RSS
Container Icon

Engkau Anggur yang Tak Bernilai


Proses Tuhan itu indah. Ini goal Ilahi kita untuk memiliki karakter seperti Kristus.

Firman Tuhan adalah ketetapan Tuhan. Tidak ada pewahyuan baru yang menentang kebenaran Alkitab. Banyak orang mengaku mendapat iluminasi atau penerangan baru dari Roh Kudus tapi bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan.

Yeremia 48:10-11 "Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai, dan terkutuklah orang yang menghambat pedang-Nya dari penumpahan darah!
Moab hidup aman dari sejak masa mudanya, dia hidup tenang seperti anggur di atas endapannya, tidak dituangkan dari tempayan yang satu ke tempayan yang lain, tidak pernah masuk ke dalam pembuangan; sebab itu rasanya tetap padanya, dan baunya tidak berubah."

Tuhan rindu kita menyelesaikan pekerjaan Tuhan. Banyak orang tidak bisa dipakai Tuhan apabila mereka masih saja berkutat dengan dosa2 mereka, menganggap remeh pekerjaan Tuhan, lalai dalam mengerjakan pekerjaan2 Tuhan.
Moab hidup aman dan tenang seperti anggur yang tidak berubah, tidak dituangkan. Anggur harusnya dituang dari satu tempat ke tempat lain agar endapannya tidak ada dan semakin wangi, bernilai.
Banyak anak Tuhan tidak mau dididik oleh Tuhan sehingga sampai sekarang "baunya" sama terus. Tidak ada perubahan.

Yeremia 48:12-13  Sebab itu, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan mengirim kepadanya tukang-tukang yang akan menuangkannya, mencurahkan tempayan-tempayannya dan memecahkan buyung-buyungnya.
Maka Moab akan menjadi malu oleh karena dewa Kamos, sama seperti kaum Israel menjadi malu oleh karena Betel, kepercayaan mereka.

Jangan sampai kita dipermalukan karena kita tidak mau berubah dan bertobat.

TUHAN TAHU MEMPROSES ANAK2NYA
Saat anak2 dididik sering anak2 berkata "Papa dak sayang saya lagi!".Tapi seorang ayah akan tetap melatih mendidik anaknya untuk kebaikan mereka.

Layani Tuhan sungguh2 selagi kita masih kuat dan di selagi Anda masih muda.
Mari kita berbuat sesuatu yang berbeda, lakukan yang terbaik buat Tuhan.
Orang berpikir "Oh masa muda saatnya kumpulkan uang supaya masa tua bisa menikmati!" tapi uang penting, bukan yang terpenting.

Mari kita bermisi bagi Kristus! Berlomba dalam pertandingan iman kita!
Diutus bagi jiwa2 terhilang. KRISTUS ADALAH CENTER GEREJA.
Gereja yang menceritakan Kristus dan tidak menjadikan ibadah dan Kristus sebagai sumber keuntungan.

Bagaimana anggurmu? Apakah kita mengalami perubahan? Apakah kita melakukan pekerjaan Tuhan tidak dengan lalai? Apakah kita mau bermisi bagi Kerajaan Tuhan? Menceritakan Kristus yang sejati.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rahasia Di Balik Ujian Iman

Tuhan bisa memakai segala sesuatu untuk dipakai sebagai alat kemuliaan Tuhan.

Kisah Elia di sungai kerit

Ada kalanya sumber-sumber dalam hidup kita mengering. Mungkin ministry, usaha kita terasa stagnan. Kita perlu bertanya kepada Tuhan. APA YANG TUHAN MAU.
Kalau kita lewatkan momentum dalam hidup kita, Tuhan bisa melewatkan kita dan bisa memakai orang lain yang mau menyatakan kemuliaanNya.

Tipe1. Sukar dikoreksi
Banyak orang bermegah dalam ketidaktahuan mereka dan sukar dikoreksi.
Mereka tidak mau bercermin dan melihat bahwa apa yang mereka pikirkan itu salah.
Tipe2. Elia mau dikoreksi dan ia bisa dipakai Tuhan. 
Apakah anda sudah menjadi orang yang muda dikoreksi

TUHAN mau kita bergantung penuh kepadaNya bukan kepada manusia, pada sumber2 sungai yang lain.

Janda miskin yang dijumpai Elia. Pada awalnya ia mungkin tidak punya iman. Tapi saat ia mulai merespon dan bertindak, keajaiban terjadi.
Elia menyuruh janda itu membuat makan tapi untuk dirinya sendiri dahulu.
Janda ini TAAT saat ia sangat kekurangan.
Mudah taat saat kita mampu, tapi bagaimana saat kita kekurangan segala sesuatu?
Janda ini belajar menyerahkan apa yang begitu bernilai untuk dikelola oleh Tuhan dan berbagi pada orang lain. Ia tidak mencari muka dan penghormatan dari Elia.

UJIAN DALAM IMAN ADALAH TINDAKAN KETAATAN.

Apa yang terjadi? Saat makanan terakhir mreka diberikan pada Elia dan taat. Anak janda itu mati. Dia sudah taat tapi dia tetap mengalami penderitaan. Banyak orang juga berteriak pada Tuhan. "Aku sudah taat, kenapa ini terjadi kepadaku?"
Lalu Elia mendoakan anak itu dan akhirnya sembuh.

Baiklah kita di dalam segala ujian iman kita, kita belajar taat dan percaya.
Sekalipun ada rencana2 Tuhan yang sukar dipahami. Namun Tuhan bekerja dengan caraNya. TUHAN MAU ANAK2NYA MENARI DI TENGAH BADAI.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hevel Hevel Semuanya Sia-Sia

 Pengkhotbah adalah salah satu Kitab Syair dalam Perjanjian Lama yang penuh dengan misteri. Kitab Pengkhotbah berbicara tentang kesia-siaan (Pengk. 1:1-2). Kata sia-sia disini bukan berarti tidak ada gunanya, tetapi merujuk kepada kata Habel (baca: hefel) yang artinya uap, kabut, asap. Uap/asap kelihatannya padat, tetapi tidak bisa ditangkap; Sesuatu yang kelihatan sebentar saja, lalu hilang. Artinya segala sesuatu di bumi ini hanya fana, hanya sementara, yang sebentar saja lalu hilang.

Manusia berusaha mencari apa arti kehidupannya; Mereka membangun kehidupan mereka melalui kekayaan, status, dan pencapaian, namun semuanya itu fana (habel). Dalam kehidupan ini, kita akan mengalami banyak masa, baik itu masa yang baik maupun masa yang sulit; Itu pun juga sia- habel. Kebahagiaan yang sejati hanya ada di surga, kebahagiaan yang kita rasakan di bumi hanya habel.

Jika semuanya habel, apa kunci yang harus kita miliki untuk menjalani hidup kita?

1. Menerima dan Menikmati habel (Pengk. 9:7-10)
Banyak orang berusaha merumuskan pemikiran Tuhan tentang hidupnya. Sehingga banyak dari kita yang sering mempertanyakan keadilan Tuhan: “Kenapa aku? Kenapa aku harus mengalami ini?” Kita merasa bahwa orang baik tidak seharusnya mengalami kemalangan, tetapi tidak ada satupun yang dapat menyelami pikiran Tuhan (Pengk. 8:17). Manusia berusaha melawan habel, tetapi habel bukan untuk dilawan, tetapi untuk dijalani, disyukuri, dan dinikmati.
Apapun yang ada padamu saat ini, terima habelmu dan kerjakan dengan sebaik-baiknya. Semua pekerjaan kita dinilai oleh Tuhan.

2. Hidup Takut akan Tuhan (Pengk.12:13)
Menjalani kehidupan yang penuh dengan habel ini, kita harus hidup takut akan Tuhan. Dia sedang menilai kehidupan kita dan mempersiapkan kehidupan kekal bagi kita.

Hidup berdamai dengan jalan Tuhan adalah kunci memiliki sukacita, ucapan syukur, dan kemerdekaan dalam hidup ini. Semua habel, tetapi mari menjalani kehidupan kita dengan sebaik-baiknya untuk kemuliaan nama Tuhan.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan Sembah Pengalaman Pribadimu

Bilangan 21:4 Bangsa Israel keluar dari Mesir bukan karena ingin mengasihi Tuhan tapi karena ingin kehidupan yang lebih baik.

Bangsa Israel bermasalah dengan karakter mereka. Mereka senang dengan penyembahan berhala. Tuhan melindungi bangsa Israel dengan tiang tembaga ular saat mereka terpagut ular, tetapi justru mereka menjadikan patung ular itu sesembahan berhala.
Oleh karena Tuhan berkata bangsa Israel berzinah bahkan pelacur karena hatinya selalu condong kepada penyembahan berhala.

Saat Tuhan menjumpai wanita samaria di sumur. Tuhan menjumpai kita justru saat2 buruk, dimana mata air tidak lagi baik. Tuhan menyatakan diriNya pada wanita ini.

Apakah kita sering salah sangka kepada Tuhan? saat Lazarus meninggal, semua orang berkata "Terlambat!"
Apakah kita sering berkata "Tuhan terlambat!" karena waktu tidak sesuai dengan pemikiran kita.

Belajar mengenal Tuhan sesuai dengan pengalaman pribadi kita dengan Bapa, bukan karena pengalaman orang lain. Anak Sulung tidak bisa menerima keputusan bapanya saat ayahnya menerima adiknya kembali. Jangan memaksakan pengalaman pribadi kita kepada orang lain.
Jangan kita memotong standart Firman Tuhan demi kedagingan.
Jangan menjadi penyembah organisasi, penyembah plang2 nama yang manusia buat.

1. Buang semua berhala kita, bahkan termasuk pengalaman2 pribadi kita.
2. Waktu Tuhan tidak pernah terlambat
3. Jangan memaksakan pengalaman pribadi kita kepada orang lain.

Saudaraku, Tuhan mencintai kita bukan karena alasan2 apapun, apa adanya kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dibalik Mujizat Makan 5000 Orang

 

Ada kisah spektakuler dalam Alkitab dimana Yesus memberi makan 5000 orang dan sisa 12 bakul dan bahkan setelahnya ada mujizat Yesus memberi makan 4000 orang dan sisa 7 bakul.

Markus 6:30, Lukas 9:10
Betapa luar biasa karakter pelayanan dari Yesus, bahkan saat Ia dan tim muridnya letih karena pelayanan, Ia tetap mau melayani jiwa2 yang tak tergembalakan.
Pelayanan seperti ini perlu kita teladani. pelayanan yang tidak egois, menerima, mengajar dan menyembuhkan.

Begitu banyak orang kelaparan saat itu. Yesus bersikeras bahwa murid2Nya harus memberi mereka makan, padahal uang hanya 200 dinar takkan cukup memberi makan ribuan orang itu.

Pelayanan memang membutuhkan dana, namun Tuhan sanggup mencukupkan apa yang menjadi proyekNya dengan caraNya.

Dalam Yohanes 6 dikisahkan lebih detail dimana Yesus bertanya pada Filipus untuk menguji dia.
Filipus tinggal di area Betsaida itu dan Filipus orang yang mudah tak percaya walau ia sudah pernah melihat mujizat pertama Yesus di Kanna dimana air menjadi anggur.

Terkadang Tuhan tidak langsung menjawab masalah kita, namun berbalik bertanya pada kita untuk mengajar kita. Bukan karena Tuhan tidak tahu jawabannya, namun Ia sedang menggiring pemikiran kita agar sepikiran dengan Dia.

Seorang Anak kecil didapati memiliki 5 roti jelai yang saat itu adalah makanan orang Israel pada umumnya dan 2 ikan yang kecil. Anak ini disebut paidarion, dia masih kanak2 namun ia mau memberikan bekalnya.
Andreas dan murid2 mungkin mencibir pemberian itu dan berkata :"ah ini tidak ada artinya!"
namun Yesus mengubah paradigma mereka dan memberkati pemberian sederhana itu menjadi makanan bagi 5000 orang lebih saat itu.

Mereka makan sampai kenyang.
mengucap syukurlah atas setiap pemberian Tuhan, tanpa mengeluh dan jangan jadikan pemberian Tuhan adalah fokus kita. Orang banyak itu esoknya kembali mencari Yesus bukan karena percaya padaNya tapi karena mereka mendapat makanan.

YESUS PEDULI PADA KEBUTUHAN KITA
TAPI IA TIDAK MAU KITA BERFOKUS PADA MUJIZATNYA NAMUN PADA MANNA SEJATI, ROTI HIDUP YANG KEKAL, YAITU YESUS KRISTUS.

Mari belajar dari pelayanan Yesus, dan belajar seperti anak2 itu yang dengan rela memberikan apa yang ia miliki untuk menjadi berkat bagi banyak orang.
Tuhan Yesus memberkati.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dalam Masa Pembuangan?

Yesaya 40. Nabi Yesaya menjadi nabi di saat yang buruk diantara bangsa Israel yang ada dalam pembuangan. 

Mengapa bangsa Israel selalu jatuh bangun dalam dosa? mereka lebih percaya pada sesamanya dan guru2 palsu daripada pada Tuhan, pada Musa dan nabi2 yang Tuhan utus untuk mereka. Inilah cara iblis menghancurkan anak2 Tuhan lewat sikap permisif. Mereka menikah dengan bangsa lain. Inilah kesalahan fatal.

Saat Tuhan memanggil kita, kita tidak siap.
Apakah dari kecil kita selalu dipukul tanpa dipeluk? Hati Tuhan, Bapa menghukum untuk memperbaiki dan melepaskan kita. Tuhan tidak menghukum kita selamanya. Akan ada kisah kemenangan buat kita.

Apakah hidup kita serasa dalam pembuangan karena dosa2? Tuhan rindu memulihkan kita. Saat kita terhimpit, berserulah kepada Tuhan dan bukan pada manusia.

Jangan takut menyuarakan kebenaran. Serukanlah pada mereka yang tersesat dan yang bersalah.

Cara keluar dari pembuangan adalah jangan bergaul dengan sesamamu yang suka bergosip dan berkata2 negatif terus. Belajar percayai para pemimpin yang memiliku cara hidup yang benar di hadapan Tuhan dan bukan guru2 dan penasehat palsu. Bertobat dan berserulah kepada Tuhan.
Saat kita dalam "masa pembuangan" jangan menghujat Tuhan. Tuhan menanti saat pemulihan. Tuhan tidak pernah lelah dan lesu, tidak terduga pengertianNya.

Kita berseru Tuhan mengangkat
batu2 kita. Tapi Tuhan tidak mengangkat semua batu2 kita. Saat kita bertumbuh, sebuah batu yang berat akan mampu kita kalahkan dan mengangkat batu2 berat itu.

Jangan meminta Tuhan selalu mengangkat batu2 masalah kita namun mintalah Tuhan mendewasakan kita agar kita semakkn kuat untuk mengangkat masalah2 kita.

Orang yang menantikan Tuhan akan menjadi seperti Rajawali yang terbang tinggi mengatasi setiap badai.

Tuhan mau kita menjadi gereja Tuhan. Inilah Batu Karang. Tertanam dan setia pada visi yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

Ps. Daniel Hadi Shane

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan Yang Tepat

Amsal 22:24-25  Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, 
supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri.

Manusia membutuhkan teman. Manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi makhluk yang mampu bersosialisasi dan hidup dengan komunitasnya. Kita semua butuh teman! Tapi teman bukanlah segalanya.

Jika Anda bergaul dengan orang yang suka makan pedas, bisa jadi Anda akan memberanikan diri mencoba makanan pedas dan akhirnya ketagihan dengan sambal! Atau jika kita bergaul dengan orang yang pemarah, tak sabaran, maunya cepat-cepat dan emosi, maka Andapun akan terbiasa dengan hal itu dan menjadi gaya hidup Anda juga.

Kitab Amsal adalah kitab yang luar biasa dengan hikmatnya. Bukan hanya mengandung banyak rahasia, namun mengungkap banyak kebenaran, nasehat, ajaran dan peringatan secara blak-blakan dan sangat jelas.

Bagaimana dengan pergaulan kita? Semua orang butuh teman. Pilihlah teman dekat yang berkenan di hadapan Tuhan dan persembahkan persahabatan kita untuk menghasilkan buah yang manis buat Tuhan. Ada banyak macam buah dari persahabatan di dunia, ada yang membangun dan ada yang menghancurkan.

Adapun orang yang individualnya tinggi dan lebih nyaman hidup tanpa ikatan dan seorang diri, tanpa sosialisasi yang banyak. Ada juga orang yang sangat membutuhkan sosialisasi dan tak bisa sendirian. Dia akan mencari teman dan teman yang akan memuaskan kerinduannya. Keduanya ekstrim kanan dan ekstrim kiri. Alangkah baik kita menyerahkan keegoan ataupun kehausan jiwa kita kepada Tuhan.

Tuhan tahu cara yang tepat mengatur dan memimpin hidup kita. Tak ada pertemuan yang kebetulan. Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang2 yang mengasah jiwa kita, menguatkan, menguji, mencintai, melukai dan memproses kita. Pilihlah untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS