Aku terbangun di Taman gelap itu…
Aku melihat...rupanya aku tertidur cukup lama di taman itu
Beberapa waktu kulalui dengan menangis dan meratap..
Oh..racun di taman itu telah merasuki jiwa dan rohku
Tak kukenal lagi siapa diriku, aku terlena dengan buaian musik dan tarian di taman itu...
Aku bangun sekarang..
Aku berdiri melihat diriku sendiri
Kutatap mataku dan lidahku berkata-kata kembali..
Semangat yang redup, jiwa yang lemah dan hati yang penuh dengan duri...
Aku mendengar suara Bapaku kembali
Sayup namun jelas di dalam rohku
Aku..adalah puteri kesayangan, kepercayaan-Nya
Segudang mimpi, perjanjian, dan panji Bapa diletakkan-Nya pada diriku yang kecil...
Aku..adalah mempelai Kekasihku...namun agaknya aku harus akui..
Aku belum menjadi mempelai-Nya yang sempurna..
Aku mempelai yang cacat, dengan lubang hitam didalam jiwaku
Taman iblis....yang dibuat dalam jiwaku
Oh, tidak...aku harus terbangun sekarang...
Tak dapat aku menari lagi, tak dapat aku menyembah lagi..tak ada puisi cinta lagi..
Semua hanya keinginan jiwa yang terus menuntut...
Aku lelah..
Aku teringat lagi....aku dicintai-Nya..sangat..
Mengapakah hatiku selalu mempertanyakan cinta-Nya
Betapa haus tubuh, jiwa, dan rohku akan sebuah cinta...
Cinta yang hadir untukku, menemaniku dan menjagaku...
Aku melupakan Cintaku...untuk sesaat..
Mencari-cari kepuasan yang tiada henti..
Kutemukan tempat perhentianku sekarang..
Kujejakkan kakiku melangkah keluar dari taman gelap itu...
Aku melihat Terang itu memanggilku lembut..
Air mataku mengalir dan mengalir..
Aku datang Bapaku..aku datang...
Kaulah cinta yang sejati..yang kuimpikan sejak dahulu..
Kau cukup...mengapakah aku menginginkan dunia ini?
Dunia yang fana dengan segala cerita dan kisah yang menyusahkannya...
Cepatlah kembali menjemputku kekasihku...
Aku hidup dalam dua dunia yang membuatku bingung dan tak mengenali siapa diriku
Tetapi kini kulihat diriku dihadapan-Mu
Tetapi sebelum Kau menjemputku...
Ijinkan aku melihat semua perjanjian-Mu digenapi...ribuan, jutaan jiwa...
Akan kulihat gegung-gedung berdiri atas nama-Mu, Kekasihku
Akan kujagai anak-anak kebangunan kita dan kugendong dengan penuh cinta..
Akan kubuat semua bermekaran dengan cinta dan kasih sayang..
Akan kuajarkan pada semuanya, bahwa cinta yang sejati itu lebih indah dari apapun
Lebih nikmat, dan kuat dari apapun di dunia ini..
Akan kuajarkan tentang jalan-Mu yang sulit dipahami itu..
Tetapi tidak mustahil untuk dipahami dan dijalani
Sebab jalan itu adalah jalan yang sempurna bagi semua yang Kau kasihi..
Akan kulihat kebangunan yang menggerakkan setiap hati mencari Engkau..
Akan kulihat ratusan ribu pemimpin yang terangkat dari air mataku...
Oh..Kekasihku..bawa aku kembali ke Taman kita
Tak akan kubiarkan bunga-bungaku layu dan mati
Kaulah sinar matahariku, Sang Sumber cintaku...
Mengapakah aku masih memiliki cela dalam diriku?
Sehingga aku tak sempurna untuk-Mu?
Aku begitu rapuh, Rajaku...
Kini aku melangkah pada Taman Bapa..Esok aku dapat kembali dalam nyanyian kegelapan..
Oh..jagailah aku Kekasihku..mengapakah aku akan selalu menyakiti-Mu..
Ambillah seluruh hatiku yang kotor ini
Bersihkan aku kembali dalam sungai kehidupan-Mu
Miliki aku...miliki aku..seutuhnya...
Aku mempelai-Mu, aku adalah kekasih-Mu...
Aku dicipta untuk Kerajaan Bapaku..
Jika hati ini tak dapat melepaskan diri...
Kau dapat lakukan apa saja..potong hati ini..
Walau aku akan terluka.....asalkan Kau yang memiliki hatiku..
Cela hatiku sangat membuatku menderita.. sangat menderita...
Racun itu begitu kuat menyedotku dalam pusaran keinginan yang tiada henti
Berulang kali aku ingin melepaskan hatiku dari-Mu..
Aku sangat malu..sangat malu..
Kau mencintaiku..tetapi aku....aku....terkadang mempertanyakan cinta-Mu
Oh...pertahankan aku, Kekasihku..
Aku akan menjadi pahlawan-Mu di bumi ini..
Aku akan menjadi ibu bagi banyak orang..aku akan menjadi mempelai yang penuh dengan Roh Allah..dalam kemurnian...kelembutan....dan kasih...
Murnikan aku, Bapaku....
Aku tak sanggup berdiri di Taman-Mu tanpa Engkau...
Aku tak sanggup memikul semua ini...
Bersamalah denganku Kekasihku...
Ampuni aku yang selalu mempermainkan hati-Mu..
Bukanlah maksudku melukai-Mu dengan ketidaksempurnaan jiwaku di bumi...
Maafkan aku.....
Taman Jiwa..(puisi rohani)
Kecantikan Seorang Wanita
Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.
"Aku tidak mengerti", kata anak itu
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"
Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"
"Semua wanita menangis tanpa alasan" hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.
Gadis Bodoh dan Gadis Bijaksana
Scene 1
N : Berjaga-jagalah dan berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam percobaan, roh memang penurut tetapi daging lemah.
(Malaikat datang ke panggung)

Tuhan : Hamba-Ku, pergilah kepada seluruh dunia, dan katakan bahwa Aku akan segera datang, katakanlah
bahwa mereka harus berjaga-jaga (Iblis mengintip dan mendengarkan Tuhan berbicara) Akan terjadi
pemisahan dan pemurnian menjelang kedatanganKu
Malaikat : Baik, Tuan (mengangguk kepala)
( 5 gadis bodoh tiba-tiba meratap dan menangis ke depan panggung, membawa lilin mati dan botol kosong)
Gadis bodoh : Tuan. Bukakan pintu, ampuni kami!!!! Ijinkan kami masuk !!! beri kami kesempatan
Malaikat : O..(sedih) maaf kalian tidak dapat masuk dalam rumah Tuan, kesempatan sudah lewat, karena itu
berjaga-jagalah…(pergi) (5 gadis bodoh berteriak, “ tidakk!!” pergi dengan sedih dan menangis)
N : Demikian juga Sang raja diatas segala raja tetap memerintahkan kepada kita untuk berjaga-jaga selalu….
(6 gadis masuk dan ngobrol bersama, duduk melingkar untuk berdoa, malaikat datang menyambut mereka, iblis datang mengintai)
Iblis : Kenapa sic kok mereka berdoa aja tiap hari? Dari dulu sekrang selalu ada aja orang-orang seperti ini,
aku paling dak betah melihat mereka, dasar orang2 bodo!! Emmmm…Ahaa!! Aku punya rencana jitu,
aku akan segera pergi mencari !!!, kalau cewek-cewek sih kecil!!! (menyeringai, iblis pergi dengan
tertawa sinis)
Scene 2
(6 gadis selesai berdoa, Bi1 Bo1 masuk ngobrol)
Bo 1: Aku sedih banget, gimana ya Ipku kok jelek..belum lagi bokap dirumah dah dak sabar biayain gue,
uang udah habis, sapi dijual, type dijual, monyet kesayanganku dirumah juga dijual!!
Iblis : (menyela-nyela ) ah, ini pasti orang miskin, emang sih kluarga you itu kena kutuk keturunan, he he he !!
dari generasi kakek buyutmu yang sohibku itu….ha ha ha..(sinis)
Bi 1: ( Sementara iblis bebicara Bo 1 nunjukin foto monyet dan lembar IP) Ya, makanya kamu belajar donk,
minta hikmat ama Tuhan
Iblis : Alah, sok suci lu!! (buang muka)
(Bo2 dan Bi2 masuk dengan gembira )
Bo2 : Hallo Fren!! Tahu nggak, kemaren gue kenalan ama cowok yang cakep banget dec, lumayan sih buat
cadangan kalau aku dak dapat-dapat!! (iblis mengangguk-angguk)
Bi2 : Kamu ini! (memukul kecil bo2) sabar dikit donk, you kan masih lebih muda dari gue, tunggu aku dulu
baru kamu!!
(Bo1 duduk sedih, Bi1 mendekati teman-temannya, Bo3 datang menyela)
Bo 3 : Pasti bahas cowok lagi ya?? udah dec, jangan bahas cowok melulu, dak rohani!! berdoa yang banyak
gitu lho, aku sih punya mimpi jadi hamba Tuhan yang gede, terkenal, dan bisa berkotbah. sampai luar
negeri (berlagak)
Iblis : (iblis kaget-kaget lalu meremehkan tertawa sinis)
Hukum Dalam Hubungan Ilahi
Bapa mengejar sebuah hubungan..
Sejak kecil, saya mendengar orang tua saya mengeluh saat perjalanan ke luar kota jika makanan di depot yang mereka jumpai sangatlah mahal. Memang disana hanya ada menu, tanpa harga. Itu memungkinkan para penjual makanan di jalanan menaikkan harga hingga 2x lipat dari harga normal karena mereka menyadari kami berasal dari luar kota. Sekali makan, mungkin tak akan makan lagi ditempat yang sama, sehingga makanan menjadi mahal. Entahkah apa kejadian seperti ini juga terjadi di tempat anda, tetapi ini sering kami alami. Mereka mengejar keuntungan, bukan hubungan. Berbeda dengan warung bebek goreng di kawasan saya tinggal, menjadi tempat langganan yang tetap bagi para mahasiswa dan warga sekitar, tentu harganyapun stabil dan tidak berubah-ubah untuk mengeruk keuntungan. Baginya, dia mengejar sebuah hubungan, untuk mendapatkan pelanggan.
Bapa mengejar sebuah hubungan..hubungan seperti apa yang Bapa kejar dalam setiap diri kita? Kita akan mempelajari hukum-hukum yang ringkas bagi yang menjalin hubungan dengan Bapa juga, yang mengejar sebuah hubungan, bukan keuntungan sebesar-besarnya.
1. Hubungan Bapa dan Anak
Hubungan Bapa dan anak adalah yang paling menyenangkan. Saat kita dilahirkan kembali, menjadi bayi rohani dan anak rohani, kita mendapatkan perhatian dan kasih. Apa yang kita minta akan diberikan dengan cepat, jika tidak, mungkin kita akan menangis.
Hukum yang perlu kita pelajari dalam hubungan ini adalah;
a. Hukum kasih Bapa dan disiplin Bapa
Dasar yang paling penting untuk membangun hubungan ini adalah memahami kasih Bapa. Kasih Bapa adalah kasih tanpa batas, tanpa syarat dan kasih yang mendidik dalam kebenaran. Kasih Bapa seperti susu buat anak dan bayi rohani. Mereka selalu haus akan kasih dan kebenaran, cerita-cerita dari sorga untuk menguatkan mereka dan memberikan mereka pertumbuhan yang baik. Seorang anak juga harus memahami Bapa mendidik untuk kebaikan kita, karena Dia mengasihi anak-anak-Nya
Siapa Dirimu dan Panggilanmu? (games)
Kadangkala kita sering menilai diri kita sendiri, tetapi pada kenyataannya penilaian kita belum tentu benar dihadapan orang lain. Bukankah penilaian orang lain akan lebih obyektif daripada penilaian sendiri? Permainan ini beetujuan agar membukakan mata kita tentang siapa diri kita di mata sahabat-sahabat kita dalam satu komsel/persekutuan. Keterbukaan sangatlah penting untuk saling membangun, dan juga untuk memperkirakan apa yang menjadi panggilan kita. Panggilan Tuhan akan sejalan juga dengan apa yang dilihat orang lain di dalam kita, misalnya saja suka mengajar, lembut, suka anak-anak, menari dan lain sebagainya. Yah, meskipun panggilan Tuhan tentunya tidak ditentukan dengan permainan ini, setidaknya kita tahu karunia dan talenta apa yang orang lain lihat dalam diri kita. Selain itu juga melatih pengenalan dan kebersamaan yang saling percaya antar sesama anggota komsel.Alat : siapkan potongan kertas kecil sebanyak 2x jumlah anggota permainan
Suruhlah mereka mempersiapkan bolpoin/pensil bagi mereka sendiri
Berapa Banyak Yang Terpilih???....(puisi rohani)
Hatiku berduka karena mengeluh...
Mengapa seolah perjuangan selama ini sia-sia..benarkah sia-sia?
Menabur dan terus menabur dalam air mata..
Melihat pasukan Tuhan terkulai tak berdaya dalam kegelapan
Apakah yang dapat kulakukan untuk membawa mereka kembali?
Ada yang datang..ada yang pergi...
Ada yang kembali..ada yang tak pernah kembali..
Mengapa mereka memilih jalan mereka?
Tiap kepingan hatiku terbawa pergi oleh mereka dan hatiku menjadi tawar..
Mereka sakit..demikian juga aku....
Keluhan ini menggema di hatiku..
Tak adakah yang tetap tinggal sampai semuanya selesai?..
Begitu berartkah mengumpulkan pasukan demi pasukan yang tersisa bagi Sang Raja?
Begitu beratkah berkata ”ya” untuk panggilan Tuhan yang terakhir??
Bukankah janji-Nya akan ada lawatan dan kasih yang melanda hati anak-anak-Nya?
Tak adakah yang memiliki visi ke depan? Melihat apa yang tak dilihat manusia lainnya..
Andai mereka melihat apa yang kulihat...
Anda mereka merasakan apa yang kurasakan..
Mungkin mereka akan beralih..
GELOMBANG PEMBASUHAN ROH KUDUS
Mengapa Masa Pencurahan Roh Kudus menjadi begitu penting untuk kita lakukan dan nantikan bersama? Saya rasa bukan karena kita sedang tidak yakin apakah Roh Kudus ada dalam diri kita, tetapi kadang Tuhan sedang membuat suatu agenda berulang yang merupakan kairos atau momentum bagi anak-anak-Nya di bumi.
Suatu peneguhan pewahyuan yang didapatkan pemimpin dan rekan saya, Ps Daniel Shane, mengatakan bahwa hari- hari ini dia mendapatkan bahwa akan ada Gelombang Pembasuhan Roh-Nya yang terakhir. Mengingat Firman Tuhan yang tertulis dalam Yoel 2:28-32;
Gelombang pembasuhan Roh Kudus-Nya telah dinubuatkan beribu tahun yang lalu oleh banyak nabi Allah. Dihari-hari terakhir, rahasia kitab akan dibuka, materai akan dibuka dan segala tanda akhir zaman telah nyata; pengetahuan akan semakin bertambah, perang dimana-mana, pekerjaan kuasa gelap yang merajalela, turunnya moralitas manusia, tetapi juga tersebarnya Injil Kerajaan Allah dengan sangat cepat. Segala tanda sudah dan sedang digenapi. Pembasuhan terakhir ini sebenarnya sudah melanda Afrika, Cina, juga beberapa negara lainnya. Sebentar lagi, awal tahun depan sudah akan mulai merambah dan melawat Indonesia. Apakah kita siap untuk kebangunan rohani? Maksud saya adalah awal kebangunan rohani?







