RSS
Container Icon

Sukacita (A.W. Tozer)

Ada banyak orang-orang yang mengaku sebagai orang Kristen di zaman ini, yang tidak bersukacita. Tetapi mereka mencoba menghabiskan waktu untuk membuat diri mereka bersukacita. Namun sekarang, saudaraku, saya mengatakan padamu bila kita memberi Allah tempat di gereja, bila kita mengakui Kristus sebagai Tuhan dan meninggikan-Nya, bila kita member tempat pada Roh Kudus, akan ada sukacita yang tidak perlu dibuat-buat. Ini akan merupakan sukacita yang memancar keluar seperti mata air. Yesus mengatakan itu akan seperti mata air, sumur, yang mengalir keluar. Ini adalah satu ciri dari jemaat yang dipenuhi oleh Roh Kudus. Mereka akan menjadi orang-orang yang bersukacita, dan mereka akan mudah dibedakan dari anak-anak dunia ini.

A.W Tozer, When He Is Come, 1968

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tuhan, Bangunkan Gerejamu! (George Whitefield)

Karena saya yakin bahwa kebanyakan pengkhotbah memberitakan Kristus yang tidak mereka kenal dan rasakan; dan yang menyebabkan mengapa jemaat menjadi begitu mati adalah karena mereka mendengarkan orang mati berkhotbah. Oh, kiranya Tuhan membangunkan dan menghidupkan mereka, demi nama-Nya sendiri. Sebab bagaimana orang mati dapat melahirkan anak-anak yang hidup?

George Whitefield (dalam buku John Gillies Historcal Collections of Accounts of Revival)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelayan Kalvari (J.H Jowett)

Pelayan-pelayan Kalvari harus memohon dalam keringat darah, dan doa syafaat mereka seringkali harus menyentuh titik penderitaan batin. Jika kita berdoa dengan berdarah dingin kita bukan lagi pelayan Salib. Doa syafaat yang benar adalah suatu pengorbanan, suatu pengorbanan darah, kelanjutan dari Kalvari, “mengisi penuh” penderitaan Kristus.

Saudara-saudaraku, pelayanan itulah yang dilakukan Tuan kita, kerinduan penuh kesengsaraan yang menyempurnakan penderitaan doa syafaat-Nya sendiri. Apakah kita mengikuti jejak-Nya? Apakah kita berdoa sambil mengeluarkan darah? Apakah kita telah merasakan persekutuan dalam penderitaan dari tangan yang tertusuk paku?
Saya seringkali malu dengan doa saya. Seringkali saya tidak merasakan apa-apa; tanpa cucuran darah. Saya takjub akan anugrah dan kerendahan hati Tuhanku sehingga Ia memberikan hasil pada penderitaan kita yang dangkal

Pada saat kita berhenti berdarah, kita juga berhenti memberkati

J.H. Jowett (1864 - 1923)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tersungkur (A.W Tozer)

Ada saat-saat dimana selama berjam-jam saya tersungkur di hadapan Allah tanpa mengeluarkan sepatah katapun -  saya hanya memandang kepada-Nya dan menyembah..

A.W.Tozer

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MEMPERTAHANKAN KEAKRABAN DENGAN DIA

Seringkali mematahkan keakraban dengan Tuhan tidaklah kita sadari begitu saja. Itu bisa merupakan dosa-dosa yang membuat hati kita tidak peka lagi dengan desakan Roh-Nya. Kita semua memiliki kecenderungan dosa dan ingin lari dari tahta kasih karunia Tuhan, kecenderungan mengembara sendirian dan akhirnya jauh berpaling kepada Kekasih Sorgawi kita. Daud, seorang yang dikenal sebagai sahabat dan kekasih Allah juga pernah mengalami jalan gelap dalam hidupnya, disaat dia menjadi seseorang yang tidak berkenan di mata Allah selama kurang lebih dalam setahun, hatinya mengeras dan hatinya menyimpan kejahatan dan dosa, saat itu itu telah kehilangan keindahan hubungannya dengan Tuhan. Kita semua tahu masa seperti apa yang sedang saya maksudkan. Ya, Daud telah berbuat dosa dengan mengingini istri Uria, lalu berbuat zinah, lalu merancangkan pembunuhan yang licik dan kejam terhadap Uria. Mengambil Batsyeba menjadi istrinya dalam keadaan mengandung dan berlaku seolah-olah tidak terjadi apa-apa!. Mungkin dia berpikir bahwa sudah sewajarnya dia boleh menikah dengan Batsyeba, dia kan raja Yehuda! Juga dia merasa semua perbuatannya beralasan dan dia berusaha menutupi semua kejahatannya dengan kejahatan selanjutnya. Tuhan Maha Tahu. Nabi Nathan menegurnya dan disanalah setelah setahun, dia akhirnya sadar bahwa dia sudah kehilangan Sahabat karibnya karena cintanya sudah teralihkan pada seorang wanita yang mempesona hatinya.

Keakraban dengan Sahabat Sorga kita butuh dibangun sepanjang waktu dan berhati-hatilah karena keakraban dan hubungan kita dengan Dia juga dapat rusak apabila kita sendiri yang merusaknya dengan melakukan hal-hal yang dibenci-Nya.

Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya:
mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.  Amsal 6:16-19

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MENYENANGKAN SUAMI SORGA

Menjadi kesukaan bagi semua kekasih untuk melayani dan menyenangkan kekasihnya. Entah dalam hal apapun, sekecil apapun, jika dilakukan dengan cinta, maka akan berkesan dan menjadi saat-saat yang tidak terlupakan. Yesus adalah Kekasih dan Suami Sorgawi kita yang layak menerima semua yang terbaik dalam diri kita. Dia sudah menerima kita dan memandang kita dengan penuh penghargaan yang memulihkan (Lihat di bab sebelumnya; Kekasih dan Suami Sorgaku).

Untuk menyenangkan Dia, kita perlu mengerti apa saja yang Dia sukai dan apa yang tidak Dia sukai. Mulailah dengan BERCERMIN. Firman Tuhan adalah cermin kita (Yak 1:23). Banyak wanita dan pria yang mau menjadi kekasih Tuhan tetapi tidak pernah merawat dirinya sendiri untuk tampil ”CANTIK” di mata Kekasihnya. Yesus tentu tidak melihat rupa kita untuk dapat mencintai kita. Kita sudah dikasihi tanpa syarat. Tetapi tentu kita rindu menjadi kekasih yang paling menawan hati-Nya bukan?

HATI kita sama dengan wajah kita. Kita harus mau melihat kepada cermin Firman itu dan membiarkan-Nya menunjukkan kepada kita setiap bagian dalam hati kita yang masih perlu diubah dan dibereskan. Tidak ada seorangpun yang tanpa melihat cermin di pagi hari dapat berkeliaran di kantor dan di pertemuan penting tanpa memperhatikan bagaimana wajahnya hari itu. Pastilah dia akan menjadi tidak percaya diri dan merasa tidak nyaman berjumpa dengan orang lain. Ijinkan Dia melakukan PERUBAHAN yang Dia inginkan dari kita, dengan demikian kita akan menjadi kekasih yang dikehendaki dan diimpikan-Nya. Saya adalah seorang pemberita Firman, dan saya bersyukur untuk kepercayaan Tuhan itu, tetapi Firman Allah kadang tetap menjadi suatu misteri yang mengerikan bagi hati saya, sebab Firman-Nya adalah pedang tajam bermata dua yang membedah dan menunjukkan semua kejahatan saya bahwa pada saat saya melayani Dia!. Sering saya merasa sangat malu apabila Dia datang kepada saya membawa cermin itu, menunjukkan kepada saya betapa tanpa sadar saya telah melukai-Nya dengan kesombongan saya, ketidakadilan saya, iri hati, kemarahan yang tersembunyi dan semua kejahatan pikiran saya yang sering melayang-layang di atas, mencari waktu yang tepat untuk hinggap disana. Tetapi, itulah CERMIN. Walau saya malu, saya harus menghadapinya. Lebih baik demikian daripada saya hidup tanpa cermin dan menganggap diri saya seorang penginjil yang rohani, yang baik dan pantas dipuji Tuhan dan manusia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KEKASIH DAN SUAMI SORGAKU

Apakah anda pernah menginginkan seseorang menjadi kekasih anda? Setiap orang memiliki bayangan dan impian sendiri tentang seperti apa kekasihnya itu. Seorang pria impian yang akan menjadi pangeran kebanggaannya, seorang yang baik hati, lembut dan penuh perhatian. Seseorang yang selalu ada untuk kita, menemani kita, setia dan tidak pernah meninggalkan kita. Seseorang yang selalu siap mendengar keluhan maupun ada saat kita merindukan dia. Seseorang yang menjadi Super Hero kita disaat kita lemah dan menjadi sandaran dalam keletihan kita dalam menjalani hidup.

Hemm…tampaknya pria semacam itu juga yang saya cari sepanjang perjalanan hati saya, demikian juga dengan anda, bukan??

Jika kita mencari Sosok itu di dalam diri seseorang yang kita anggap bisa memenuhinya maka dengan segera saya dan anda akan segera kecewa lagi. Sesungguhnya tidak ada seorangpun manusia di bumi yang dapat menjadi idaman dan tempat sandaran kita! Semua kriteria di atas hanya ada dalam satu pribadi yang sungguh sempurna, Kekasih hati dan Suami Sorga kita, YESUS! Walau Dia tidak terlihat dengan mata jasmani, Dia ada dan nyata! Tetapi banyak wanita dan pria menolak bagian terbaik dengan menjadikan-Nya sebagai Sahabat dan Kekasih hanya karena manusia telah mencari dan mengira bahwa telah menemukan “pribadi” yang diidamkan itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS