RSS
Container Icon

JATI DIRI

Terkadang kita tidak mengerti dan bertanya-tanya 
untuk apa kita hidup..
kita sudah melakukan banyak perkara namun semua seolah sia-sia..
HIDUP tak akan berarti tanpa menemukan JATI DIRI didalam Kristus..
Menemukan kembali panggilan mula-mula kita dan jati diri kita di dalam Bapa akan membuat hidup kita bergairah bagi-Nya dan bermakna bagi banyak orang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Memenangkan Pertandingan..

Pemimpin rohani berfungsi hanya mengarahkan..
menuntun..melatih dan mendoakan..
tetapi dalam peperangan yang sesungguhnya..
kita sendirilah yang harus memenangkan PERTANDINGAN kita..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

FROM MENTORING TO FATHERING (2)

HUBUNGAN BAPA-ANAK

Seorang mentor bukanlah bapa. Banyak orang percaya yang berjalan seperti anak yatim piatu, mereka mempunyai gereja sebagai rumah, tetapi tidak mempunyai bapa dalam rumah itu.
Banyak orang memiliki pemimpin seperti pendeta, guru, penilik, mentor, namun bukan sebagai bapa.

Kemana Saja Perginya Para Bapa?
Gereja telah turun-temurun berjalan tanpa kehadiran bapa, sehingga menyebabkan gereja tidak dalam kondisi yang baik. Hal ini tidak terjadi pada gereja mula-mula, mereka menyebut pemimpin rohani mereka dengan sebutan bapa.
Dengan adanya seorang bapa dalam gereja, maka suasana gereja tersebut akan berbeda, ada disiplin, tujuan dan pengarahan dalam gereja pun ada.
Jika tidak ada bapa, maka akan terjadi perselisihan, perpecahan karena mereka berjalan dengan keinginan mereka sendiri. Mereka tidak pernah belajar penundukan diri, sehingga tidak bias tunduk satu sama lain.
Untuk menjadi seorang bapa mungkin mudah, tetapi diperlukan banyak hal untuk membapai seseorang. Seperti dalam keluarga, ada bapa tetapi kadang ia tidak tahu bagaimana cara membapai, sehingga sama saja seperti tanpa bapa.
Pembapaan membutuhkan kasih karunia pembapaan.

Seorang mentor bukanlah bapa rohani, tetapi bisa bertumbuh menjadi hubungan bapa-anak.
Contoh: Hubungan Yesus dan murid-murid-Nya pada mulanya adalah hubungan mentor-murid, sampai suatu saat ketika Yesus muncul di depan mereka setelah kebangkitan, mereka menerima impartasi Roh Kudus dan diangkat sebagai anak (Ef.1:13, Rm.8:14-17), dan Ia memberikan warisan-Nya kepada murid-murid-Nya, yaitu segala otoritas di bumi dan di sorga (Mat.28:18-20).

Tuntutan Akan Adanya Seorang Bapa
Hubungan mentor-murid menuntut suatu tingkat pengertian, penerimaan dan komitmen yang baik yang saling menguntungkan. Dalam hubungan bapa-anak, komitmen jauh lebih diperlukan, bahkan perlu adanya suatu kesepakatan ikat janji. Dalam hubungan pembapaan, hari sang bapa dan hati sang anak terikat dalam sebuah janji yang mereka buat bersama. Ada ikatan dari hati ke hati dan dari roh ke roh. Untuk menjadi bapa jasmani diperlukan seorang pria dewasa, untuk menjadi seorang bapa rohani diperlukan seorang yang posisi rohaninya dewasa.

10 FAKTA TENTANG PEMBAPAAN

1.    Hati Bapa Yang Berbalik Kepada Anak Maleakhi 4:6.
Kuasa hubungan bapa-anak terdapat di dalam hati.
Bapalah yang harus terlebih dahulu membalikkan hatinya kepada anak, bahkan sebelum anak tahu bagaimana membalikkan hati kepada bapa.
Jika dalam pembapaan tidak ada hati yang berbalik, Tuhan akan memukul bumi dengan kutukan, Tuhan tidak memandang ringan gagalnya sebuah pembapaan.
Di alam natural, hati bapa tercurah kepada anaknya bahkan sebelum ia dilahirkan. Bapa tidak mengharapkan apapun sebagai imbalan, tidak punya motif apa-apa, hanya hati yang menjangkau hati anak. Tidak ada apapun yang akan mengubah hati bapa, walaupun anak berkelakuan tidak baik sekalipun. (Lukas 15)

Lebih Dari Seorang Penyedia
Seorang ayah akan melakukan kesalahan terbesar jika ia membesarkan akan dengan keinginan agar si anak akan menyediakan kebutuhan sehari-harinya kelak. Banyak bapa mengira ia cukup membesarkan anak, setelah selesai kuliah, sudah bukan tanggung jawabnya lagi.
Pembapaan lebih dari sekadar menyediakan kebutuhan sehari-hari. Bila karena alasan tertentu bapa tidak dapat memenuhi kebutuhan anaknya secara memadai, hal itu tidak akan mengurangi statusnya sebagai bapa. Ia masih menjadi seorang ayah yang baik bagi anaknya karena pembapaan itu berasal dari dalam hati.

Dari Hati Ke Hati
Dengan membalikkan hati kepada anak, bapa mendapatkan hak untuk mengolah hati anaknya, melatihnya di jalan yang harus dilaluinya, sehingga anak tidak ingin berpisah darinya. (Amsal 22:6).
Warisan apapun yang ditaruh bapa ke dalam tangan anaknya selalu dapat diambil kembali, tapi tak seorangpun dapat mengambil warisan yang ditaruh seorang bapa ke dalam hati anaknya.

Hati Menajamkan Hati
Pembapaan adalah proses membentuk dan menajamkan hati anak.
Diperlukan hati untuk menajamkan sebuah hati, yaitu dengan hati yang berbalik kepada anaknya.
Contoh: Paulus dan Timotius.
Banyak anak kecewa karena tidak dapat merasakan hati dari bapanya.

Hati Bapa Surgawi Kita
Hati Bapa di Surga adalah contoh terbesar. Hati-Nya senantiasa mencari kita, walaupun ketika hati kita tidak siap dan telah berbuat banyak kesalahan.
Yoh.3:16, Rm 5:6, 8, 10.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

FROM MENTORING TO FATHERING (1)

Pementoran dan pembapaan merupakan kebutuhan bagi gereja masa kini, untuk mempersiapkan suatu bangsa yang membawa unsur-unsur yang tepat untuk merebut bangsa-bangsa di akhir zaman.
Di bawah mentor-mentor dan bapa-bapa mereka, mereka menjadi turunan (benih) baru yang mengenali mandat Yosua, yang detak jantungnya mengikuti detak jantung Daud, yang mengikuti keberanian Elia, yang mempunyai keuletan Nehemia, yang memiliki keagresifan Paulus, dan yang sekaligus menundukkan diri di hadapan ketuhanan Tuhan Yesus Kristus.

Namun, karena kurangnya pemahaman, banyak orang yang telah masuk dalam hubungan mentor-murid atau bapa-anak tidak menemukan apa yang mereka cari, tetapi berakhir dengan patah semangat, kebingungan, kondisi tidak produktif, kesalahahaman dan sakit hati.

BEDA!!
Antara orang yang mengawasi pelayanan kita dengan orang yang menjadi bapa atas hidup kita. Seorang kepala atau pemimpin organisasi atau pengawas tidak secara otomatis menjadi mentor atau bapa rohani bagi semua orang yang melayani di bawahnya.
Mentor/Bapa dimulai dari suatu komitmen membangun hubungan secara terus-menerus. Melakukan pendekatan yang tepat dan membayar harga demi komitmen yang dituntutnya. (Hosea 4:6)

Mentor/Bapa
BUKAN karena seseorang yang membawa kita kepada Tuhan misalnya penginjil. Kalau penginjil adalah mentor atau bapa rohani kita maka setiap penginjil akan punya banyak ribuan anak rohani? Penginjil seperti bidan bagi kita.
BUKAN juga pendeta kita, jika kita tidak mau tunduk kepadanya, maka ia akan menjadi pemelihara kita. Jika kita menjadi anggota jemaat, maka ia hanya akan menjadi pendeta kita.
BUKAN karena seseorang yang mengesankan pelayanannya dan dekat dengan kita, ia adalah pahlawan rohani
BUKAN karena seseorang mempunyai keuangan yang baik, ia adalah donator
BUKAN karena seseorang dapat membuka pintu pelayanan bagi kita (Pemimpin/koordinator pelayanan), ia adalah pembuka pintu pelayanan kita.
BUKAN karena seseorang mempromosikan dan mengatakan hal-hal yang baik tentang kita, ia adalah promotor kita.
BUKAN karena seseorang telah berbicara kepada kita seperti seorang ayah, ia adalah figur ayah bagi kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hidup Adalah..

Hidup adalah sebuah lagu untuk dinyanyikan..
Adalah sebuah kisah yang harus dijalani..
Adalah sebuah peran yang harus dimainkan dengan baik..
Adalah sebuah perjalanan untuk dipelajari..
Adalah sebuah korban yang harus dipersembahkan..
Hidup adalah rahasia dan maha karya Sang Pencipta..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PUAS

Mencari Bapa di pagi hari 
dan menjadi PUAS dengan wajah-Nya..
akan membuat sepanjang hari kita 
tidak akan “KEHAUSAN” lagi..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Taman Getsemani

Taman Getsemani..Tempat Penentuan kita..

Apakah yang kita pilih? 
Menaklukkan keinginan kita, memberontak dan mundur atau memilih Dia dan taat?

Taman Getsemani..saatnya kita menyadari bahwa kesepian dan kesendirian..
Kesunyian di Taman itu tidaklah terlalu menakutkan lagi..sebab kita akan melewatinya bersama Dia..walaupun seolah Diapun meninggalkan kita..

Taman Getsemani..saatnya memenangkan peperangan pikiran akan ketakutan, keraguan, kecurigaan kita akan rencana-rencana Bapa..dan memilih untuk mempercayai Dia..

Taman Getsemani..saatnya kita berani untuk berperang walaupun seolah sendirian berperang..berani mengambil keputusan dan berani mengambil Jalan Salib..

Taman Getsemani..saatnya mengakui KEDAULATAN dan kekuasaan Tuhan Pencipta Langit dan Bumi atas hidup dan mati kita!

Taman Getsemani harus ada sebelum Jalan Salib..

Tanpa memenangkan Taman Getsemani kita, 
kita tidak akan dapat  bangkit bersama Dia juga di Penyaliban itu..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS