Never Give Up (ost Facing The Giant)
Kehidupan Berbisik (puisi rohani)
Hari ini aku kembali melihat kehidupan..
Ada orang yang sakit...
Ada yang ditinggalkan anaknya dan menjadi renta oleh usia
Apa yang ingin dikatakan oleh dunia ini?
Seolah ia ingin berteriak kepada manusia tetapi manusialah yang terlalu sibuk..
Telinga mereka tertutup...
Hati mereka menebal...
Dan mata mereka menjadi kabur dan buta...
Kurasakan Bapa ada disana, melihat keramaian itu...
Ia tersenyum dan memandangku seperti bulan purnama yang indah dan terang...
Ia mengedipkan matanya mengamat-amatiku seperti ribuan bintang di langit ..
Ia menarikan tarian kehidupan seperti dedaunan kecil yang menari tertiup angin malam..
Ia membelaiku dengan cinta dan lembut saat angin menyentuh tubuhku ..
Ia menciumku dengan hangat saat kurasakan hangat matahari menyentuh pipi dan bibirku..
Ia mengelilingiku dengan kasih-Nya seperti sayap-sayap awan di langit yang mengelilingi bumi..
Ia membisikkan kata-kata cinta, saat kumendengar suara-suara di sekelilingku dengan hatiku..
Ia menyentuh hatiku, saat kumelihat anak kecil yang tersenyum,
Serahkan Pada Dia (story part 1)
Part I
Oh, seandainya sampah ini bisa dibuang. Awan sambung menyambung membentuk langit-langit kelabu, kelabu dengan seribu duka. Gedung-gedung bernoda asap menciptakan bayang-bayang panjang, menggelapkan gang-gang dan orang-orang yang lewat. Gerimis menjadikan udara dingin dan menjadikan selokan jalanan berlumpur. Wanita ini mengambil jeketnya. Sebuah mobil lewat membuat kantongnya basah kuyub dan menciprati celana jeans-nya. Ia tidak bergeming. Terlalu letih.
Kenangan hidupnya tanpa sampah itu samara-samar. Mungkin ketika amsih kecil? Punggungnya lebih lurus ketika itu, jalannya lebih cepat..atau, apakah itu hanya mimpi? Ia tidak tahu pasti.
Mengenal Bapa di Sorga (pengajaran)
Setelah kita diselamatkan, kita harus mengenal Allah Bapa kita. Seperti apakah Allah Bapa itu? Jika Dia benar-benar ada, seperti apakah Dia?
I. YESUS MEMBAWA KITA MENGENAL BAPA
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu melihat Dia” (Yohanes 14:6-7)
Tujuan Yesus datang ke dunia adalah untuk memperkenalkan Bapa. Pada kenyataannya banyak orang Kristen yang belum mengenal Bapa. Kalau kita mengenal Bapa, hidup kita menjadi tenang. Yesus telah membayar harga yang mahal agar kita mengenal Bapa, dengan cara disalibkan, dikutuk dan diejek. Kalau ada dosa, maka tidak akan ada damai, sehingga manusia perlu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
Kebahagiaan Terbesar
Apa yang membuat anda paling bahagia? Hari pernikahan? Saat cinta anda diterima oleh yang anda kasihi? Saat memiliki anak? Rumah? Mobil? Atau?
Ada begitu banyak hal di dunia ini yang dapat memberikan kita kebahagiaan dan tawa, itulah bagian yang ditentukan bagi kita manusia yang hidup di bumi, sebagai bagian yang menyukakan hatinya.
Peziarah Dalam Perburuan
Dia yang menang melawan segala bencana,
biarlah dia terus mengikuti sang Tuan.
Tidak ada keputusasaan yang dapat membuat
dia lemah.
Keinginannya yang utama adalah untuk
menjadi peziarah.
Karena Engkau Tuhan melindungi kami
dengan Roh-Mu,
kami tahu bahwa akhirnya kami akan mewarisi kehidupan.
Kemudian fantasi akan lenyap! Aku tak takut apa yang akan manusia katakan,
aku akan bekerja siang dan malam untuk menjadi peziarah.
Kebijaksanaan Tuhan
Bapa kita adalah Bapa yang sempurna, yang sangat baik buat kita. Dia bukan Allah yang kejam. Memang Dia dapat murka.
Ada beberapa hal yang membuat Dia murka, antara lain:
1. Perjinahan secara rohani/jasmani, membangkitkan cemburu-Nya, karena kita ini milik-Nya
2. Ketidakkudusan, sebab Dia adalah Kudus
3. Bait suci dicemarkan, (Yeh 8)









