RSS
Container Icon

Dibalik Mujizat Makan 5000 Orang

 

Ada kisah spektakuler dalam Alkitab dimana Yesus memberi makan 5000 orang dan sisa 12 bakul dan bahkan setelahnya ada mujizat Yesus memberi makan 4000 orang dan sisa 7 bakul.

Markus 6:30, Lukas 9:10
Betapa luar biasa karakter pelayanan dari Yesus, bahkan saat Ia dan tim muridnya letih karena pelayanan, Ia tetap mau melayani jiwa2 yang tak tergembalakan.
Pelayanan seperti ini perlu kita teladani. pelayanan yang tidak egois, menerima, mengajar dan menyembuhkan.

Begitu banyak orang kelaparan saat itu. Yesus bersikeras bahwa murid2Nya harus memberi mereka makan, padahal uang hanya 200 dinar takkan cukup memberi makan ribuan orang itu.

Pelayanan memang membutuhkan dana, namun Tuhan sanggup mencukupkan apa yang menjadi proyekNya dengan caraNya.

Dalam Yohanes 6 dikisahkan lebih detail dimana Yesus bertanya pada Filipus untuk menguji dia.
Filipus tinggal di area Betsaida itu dan Filipus orang yang mudah tak percaya walau ia sudah pernah melihat mujizat pertama Yesus di Kanna dimana air menjadi anggur.

Terkadang Tuhan tidak langsung menjawab masalah kita, namun berbalik bertanya pada kita untuk mengajar kita. Bukan karena Tuhan tidak tahu jawabannya, namun Ia sedang menggiring pemikiran kita agar sepikiran dengan Dia.

Seorang Anak kecil didapati memiliki 5 roti jelai yang saat itu adalah makanan orang Israel pada umumnya dan 2 ikan yang kecil. Anak ini disebut paidarion, dia masih kanak2 namun ia mau memberikan bekalnya.
Andreas dan murid2 mungkin mencibir pemberian itu dan berkata :"ah ini tidak ada artinya!"
namun Yesus mengubah paradigma mereka dan memberkati pemberian sederhana itu menjadi makanan bagi 5000 orang lebih saat itu.

Mereka makan sampai kenyang.
mengucap syukurlah atas setiap pemberian Tuhan, tanpa mengeluh dan jangan jadikan pemberian Tuhan adalah fokus kita. Orang banyak itu esoknya kembali mencari Yesus bukan karena percaya padaNya tapi karena mereka mendapat makanan.

YESUS PEDULI PADA KEBUTUHAN KITA
TAPI IA TIDAK MAU KITA BERFOKUS PADA MUJIZATNYA NAMUN PADA MANNA SEJATI, ROTI HIDUP YANG KEKAL, YAITU YESUS KRISTUS.

Mari belajar dari pelayanan Yesus, dan belajar seperti anak2 itu yang dengan rela memberikan apa yang ia miliki untuk menjadi berkat bagi banyak orang.
Tuhan Yesus memberkati.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dalam Masa Pembuangan?

Yesaya 40. Nabi Yesaya menjadi nabi di saat yang buruk diantara bangsa Israel yang ada dalam pembuangan. 

Mengapa bangsa Israel selalu jatuh bangun dalam dosa? mereka lebih percaya pada sesamanya dan guru2 palsu daripada pada Tuhan, pada Musa dan nabi2 yang Tuhan utus untuk mereka. Inilah cara iblis menghancurkan anak2 Tuhan lewat sikap permisif. Mereka menikah dengan bangsa lain. Inilah kesalahan fatal.

Saat Tuhan memanggil kita, kita tidak siap.
Apakah dari kecil kita selalu dipukul tanpa dipeluk? Hati Tuhan, Bapa menghukum untuk memperbaiki dan melepaskan kita. Tuhan tidak menghukum kita selamanya. Akan ada kisah kemenangan buat kita.

Apakah hidup kita serasa dalam pembuangan karena dosa2? Tuhan rindu memulihkan kita. Saat kita terhimpit, berserulah kepada Tuhan dan bukan pada manusia.

Jangan takut menyuarakan kebenaran. Serukanlah pada mereka yang tersesat dan yang bersalah.

Cara keluar dari pembuangan adalah jangan bergaul dengan sesamamu yang suka bergosip dan berkata2 negatif terus. Belajar percayai para pemimpin yang memiliku cara hidup yang benar di hadapan Tuhan dan bukan guru2 dan penasehat palsu. Bertobat dan berserulah kepada Tuhan.
Saat kita dalam "masa pembuangan" jangan menghujat Tuhan. Tuhan menanti saat pemulihan. Tuhan tidak pernah lelah dan lesu, tidak terduga pengertianNya.

Kita berseru Tuhan mengangkat
batu2 kita. Tapi Tuhan tidak mengangkat semua batu2 kita. Saat kita bertumbuh, sebuah batu yang berat akan mampu kita kalahkan dan mengangkat batu2 berat itu.

Jangan meminta Tuhan selalu mengangkat batu2 masalah kita namun mintalah Tuhan mendewasakan kita agar kita semakkn kuat untuk mengangkat masalah2 kita.

Orang yang menantikan Tuhan akan menjadi seperti Rajawali yang terbang tinggi mengatasi setiap badai.

Tuhan mau kita menjadi gereja Tuhan. Inilah Batu Karang. Tertanam dan setia pada visi yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

Ps. Daniel Hadi Shane

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan Yang Tepat

Amsal 22:24-25  Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, 
supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri.

Manusia membutuhkan teman. Manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi makhluk yang mampu bersosialisasi dan hidup dengan komunitasnya. Kita semua butuh teman! Tapi teman bukanlah segalanya.

Jika Anda bergaul dengan orang yang suka makan pedas, bisa jadi Anda akan memberanikan diri mencoba makanan pedas dan akhirnya ketagihan dengan sambal! Atau jika kita bergaul dengan orang yang pemarah, tak sabaran, maunya cepat-cepat dan emosi, maka Andapun akan terbiasa dengan hal itu dan menjadi gaya hidup Anda juga.

Kitab Amsal adalah kitab yang luar biasa dengan hikmatnya. Bukan hanya mengandung banyak rahasia, namun mengungkap banyak kebenaran, nasehat, ajaran dan peringatan secara blak-blakan dan sangat jelas.

Bagaimana dengan pergaulan kita? Semua orang butuh teman. Pilihlah teman dekat yang berkenan di hadapan Tuhan dan persembahkan persahabatan kita untuk menghasilkan buah yang manis buat Tuhan. Ada banyak macam buah dari persahabatan di dunia, ada yang membangun dan ada yang menghancurkan.

Adapun orang yang individualnya tinggi dan lebih nyaman hidup tanpa ikatan dan seorang diri, tanpa sosialisasi yang banyak. Ada juga orang yang sangat membutuhkan sosialisasi dan tak bisa sendirian. Dia akan mencari teman dan teman yang akan memuaskan kerinduannya. Keduanya ekstrim kanan dan ekstrim kiri. Alangkah baik kita menyerahkan keegoan ataupun kehausan jiwa kita kepada Tuhan.

Tuhan tahu cara yang tepat mengatur dan memimpin hidup kita. Tak ada pertemuan yang kebetulan. Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang2 yang mengasah jiwa kita, menguatkan, menguji, mencintai, melukai dan memproses kita. Pilihlah untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ngomong Ga Tepat Waktu!

Sebuah perenungan..

BERKATA TEPAT PADA WAKTUNYA. 
Amsal 15:1-2
Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. 
Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan. 

Siapa yang suka dengan jawaban pedas? Setiap orang menginginkan perkataan yang lembut dan penuh damai. Tapi banyak orang suka berkata-kata pedas dan melukai hati orang-orang di sekitarnya. Cobalah kebenaran sari ayat ini. Jika kita mampu menguasai hati kita dan berkata-kata dengan lembut, maka kegeraman dan kemarahan orangpun akan surut. Percaya? 

Amasal 15:4

Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. 
Amsal 15:7
Bibir orang bijak menaburkan pengetahuan, tetapi hati orang bebal tidak jujur. 


Lidah yang lembut pastilah didapat dari hati yang sudah dilembutkan oleh Roh Tuhan. Kelemahlembutan adalah salah satu bagian dalam buah roh yang menyenangkan hati Tuhan. Lidah lembut bukanlah lidah licik yang berkata-kata lembut untuk motivasi yang lain, atau berpura-pura. Lidah lembut tentulah berasal dari Roh Kudus yang lembut, dan itulah kehidupan. 

Amsal 15:18
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan. 


Sabar.. Sabar.. 
Tidak mudah melakukannya bukan? 
Berkali-kali mungkin kita sering kehilangan kesabaran dan menjadi marah. Saat marah dan tidak menguasai diri, kita membuat banyak kesalahan dan akhirnya pertengkaran hebat dimulai. Orang sabar akan memadamkan amarah. Kesabaran adalah salah satu buah roh yang sangat penting juga. Bayangkan bagaimana reaksi umat Tuhan di zaman Kisah Para Rasul yang teraniaya dan dibunuh dengan keji? Mereka menderita tapi bersabar dan teguh dalam kesetiaan kepada Tuhan. Mereka tidak dikuasai dengki, kebencian atau keringinan membalas dendam walau melihat keluarga mereka mati dibunuh. Kesabaran yang luar biasa! Oleh karena itu kesabaran juga adalah buah dari orang yang telah bergaul dengan Roh Kudus. 

Amsal 15:23
Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya! 

Berkatalah tepat pada waktunya. Jika kita tidak peka dengan keadaan dan sembarang bicara, kita memperkeruh keadaan. Perkataan yang tepat pada waktunya sangatlah penting. Kita perlu dipimpin Tuhan bukan hanya dalam perkara-perkara yang terlihat besar di mata kita, namun dalam hal sekecil apapun, kita memerlukan pimpinan Tuhan. Untuk berkata sesuatu, ataupun untuk saatnya diam. 

Amsal 15:28
Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat. 

Orang fasik, kata Amsal, suka mencurahkan hal-hal jahat dengan mudahnya. Isi hatinya dicurahkan begitu saha tanpa pertimbangan. Perkataannya akan menjadi jerat bagi dirinya sendiri. Orang yang bijak tidak mudah menjawab dengan sembarangan. Orang bijak akan menimbang dan bertanggungjawab dalam perkataannya. 

Amsal 15:30
Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan tulang. 

Amsal 15:33
Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Eit! Kamu Salah Bergaul!

Amsal 13:20  Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.


Pergaulan. Dengan siapa anda bergaul, anda akan semakin serupa dengannya. Percayakah anda hal ini? Dahulu saya tidak suka sayuran, tapi pada masa kuliah, saya selalu melihat teman saya suka memakan sayur saat kami makan siang bersama. Hal itu membuat saya ingin mencoba memakan sayur! Dan herannya sampai hari ini saya semakin suka aneka sayuran sebagai lauk. Kebiasaan lama saya berubah karena pergaulan.

Saat saya bergaul dengan orang yang berani melangkah dengan iman, dengan berani bersaksi dan berkhotbah, saya semakin dibangun dan semakin berani melangkah dengan iman pula. Apapun dalam pergaulan anda akan menular kepada anda dan demikian juga sebaliknya.

Oleh sebab itu, bergaullah dengan orang bijak, kata Amsal. Jika kita bergaul dengan orang bebal yang sukar berubah dan ditegur, maka jalan kitapun akan ikut malang dan tidak bahagia pada akhirnya.
Dunia bahkan mengajarkan, jika ingin sukses, bergaullah dengan orang sukses! Maka kita akan belajar cara berpikir mereka, langkah mereka, keberanian dan tindakan mereka, semua akan terbangun didalam diri kita, pelan tapi pasti.

Pergaulan yang buruk sungguh merusak kebiasaan-kebiasaan atau bahkan sifat-sifat baik kita. Tuhan Yesus dan para murid memang bergaul dengan para pemungkut cukai dan pelacur, mereka duduk di antara mereka. Namun Yesus tidak dipengaruhi oleh cara hidup yang penuh dosa, justru Yesus berkuasa mengubahkan mereka yang bergaul dengan Yesus menjadi sadar san berubah.

Ada banyak orang menjadi sok kuat dan mengira dapat mengubah sahabat-sahabatnya menjadi lebih baik, namun tanpa disadari justru dialah yang menjadi lebih buruk. Kita harus memiliki Kristus dan tertanam di dalam kebenaran sebelum anda berani bergaul secara mendalam dengan orang-orang yang bebal, berdosa ataupun jahat. Hanya Yesus yang sanggup mengubahkan mereka dan bukan diri kita! Kita perlu kuasa dan terang Roh kudus sehingga dengan siapa kita bergaul, orang lain akan melihat Kristus di dalam kita dan hidup mereka diubahkan oleh Tuhan.

Pergaulan yang mendalam dengan orang berdosa akan membuatkita yang belum. Berakar dalam kebenaran akan terseret oleh dosa itu.
1 Timotius 5:22  Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu.

Jangan terbawa dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu. 
Bukankah hal ini jelas bagi kita? Bergaul dengan siapa saja tidak dilarang, namun apakah persahabatan kita membangun? Berguna? Atau hanya menambah dosa dan menumbuhkan sifat-sifat buruk dalam diri kita? 

Amsal 14:15  Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya. 

Bijaklah dalam bergaul. Miliki Terang Kristus agar orang lain yang bergaul dengan kita, dapat melihat Yesus dan diselamatkan. Amin. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku pernah Sakit Hati!

Amsal 12:16  Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh.

Pernah merasa sakit hati? Tentu saja pernah bukan? Hati kita diciptakan dengan segala macam jenis emosi di dalamnya. Saat kita merasa orang lain menyakiti kita, bertindak tidak adil kepada kita, maka jangan langsung mempercayai apa yang anda rasakan dan pikirkan! Percayalah bahwa pikiran dan perasaan anda sangat bisa menipu anda dan mempermainkan akal sehat anda.

Banyak orang sakit hati tanpa dasar yang benar, tapi bagi mereka, sudah cukup banyak alasan pembenaran yang membenarkan kepahitan dan luka mereka.


JANGAN LEKAS PERCAYA PADA PIKIRAN DAN PERASAAN ANDA!
Pikiran anda belum tentu benar. Saat kita terus dipaparkan dengan sebuah pemikiran tertentu, kita bisa masuk dalam fase "cuci otak" untuk membelokkan cara pikir kita. Pikiran kita begitu mudah ditipu oleh iblis. Pikiran adalah medan pertempuran terhebat! Jangan langsung mempercayainya. Tapi ujilah segala sesuatu. Ijinkan Roh Kudus menenangkan pikiran anda sehingga Roh Kudus bisa memimpin kita untuk berpikir dengan benar. Mengapa ada orang yang disesatkan? Karena pikiran mreka sudah bengkok dan tidak lagi bisa menerima kebenaran. Mereka bersikeras dan tidak merasa bersalah dalam penyesatan mereka.

Pikiran memiliki kekuatan luar biasa. Pikiran menentukan karakter dan sikap seseorang. Pikiran menjadi dasar perbuatan-perbuatan baik ataupun jahat.
Pikiran yang salah dapat menular pada banyak orang, dan pikiran yang sehat akan membangun perkara-perkara yang indah.

Sekali lagi, jangan langsung percaya dan mengungkapkan begitu saja apa yang ada dalam pikiran anda. Tenanglah supaya anda bisa berdoa dan membedakan mana pikiran dari Tuhan, dari manusia, atau dari iblis.

Selain pikiran, perasaan adalah hal yang sangat sukar dipahami dan tak menentu. Orang yang dipimpin oleh perasaan, akan mudah sekali merasa moodnya berubah-ubah. Semua dinilai dari perasaan saja. Perasaan kita perlu dibasuh oleh Roh Kudus setiap hari. Perasaan manusia mudah dikendalikan oleh keadaan, oleh ikatan dengan orang-orang di sekeliling kita. Perasaan perlu kita serahkan setiap hari di atas mezbah Tuhan agar kita juga menyalibkan perasaan kita dan belajar memakai perasaan Kristus yang sesuai dengan kebenaran.

Amsal mengatakan bahwa orang yang mudah mengatakan sakit hati adalah orang yang bodoh. Mereka mendengarkan semua pikiran dan perasaan orang lain dan juga menganggap pikiran, serta perasaan mereka adalah kebenaran. Mereka merasa disakiti, dan terluka dan menganggap diri mereka yang benar. Berhati-hatilah untuk menyatakan sesuatu. Semakin banyak kita berkata-kata dalam kebodohan, maka semakin banyak pula pelanggaran kita dalam berkata-kata. Kata-kata kita dapat dipakai untuk membangun atau menghancurkan banyak perkara yang indah. Perkataan dapat memperkuat sebuah hubungan atau menghancurkan ikatan persaudaraan.

Amsal 12:18  Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. 

Mazmur 141:3-4  Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku! 
Jangan condongkan hatiku kepada yang jahat, untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang fasik bersama-sama dengan orang-orang yang melakukan kejahatan; dan jangan aku mengecap sedap-sedapan mereka. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Saat Menyimpan di Masa Sukar

Puji Tuhan jika saat2 ini engkau diberkati Tuhan! Saya sering melihat berkat dan pemeliharaan Tuhan itu cukup dan tepat pada waktunya. Pas buat membayar cicilan kita, pas buat membayar kebutuhan kita, pas untuk menyekolahkan anak2 kita dan lain sebagainya.

Tuhan Pemelihara kita!
Ada saat menabur.

Ada saat menuai.

Saat pekerjaan kita diberkati jangan lupa untuk rajin "panen". Dan jangan bermalas2an bekerja. Jangan memboroskan uang dan harta kita dengan tidak bijak. 

Amsal 10:5  Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu.

Sungguh mengherankan orang2 yang diberkati dalam pekerjaannya dan baru mengumpulkan sedikit namun gaya hidup nya langsung berubah menjadi sebuah pemborosan.
Makan yang mahal2, pakaian yang bermerek, pergi jalan2 ke luar negeri dan lain sebagainya. Sedang kita lupa bahwa selain musim panen akan ada datang musim2 kekeringan yang bisa melanda kita.

Pandai2 lah menyimpan uang kita.
Bijaklah menggunakannya.

Saat Yusuf bekerja pada Raja Mesir. Dia mendapat hikmat yang luar biasa. Dia mengumpulkan 7 tahun masa kelimpahan dengan mengerahkan seluruh tenaga untuk mengumpulkan hasil ladang dan mengisi lumbung2. Tapi setelah itu datanglah musim kekeringan yang luar biasa sehingga semua orang menderita dan mengharapkan bantuan darinya.

Jika ada berkat sekarang. Simpan dan gunakan dengan bijak. Jika musim kering datang, jangan menyalahkan Tuhan tapi jangan takut menggunakan berkat yang sudah Tuhan berikan untuk kebutuhan kita. DIA TAU CARA MEMBERKATI KITA.
DIA MENCUKUPI KEBUTUHAN KITA

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS