. Mengapa ada orang yang disesatkan? Karena pikiran mreka sudah bengkok dan tidak lagi bisa menerima kebenaran. Mereka bersikeras dan tidak merasa bersalah dalam penyesatan mereka.

Pikiran memiliki kekuatan luar biasa. Pikiran menentukan karakter dan sikap seseorang. Pikiran menjadi dasar perbuatan-perbuatan baik ataupun jahat.
Pikiran yang salah dapat menular pada banyak orang, dan pikiran yang sehat akan membangun perkara-perkara yang indah.

Sekali lagi, jangan langsung percaya dan mengungkapkan begitu saja apa yang ada dalam pikiran anda. Tenanglah supaya anda bisa berdoa dan membedakan mana pikiran dari Tuhan, dari manusia, atau dari iblis.

Selain pikiran, perasaan adalah hal yang sangat sukar dipahami dan tak menentu. Orang yang dipimpin oleh perasaan, akan mudah sekali merasa moodnya berubah-ubah. Semua dinilai dari perasaan saja. Perasaan kita perlu dibasuh oleh Roh Kudus setiap hari. Perasaan manusia mudah dikendalikan oleh keadaan, oleh ikatan dengan orang-orang di sekeliling kita. Perasaan perlu kita serahkan setiap hari di atas mezbah Tuhan agar kita juga menyalibkan perasaan kita dan belajar memakai perasaan Kristus yang sesuai dengan kebenaran.

Amsal mengatakan bahwa orang yang mudah mengatakan sakit hati adalah orang yang bodoh. Mereka mendengarkan semua pikiran dan perasaan orang lain dan juga menganggap pikiran, serta perasaan mereka adalah kebenaran. Mereka merasa disakiti, dan terluka dan menganggap diri mereka yang benar. Berhati-hatilah untuk menyatakan sesuatu. Semakin banyak kita berkata-kata dalam kebodohan, maka semakin banyak pula pelanggaran kita dalam berkata-kata. Kata-kata kita dapat dipakai untuk membangun atau menghancurkan banyak perkara yang indah. Perkataan dapat memperkuat sebuah hubungan atau menghancurkan ikatan persaudaraan.

Amsal 12:18  Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. 

Mazmur 141:3-4  Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku! 
Jangan condongkan hatiku kepada yang jahat, untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang fasik bersama-sama dengan orang-orang yang melakukan kejahatan; dan jangan aku mengecap sedap-sedapan mereka. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Saat Menyimpan di Masa Sukar

Puji Tuhan jika saat2 ini engkau diberkati Tuhan! Saya sering melihat berkat dan pemeliharaan Tuhan itu cukup dan tepat pada waktunya. Pas buat membayar cicilan kita, pas buat membayar kebutuhan kita, pas untuk menyekolahkan anak2 kita dan lain sebagainya.

Tuhan Pemelihara kita!
Ada saat menabur.

Ada saat menuai.

Saat pekerjaan kita diberkati jangan lupa untuk rajin "panen". Dan jangan bermalas2an bekerja. Jangan memboroskan uang dan harta kita dengan tidak bijak. 

Amsal 10:5  Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu.

Sungguh mengherankan orang2 yang diberkati dalam pekerjaannya dan baru mengumpulkan sedikit namun gaya hidup nya langsung berubah menjadi sebuah pemborosan.
Makan yang mahal2, pakaian yang bermerek, pergi jalan2 ke luar negeri dan lain sebagainya. Sedang kita lupa bahwa selain musim panen akan ada datang musim2 kekeringan yang bisa melanda kita.

Pandai2 lah menyimpan uang kita.
Bijaklah menggunakannya.

Saat Yusuf bekerja pada Raja Mesir. Dia mendapat hikmat yang luar biasa. Dia mengumpulkan 7 tahun masa kelimpahan dengan mengerahkan seluruh tenaga untuk mengumpulkan hasil ladang dan mengisi lumbung2. Tapi setelah itu datanglah musim kekeringan yang luar biasa sehingga semua orang menderita dan mengharapkan bantuan darinya.

Jika ada berkat sekarang. Simpan dan gunakan dengan bijak. Jika musim kering datang, jangan menyalahkan Tuhan tapi jangan takut menggunakan berkat yang sudah Tuhan berikan untuk kebutuhan kita. DIA TAU CARA MEMBERKATI KITA.
DIA MENCUKUPI KEBUTUHAN KITA

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hati-hati Bermain Api!

Sungguh malu melihat berita2 mengenai kejatuhan pendeta2 dalam dosa dan diekspose di media. Terkadang berita itu soal kejatuhan penyimpangan seksual, kejahatan keuangan, perselingkuhan, dan sampai pembunuhan.


Menyandang sebuah gelar pendeta atau hamba Tuhan memang tidak mudah. Seluruh hidupmu akan dituntut untuk sempurna seperti Yesus. Orang akan lebih menyorot kepada anda dan memperhatikannya.

Sungguh sedih apabila generasi demi generasi kehilangan para panutan dan pemimpinnya. Kehilangan sosok yang harusnya bisa menjadi ayah dan ibu rohani namun begitu mengecewakan.

Apa Tuhan tidak memperingatkan mereka?

Saya percaya Tuhan pasti sudah memperingatkan mereka. Tuhan berbicara dan berseru kepada kita dalam kejatuhan kita namun kita mengabaikan peringatanNya. Akhirnya kita dipermalukan oleh dosa kita sendiri.

Amsal 6:27-28  Dapatkah orang membawa api dalam gelumbung baju dengan tidak terbakar pakaiannya? 
Atau dapatkah orang berjalan di atas bara, dengan tidak hangus kakinya? 

Siapa yang bermain api dan menyembunyikannya, pasti akan terbakar oleh api! 
Yang berjalan dia atas bara api juga pasti akan terluka. 

Dosa tidak bisa diabaikan dan diremehkan! Dosa menyusup dalam hidup kita dan menipu kita bahwa semua akan baik2 saja. Bahwa Tuhan akan ampuni dosa kita. 

Seorang nenek bercerita pada saya sepulang gereja. Cucu laki2nya yang masih kecil merengek meminta membelikan snack tertentu. Dan neneknya beralasan bahwa dia tidak berani membelikan karena takut dimarahi mama. "tanya mama dulu saja" kata nenek itu. 
Cucu kecil itu dengan enteng menjawab 
"Dak papa, nanti kan diampuni dosanya ama Tuhan!". Lucu bukan? 

Tapi bagaimana jika kita yang menjawab itu pada Bapa di Surga? 
Kita tahu dosa itu menjatuhkan dan akan membakar kita. Orang yang mengijinkan celah terkecil dalam hidupnya dan tidak membereskannya akan jatuh begitu dalam dan semakin dalam. Sedang hati kita semakin tebal sambil berkata "Oh tak apa! TUHAN akan ampuni dosa2ku!" 

Betapa kita sedang mempermainkan kasih karunia Tuhan! 
Tuhan lebih menghargai pengakuan jujur kita dalam bergumul melawan dosa dengan air mata daripada kita mempermainkan kemurahan Tuhan! 
Ada saatnya Tuhan sendiri akan ijinkan kita dipermalukan didapan semua orang. 
Apakah anda mau? Tidak bukan? 

Kejatuhan pendeta2 itu begitu terkenal dan beritanya cepat sekalu menyebar kemana2. Bagaimana jika kita menantang diri kita. Jika itu adalah kita? Jika dosa2 kita dibeberkan di depan umum? Jika medsos meliput narasi kejatuhan kita? Apakah anda berani? 

Banyak orang sembunyikan dosanya didalam topeng bergereja dan pelayanan. Tapi sesungguhnya mereka belum mengalami kelahiran baru. Ada lebih banyak lagi dosa dari jemaat dan pendeta yang tidak dikenal orang. TAPI, TUHAN MELIHAT SEMUANYA. 
TUHAN MELIHAT DOSA KITA. 

Jangan bangga apabila sepertinya gereja kita baik2 saja. Berdoalah dan berjagalah. Sebab mungkin lebih banyak lagi dosa2 tersembunyi pada saudara2 kita di gereja. Bahkan pada orang2 yang terdekat dengab kita. 

Berjagalah atas diri kita. 
Atas hati kita. 
Atas pikiran kita. 
Jangan bermain api. 
Jangan menyembunyikan api dosa. 
Apa yang kita tabur dalam dosa, akan kita tuai dalam penghukuman. 






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DOKTRIN

Banyak kalangan memperdebatkan DOKTRIN. Mana yang paling benar? Bahkan banyak orang saling mengecam si atas mimbar bahwa doktrin lainnya itu sesat dan lain sebagainya. Saudaraku, bedakan antara kita menyampaikan kebenaran Firman Tuh
an dan mengecam ajaran yang sesat dengan mengecam gereja Tuhan yang adalah milik Kristus. Ada perbedaan antara keduanya. Kita tidak bisa dikatakan bersaudara dengan orang yang tidak mengaku Kristus sebagai Tuhan, tapi mengakui Yesus secara sebagian atau ajaran yang menyimpang.

Namun kita perlu berdoa untuk gereja-gereja-Nya di akhir zaman ini, akan makin dimurnikan dan tidak saling mencari kesalahan atau hidup dalam DOKTRIN buatan manusia.

Bagaimanapun DOKTRIN adalah buatan manusia. Doktrin adalah pengetahuan manusia yang dilihat dari sebuah atau beberapa sudut pandang tentang Firman Tuhan. Sebuah doktrin yang di buat manusia tidak akan mungkin memahami kedaulatan dan kemahatauan Tuhan secara menyeluruh.

Kebenaran Tuhan yangg mutlak sudah jelas....bahwa keselamatan hanyalah melalui Kristus. Kelahiran baru adalah sebuah proses menjadi serupa dengan Kristus....
Tuhan memang maha Tahu dan sempurna... tetapi kemahatauan Tuhan itu sebanding dengan kemurahanNya..,

Mari kita melangkah lebih lanjut dari memahami, terpesona dengan kebenaran Tuhan dan mulai melangkah hidup dalam kebenaran-Nya...
Mari kita menceritakan kemurahan-Nya dan mengabarkan injil ini ke siapapun..

Banyak belajar tidak akan menambah kebenaran.... karena kebenaran itu mutlak.
Banyak bertindak dan menjangkau jiwa jauh lebih berharga ....

Manusia dengan ego, pikiran dan keterbatasan organ otak kita, tidak akan pernah mampu memahami semua-Nya...
Iman bertumbuh karena pengetahuan dan seharusnya iman yang bertumbuh itu adalah bertindak dalam kerinduan yang mendalam..agar dalam semngat kasih Kristus dapat menjangkau jiwa-jiwa  yang terhilang....


Ps. Daniel Hadi Shane
Christ Mercy Center (CMC)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tuhan ada ditengah Virus Corona

Bagi kita yang sedang mengalami wabah ini mungkin peristiwa pandemi global ini tidak akan dapat kita lupakan begitu saja. Orang kehilangan nyawa tiba-tiba, kehilangan keluarga, orang tuanya tanpa bisa mengiringi dalam pemakaman yang selayaknya, jemaat kehilangan ayah rohaninya.. Oh keadaan yang mengerikan telah terjadi. Seperti tulah sakit penyakit
dan bencana yang tak tau kapan kesudahannya.
Kita tidak akan lupa hari-hari ini.
Bahkan umat Tuhqn tidak dpaat bersekutu karena penularan virus yang begitu ganas ini. Semua harus membatasi jarak dan berdiam di rumah. 

Bahkan mungkin beberapa bulan lalu, kita tidak menyadari hal seperti ini bisa terjadi atas dunia. Kita merasa semua baik-baik saja. Tapi Hari Tuhan datang seperti pencuri! Kita sudah hidup dalam penggenapan akhir zaman!
Segalanya berubah dengan cepat. Dan hal yang lebih mengerikan bisa saja terjadi lebih dari yang sekarang.

Apa pesan yang harus kita bawa buat Generasi ini? Apakah kita akan terus berkata "semua aman! Semua aman! Malapetaka masih jauh!"
Saya teringat akan teguran Tuhan pada nabi-nabi palsu dalam Kitab Yeremia 14:13-14. Saat bangsa Israel hendak menghadapi penampian dan penghukuman, didikan Tuhan dalam pembuangan di Babel, nabi-nabi itu tidak percaya. Mereka menyerukan "Kamu tidak akan mengalami perang dan kelaparan! Damai sejahtera!"
Di Kitab Yehezkiel 13:10, nabi-nabi palsu juga berseru "Damai sejahtera! Damai!"
Sedang cawan amarah Tuhan sedang terjadi buat bangsa itu.

PESAN APA YANG HARUS GEREJA KATAKAN DITENGAH WABAH VIRUS?

Benae, kita harus mewartakan agar kita tidak panik dan kehilangan pengharapan. Tapi kita harus mewartakan kebenaran dan teguran Tuhan di akhir zaman. Serukan pertobatan! Serukan pemurnian! Serukan penghakiman Tuhan!

Waktunya sudah sangat singkat..
Kedatangan Tuhan tidak ditangguhkan lagi.
HARI TUHAN DATANG SEPERTI PENCURI!

Kita mendengar setiap hari angka kematian terus melonjak di dunia. Orang-orang negara Barat yang tetap bebal dan meremehkan hal ini menjadi sasaran empuk bagi tulah penyakit ini. Mereka tidak takut akan penghakiman Tuhan! Yang penting mereka tetap berpesta!

Lukas 21:34  "Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.

Kita harus membatasi gerak tubuh kita dan berdiam, berdoa. Tapi bukan berarti gereja harus diam dan tidak bergerak. Jangan meremehkan virus ini. Mungkin saja ini adalah bagian dari Hari Tuhan yang lebih mengerikan.
Sudah siapkah kita?

Sebuah pesan Tuhan datang beberapa tahun lalu dari tahun ini (2020). Kami mendengar sepintas lalu dan melupakannya. Namun setelah semua kejadian ini, kami diingatkan bahwa Tuhan sudah memperingatkan kita. Dan semua pasti akan terjadi sesuai penggenapannya. Bukan berarti Tuhan tidak sayang kepada manusia. Saat Tuhan menghukum Mesir dengan tulah dan kematian, umat Tuhan disuruh berdiam di rumah dan mengoleskan darah korban di ambang pintu rumah mereka. Itu terjadi pada saat permulaan Paskah, dan ini juga yang akan kita peringati sebentar lagi walau di tengah wabah ini

Keluaran 12:1-13  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir: 
"Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.
Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga.
Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang.
Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing. 
Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.
Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya.
Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit.
Janganlah kamu memakannya mentah atau direbus dalam air; hanya dipanggang di api, lengkap dengan kepalanya dan betisnya dan isi perutnya.
Janganlah kamu tinggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api.
Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN. 
Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN. 
Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir.

Perjanjian lama yang sungguh ajaib! Tuhan menyuruh mereka melakukan ini dan itu. Ketaatan kuncinya! Darah melambangkan perlindungan darah Yesus. Melambangkan pengorbanan Yesus. Ketaatan mereka dan iman mereka malam itu telah meluputkan mereka dari maut. Bagaimana dengan kita?
Apa yang Tuhan suruh buat kita lakukan di tengah wabah? Kita tidak harus berdiam, sembunyi dan ketakutan. Kita harus taat, berdoa dan melakukan yang Tuhan perintahkan.

APA PESAN TUHAN BUAT KITA?
Serukan suara keselamatan, pertobatan dan kedatangan Tuhan! Mengerikan? Ya! Hari Tuhan memang sungguh dasyat.

2 Petrus 3:10-13  Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.  
Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup 
yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.
Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CURAHAN HATI JANJI SEORANG GEMBALA

Aku ingin menuliskan perasaanku, pagi ini ...

Tuhan..

Aku ingin mengenggam tangan kawanan kecil  yang dipercayakan padaku selamanya.

Mengusir singa dan anjing liar dari kawanan kecil yang Kau percayakan padaku.

Walau tangan dan kaki terluka,hati hancur tercabik,aku relakan agar mereka mengenal kasih dan kemurahan Bapa.

Aku berjanji, mengiring mereka masuk dalam tanah perjanjian yang penuh susu dan madu.

Tetapi mungkin tak selamanya tangan ini bisa.

Mungkin tak selamanya kekuatan ini ada.

Mungkin tak selamanya raga ini menjadi milikku.

Namun Jika saat itu harus terjadi,aku berharap tangan mereka semakin kuat dan perkasa.

Menjadi domba yang mampu mengalahkan setiap lembah dan bukit 

bersama sang gembala Agung mereka.

Mungkin tak semua dapat mengingat semua cerita tentang aku.

Tetapi semua akan mengingat yang akan datang yang akan diperlengkapi dengan anugrah dan kemurahan

Saat malam tergelap itu tiba,saat aku tak terbangun lagi dari raga ini.

Saat itu cahaya terang akan menanti.

Bersama dengan awan saksi dan segala kemenangan yang Tuhan nyatakan.

Menjadi pelayan roh di rumah Bapa yang kekal.

Menjadi cerita baru dalam kekekalan.

Pagi ini,hanya ini doaku,berjanjilah untuk menjaga mereka dalam kehangatan KasihMu.

Berjanjilah sebetapa kuat mereka ingin keluar dari rencanaMu..dari kasih dan setiaMu..

Paksakan mereka untuk kembali dalam pangkuanMu selamaNya.


DHS 21 10 2004


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Terus Terang Kamu Terang Terus

Sudah berapa lama anda kenal Tuhan Yesus? Sudah berapa lama anda mengikutNya? 
Mungkin ada yang lebih dari 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun atau 40 tahun. 

Apakah anda puas ikut Tuhan Yesus? 
Apakah anda bangga menjadi pengikutNya? 
Apakah anda bertumbuh? 

Seperti halnya seorang bayi menjadi anak dan remaja kemudian menjadi orang dewasa yang mampu mengemban tugas, Tuhan rindu kita mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam mengikut Dia. 

Pertumbuhan tidak ditentukan oleh berapa lama anda ikut Tuhan Yesus. 
Saya memiliki beberapa benih tanaman yang saya tanam bersama2. Namun mengherankan dalam beberapa minggu 

muncul tunas2 muda yang berbeda2 pertumbuhannya. Saya bertanya2 apakah yang membuatnya demikian? 
Satu halnya karena tanahnya yang berbeda, lainnya adalah soal saya menempatkan pada pencahayaan yang beda dan curah hujan yang berbeda. Lain halnya lagi karena pot yang terlalu kecil. 

Disana saya melihat perbedaan dalam pertumbuhan walaupun awal benih yang sama. Tapi jatuh di tanah yang berbeda akan lain hasilnya. Penanganan yang berbeda akan lain pula hasilnya. 

Amsal 4:18-19  Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. 
Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung.

Amsal mengatakan inilah jalan orang benar. Orang yang hidup dalam kebenaran Tuhan akan semakin bercahaya dan naik ke atas. Hidupnya akan semakin menampakkan cahaya kemuliaan Tuhan. Tapi orang fasik jalannya akan gelap dan mudah sekali jatuh tersandung. Sungguh berbahaya dan mengerikan ada dalam kegelapan! 

Apakah anda semakin ke atas? 
Ataukah stagnan? Tidak berbuah tidak berdampak, serta tidak bercahaya? 

Dunia harusnya melihat terang Kristus didalam kita. Kita sudah ditanam oleh Kristus dan Dia siap memberi pertumbuhan kepada kita. Sayangnya kita memilih jalan yang salah. Ditanam oleh tangan2 yang salah ditempat yang tidak seharusnya. 
Kita ada dalam rumah rohani yang salah yang sebenarnya bukan rumah Ilahi tapi perusahaan atau bisnis gereja yang bahkan mengajarkan pengajaran2 menyimpang pada anda.
Atau anda sudah ditanam pada rumah dan tanah yang tepat tapi anda juga tidak bertumbuh. Perhatikan cara anda menyikapi masalah. Menyikapi panasnya Matahari dan curah air hujan. Saat respon kita tidak baik, tidak mau dibentuk, tidak mau diproses, tidak mau taat, tidak mau dipulihkan.. Maka yang terjadi adalah pertumbuhan kita akan stagnan. 

Mudah bagi benih untuk tumbuh. Susah bagi benih menjadi tanaman yang indah karena tidak semua benih berhasil tumbuh. 
Banyak orang yang menerima benih mimpi dari Tuhan, kerinduanNya. Namun benih itu mati, hidupnya biasa saja dan merasa baik2 saja tapi sesungguhnya dia tidak semakin bertumbuh. Tuhanlah yang menilai pertumbuhan kita. Bukan menurut standar kita. 
Bagi seseorang, bekerja, menikah, pelayanan terjadwal sudah cukup bagi mereka. Tidak perlu pelayanan tambahan lainnya seperti menjangkau jiwa terhilang, melakukan misi2, memberkati ladang2 pelayanan, dll. Cukuplah itu!
Tapi tunggu dulu! Benarkah itu kerinduan Tuhan atas hidupmu? Banyak orang suka dengan jalan yang normal dan aman tapi tidak memikirkan kemungkinan bahwa Bapa ingin sebuah jalan yang berbeda. Anda berpikir bahwa tidak ada misi khusus bagi anda. Cukup pelayanan sesuai jadwal di gereja. Cukup memberi sekedarnya. 
Tanpa ketaatan dan penyerahan total pada Sang Pemberi Pertumbuhan, bagaimana kita mungkin bisa bertumbuh dengan baik? 


Dimanakah terangmu? 
Terang tidak dapat disembunyikan. 
Hidup kita tidak akan tersembunyi. Engkau adalah buku yang terbuka yang dapat dibaca semua orang! 
Pertanggungjawaban kita adalah kepada Tuhan dan manusia. Oleh karena jagalah hati kita sebagai sumber kehidupan. (Amsal 4:23).
Biarkan dunia melihat terangmu!
Biarlah pertumbuhanmu diketahui semua orang. 
Biarlah kita dapat menuntun orang lain kepada terang Kristus. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 M Jaminan Sang Gembala Agung

Mazmur 23:1-6

23:1. Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.


Pada saat perjalanan ke luar kota, saya melintasi pedesaan yang dihiasi dengan sawah, sungai ataupun pepohonan. Ini bukan pemandangan yang asing buat kita yang tinggal di Indonesia. Tiap perjalanan dari kota ke kota apalagi di Pulau Jawa, kita akan melihat pemandangan yang menyejukkan mata ini.
Suatu saat, beberapa waktu lalu, saya tertuju pada pemandangan di tepi jalan sebelah kiri saya. Ada kerumunan domba atau kambing yang sedang mencari makan di rerumputan. Sedang tidak jauh dari sana ada seorang Bapak bertopi petani yang sederhan, duduk sambil memegang semacam tali? atau tongkat? lupa.. hehe..dia duduk mengawasi domba-domba yang sedang makan itu. Pikiran saya terlintas tentang bagaimana Tuhan Yesus memberi sebuah ungkapan dan kiasan yang mudah untuk kita pahami, bahwa Dia adalah GEMBALA yang baik buat domba-domba-Nya, yaitu kita.

HUBUNGAN PRIBADI

1. MENYEDIAKAN KEBUTUHAN

Sebagai Gembala Agung, Dia tidak pernah lalai menyediakan kebutuhan para domba-Nya. Sang Gembala lebih tahu apa yang domba-Nya butuhkan, walau seringkali si domba senang mencari mekanan bagi mereka sendiri, dan lebih memilih apa yang menurutnya paling baik.
Bukankah kita seperti itu? kita sering memilih apa yang kita "PIKIR" yang terbaik, namun lupa bahwa Sang Gembala lebih tahu apa yang jadi kebutuhan kita yang paling mendasar.

Seorang anak menjerit dan menangis bahwa dia tidak mau obat yang pahit, dia merasa membutuhkan gula-gula manis untuk menyamankan sakit yang sedang dideritanya, tapi sang Ayah tahu bahwa anaknya tidak boleh memakan gula manis sekarang, namun harus meminum obat yang pahit.
AYAH dan GEMBALA SURGAWI kita tahu apa yang benar-benar kita butuhkan, maukah kita berani mempercayakan seluruh kerinduan dan hasrat kita kepada-Nya?

Seorang muda sangat kesepian dan bagi dia, dia sedang membutuhkan seorang pasangan dari lawan jenis yang mencintainya, menerimanya dan menemaninya setiap saat. Tapi di mata Bapa, mungkin ini bukanlah kebutuhan mendasar bagi orang muda itu. Mungkin saja orang muda itu lebih membutuhkan PEMULIHAN gambar dirinya dan pemulihan pendamaian dengan Ayahnya di bumi.



2. MEMBARINGKAN

Sang Gembala tahu saat dimana domba-domba-Nya sudah merasa letih dan lelah.Terkadang si domba tetap saja tidak sadar bahwa dirinya sedang butuh istirahat. Banyak dari kita juga yang mungkin "GILA KERJA", "GILA PELAYANAN", tidak bisa berhenti berpikir..bagaimana ini..bagaimana itu..dan aku harus berpikir ini dan itu!. Apakah anda seperti ini? Saya sering harus memaksa diri dan pikiran untuk jangan berpikir :) karena tipe pemikir adalah tipe yang paling sukar untuk menerima mujizat! O..O...
Ya! tipe pemikir akan selalu mencari cara sendiri, kurang mempercayai kuasa dan karya kerja Bapa, susah beriman, susah percaya apabila tidak melihat.

Kita perlu DIBARINGKAN..walau terkadang dengan "Paksa" 
Mungkin anda heran, tiba-tiba saja anda sakit dan terpaksa berbaring di rumah, nah! mungkin ini saatnya membaringkan diri dan mulai belajar percaya! Bahwa bukan apa yang kita kerjakan saja yang akan menghasilkan, namun karya Tuhan jauh lebih besar dari apapun!


3. MEMBIMBING 

Gembala yang baik membimbing dengan kasih bukan dengan menggurui namun membimbing dengan kasih dan didikan. Mendidik itu beda dengan hanya sekedar mengajar. Bapa kita membimbing, menuntun setiap langkah demi langkah kita kepada Jalan Kebenaran yang penuh kehidupan. Dia membimbing kepada TUJUAN ILAHI yang SEMPURNA, TANAH PERJANJIAN yang kekal.

4. MENYEGARKAN

Gembala kita tidak mau domba-domba-Nya mengikuti Dia dengan wajah cemberut dan kesedihan. Namun Dia mau kita mengikuti Dia dengan gembira, bahagia dan segar. Dia menyegarkan jiwa kita, hati kita dengan kebaikan dan cinta-Nya yang selalu baru setiap hari.


5. MENUNTUN

Seperti seorang anak kecil yang sedang digandeng ayahnya saat berjalan di kerumunan banyak orang. Anak kecil itu akan tersesat apabila ayahnya tidak menggandeng dia dan menuntunnya. Bapa kita Gembala yang menuntun. Dia bukan Gembala yang membiarkan. Dia mau menggandeng kita dalam segala yang kita alami dalam setiap masa kehidupan kita.

6. MENYERTAI

Bapa berjanji terus menerus dan mengingatkan kita semua, bahwa Dia adalah Tuhan yang tidak pernah dan tidak akan sekali-kali meninggalkan kita. Apakah anda pernah merasa ditinggalkan Tuhan? Saya pernah! Namun perasaan saya pada saat itu, tidak bisa menjadi bukti bahwa Tuhan benar-benar telah meninggalkan saya. Saya sedang kalut, jiwa saya kacau, dan saya sedang meraba-raba jalan Tuhan, atau mungkin saya sendiri telah sesat hati dan sesat pikiran. JANGAN MEMPERCAYAI PERASAAN ANDA! percayai Firman Tuhan melebihi semua perasaan kita.
Percayai JANJINYA, melebihi mempercayai hati dan pikiran kita sendiri.

7. MENGHIBUR

Bukankah anda sering menyadari ini? Saya sering mendapati bagaimana Tuhan menghibur hati saya dengan cara yang tak terduga. Cara Gembala kita menghibur kita dengan cara yang berbeda-beda dan tidak selalu harus memberikan semua yang kita inginkan agar kita menjadi terhibur. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS