RSS
Container Icon

Diberkatilah Kau Tuhan (Lagu)

DIBERKATILAH KAU

Diberkatilah Kau Tuhan, dengan seluruh hidupku

Dipenuhilah tahta-Mu, dengan kemuliaan

Dipuaskanlah hasrat-Mu dengan cintaku yang terbaik

Ditinggikan Kau atas sgalanya

By: Evie Mehita

Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Markus 12:30

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Catatan Charles Wisley

Ambillah cinta akan dosa

Jadilah Alfa dan Omega, Akhir dari iman, seperti pada mulanya
Bebaskan hati kita
Berikan aku iman yang dapat memindahkan,
Dan meratakan gunung menjadi sebuah dataran
Berikan aku cinta berdoa seperti anak kecil,
Yang rindu membangun rumahMu lagi
KasihMu yang menguasai hatiku, dan semuanya ditelan oleh jiwaku


O Tuhan datanglah
Curahkanlah api pemurnian,
Bangkitkan nyala kasih yang mulia,
Pada mesbah hati kami yang jahat!
Biarlah kemuliaan-Mu membakar
Dengan kilatan yang tak terpadamkan;
Dan menggetarkan..
Dalam doa merendahkan hati dan pujian segenap hati.

Yesus teguhkan keinginan hatiku
Bekerja, dan berbicara, berpikir bagi-Mu;
Aku mau menjaga api kekudusan dalamku,
Kobarkan karunia-Mu dalamku.
Siap bagi semua kehendak-Mu yang sempurna,
Bertindak dalam iman dan kasih,
Sampai kematian yang mengakhiri.
Dan jadikan pengorbanan sempurna

Chales Wesley

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lapar Akan Tuhan (Ellen Laksmi Goreh)

The Secret of His Presence

Dalam dekapan hadiratNya,
Betapa jiwaku suka sekali bersembunyi
O, betapa berharganya pelajaran yang saya pelajari disamping Yesus
Kekuatiran dunia tidak dapat menggoyahkanku,
Tidak ada pencobaan yang dapat membuatku putus asa
Karena pada waktu setan datang menggoda aku,
Ke tempat persembunyian itulah aku pergi
Ketika jiwaku lemah dan dahaga,
Dibawah naungan sayapNya,
Ada tempat berteduh yang sejuk dan menyenangkan
Dan sebuah sumber air yang segar dan jernih,
Dan Juru Selamatku beristirahat di sebelahku
Sambil kami menikmati persekutuan yang manis,
Jika aku mencoba, aku tidak dapat menemukan apa yang Ia katakan ketika kami bertemu..

Hanya ini yang aku tahu; aku katakan padaNya
Segala kekuatiran dan kesusahan dan ketakutanku;
O, betapa sabarnya Ia mendengarkanku!
Dan jiwaku yang letih lesu Ia sukakan;
Apakah engkau berpikir Ia tidak pernah menegurku?
Maka Ia bukanlah Teman yang sejati,
Jika Ia tidak pernah sekalipun menyatakan kepadaku dosa-dosaku yang pasti dilihatNya!

Apakah kau ingin tahu betapa manisnya rahasia dari Tuhan?
Pergilah dan bersembunyilah di bawah naunganNya
Inilah yang akan menjadi upahmu;
Dan apabila engkau meninggalkan kesunyian dari tempat pertemuan yang bahagia itu,
Engkau akan memancarkan sinar kemuliaan Dari Sang Raja diwajahmu..

Ellen Lakshmi Goreh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Catatan Harian Mother Teresa (7)

Cinta sejati adalah Penyerahan. Makin besar cinta kita, makin besar penyerahan diri kita. Jika kita sungguh mencintai jiwa-jiwa, kita harus siap mengambil tempat mereka, mengambil dosa-dosa mereka terhadap kita dan menghadapi amarah Tuhan. Hanya dengan cara demikian kita menyediakan diri menjadi alat mereka dan menjadikan mereka tujuan akhir kita. Kita harus hidup dalam situasi mirip neraka karena dunia membutuhkan kita untuk situasi macam itu. Karena dengan memberikan semua- serta bahwa tak ada batas untuk kasih yang harus kita berikan. Menyerahkan diri secara utuh kepada Tuhan sama artinya dengan menjadi Korban-Nya – korban cinta-Nya yang ditolak – cinta yang membuat hati Tuhan mencintai manusia begitu dasyat. Inilah semangat Tarekat kita – semangat penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Kita tidak bias puas dengan yang biasa. Yang baik bagi kelompok religius lain barangkali tidak cukup bagi kita. Kita harus memuaskan dahaga Tuhan yang tidak terbatas, yang sangat mendambakan cinta. Hanya penyerahan diri total dapat memuaskan hasrat bernyala seorang Misinoaris Cinta Kasih sejati. Untuk menjadi Korban-Nya – untuk siap menjadi alat-Nya.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utuslah Aku (David Brainerd)

David Brainerd (1718 — 1747) (martir Indian Amerika) berdoa di hutan sampai salju mencari di sekitarnya dan diwarnai merah dengan darahnya sendiri, karena batuk Tb yang diserita seumur hidupnya. Meninggal usia 29 tahun dan banyak suku indian dimenangkan

“Ini saya, Tuhan, utuslah saya, utuslah saya sampai ke ujung bumi; utuslah saya kepada bangsa kafir yang liar dan ganas di padang belantara; utuslah saya menjauhi segala sesuatu yang dinamakan kenyamanan di bumi, atau kenyamanan duniawi; utuslah saya bahkan kepada maut sekalipun, bila itu dalam pelayanan bagi-Mu dan untuk memperluas kerajaan-Mu,” tulis seorang pemuda dalam buku hariannya. Kelak di kemudian hari, buku hariannya tersebut — “The Memoirs of the Rev. David Brainerd” —
menginspirasi ratusan orang termasuk William Carey, Henry Martyn, Robert M`Cheyne, dan lain-lain untuk menjadi misionaris ke berbagai belahan dunia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Catatan Harian Mother Teresa

Setiap panggilan memiliki harga yang haris dibayar oleh setiap Pemburu Tuhan, mereka merasakan kasih yang dalam dari Sang Pemberi Kehidupan dan memberikan kehidupan mereka sebagai gantinya karena mereka tahu bahwa hidup mereka sudah menjadi milik dari Dia.
 

SELAMAT  TINGGAL


Kutinggalkan rumah yang kusayangi
Dan tanah kelahiranku yang permai
Ke Benggala yang panas dan gersang
Nun jauh di pantai sana.
Kutinggalkan teman-teman lamaku
Kutinggalkan keluarga dan rumahku
Hatiku menghelaku ke depan
Tuk melayani Kristusku.
Selamat tinggal bunda terkasih
Semoga Tuhan senantiasa bersamamu
Kuasa yang lebih tinggi menghendaki aku
Tuk pergi ke India yang panas dan kering.
Kapal bergerak perlahan-lahan ke depan
Meninggalkan buih-buih ombak  di buritan,
Ketika untuk terakhir kalinya kupandang
Pantai Eropa tersayang di sana.
Berdiri dengan berani di geladak
Dalam kegembiraan, dalam kedamaian hati,
Kebahagiaan murid kecil kristus
Calon mempelainya yang baru.
Di tanggannya sebuah salib besi
Tempat sang Juru Selamat bergantung,
Sementara  jiwanya masih bergejolak
Merenungkan pengorbanan pedihnya.
“Ya Tuhan, terimalah pengorbanan ini
Sebagai tanda cintaku,
Tolonglah aku ciptaan-Mu
Untuk memuliakan nama-Mu!
Sebagai balasan, aku hanya meminta-Mu,
Bapa kami semua yang paling baik :
Perkenankan aku menyelamatkan setidaknya satu jiwa…
Yang telah Engkau ketahui.”
Sehalus dan semurni embun di musim panas
Air mata hangatnya yang lembut mulai menggalir,
Menyiram dan menyucikan
Pengorbanan yang memedihkan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Catatan Harian Mother Teresa (5)

Letakkan tanganmu dalam tangan-Nya, dan berjalanlah sendirian bersama-Nya. Berjalanlah ke depan, karena bila engkau melihat ke belakang, engkau akan kembali.”  Kata perpisahan Ibu dari Gonxha Agnes (Mother Teresa)


“ Andai engkau tahu betapa bahagia aku, sebagai mempelai kecil Yesus. Tak seorangpun, bahkan mereka yang sekarang ini sedang menikmati kebahagiaan duniawi yang tampaknya sempurna, membuatku iri sebab aku menikmati kebahagiaan yang utuh, bahkan sewaktu aku harus menderita demi Mempelaiku tercinta”


“ Hanya ketika kita menyadari ketiadaan kita, kekosongan kita, Tuhan dapat mengisi kita dengan Diri-Nya sendiri. Ketika kita menjadi penuh dengan Tuhan, kita dapat memberikan Tuhan kepada orang lain, sebab dari kepenuhan hatilah mulut akan berbicara”


“Penderitaan, kesakitan, kegagalan, tidak lain adalah ciuman Yesus, sebuah tanda bahwa engkau telah menjadi begitu dekat dengan Yesus di Kayu Salib sehingga Ia dapat menciummu…jadi, anakku, berbahagialah…jangan takut..tersenyumlah lagi…bagimu ini adalah sebuah kesempatan paling indah untuk menjadi milik Yesus secara penuh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS