Natal adalah momen yang sangat indah dan penuh kebahagiaan. Selain mengingat kembali bukti kasih Bapa yang terbesar, kita menikmati kebersamaan dengan orang-orang yang kita kasihi.
Biasanya dalam momen ini kita mengingat tokoh-tokoh Natal, seperti Maria, Yusuf yang baik hati dan taat, juga orang-orang majus yang menempuh perjalanan demikian lama untuk menemukan Yesus dengan penuh kerendahan hati.
Makin Besar, Makin Kuat, Makin Berhikmat dan Dikasihi
Catatan harian Mother Teresa (2)
Datang, dan jadilah terang-Ku-Aku tak bisa pergi sendiri- mereka tak mengenal Aku-maka
Mereka tak mengingginkan Aku. Engkau datanglah-pergilah ke tengah-tengah mereka, bawalah
Aku bersamamu ke tengah-tengah mereka.- Betapa aku sangat ingin masuk ke lorong-lorong
Mereka-rumah-rumah mereka yang gelap dan tak bahagia. Datang dan jadilah korban bagi
Mereka.-Dalam korban bakaranmu-dalam cintamu kepada-Ku-mereka akan melihat Aku,
Mengenal Aku, menginginkan Aku. Tawarkan korban lebih banyak-tersenyumlah lebih
lembut, berdoalah lebih bersemangat, maka semua kesulitan akan lenyap.
Kebun Rahasia Jiwa
Saya berjalan di belakang pintu,tangan saya menggenggam karangan bunga iris yang mempesona ,dengan banyak untaian tanaman rambat berwarna unggu..
Walaupun tidak di anugrahi bakat istimewa untuk berkebun, saya bangga dengan apa yang saya capai .Saya memanggil Michael, ”Sayang,aku berkebun! Lihat apa yang baru kudapat.”Tampang yang paling tidak percaya memancar di wajah suami saya,matanya terbuka lebar ,hampir selebar mulutnya.”Lynni,ini bukan berkebun! Temani aku sesekali pada saat aku menyiangi rumput, mencangkul,menanam bibit,dan menyiram. Ada tukang kebun dan orang yang berkumpul di kebun. Kau bukan tukang kebun!”
Sahabat saya Emilie Barnes mengatakan :
Saya yakin bahwa kebun adalah untuk tukang kebun dan juga untuk yang bukan tukang kebun .Kebun adalah sumber dua pengalaman terpisah, dua kepuasaan berbeda. Ada kegiatan berkebun ,dan ada kegiatan berkebun, ada kehadiran di kebun….. Inilah pengalaman berada di kebun, menikmati kebun, dengan penuh syukur mengumpulkan anugrah yang di berikan kebun itu-inilah pengalaman kebun yang dapat di rasakan oleh siapa saja.
Fokus Utama
tetapi Dia tidak memalingkan wajah-Nya dan perkenan-Nya
Dimana saja. Itulah alasanya mengapa Dia menyuruh kita untuk mencari wajah-Nya. Ya,
Dia selalu hadir bersama Anda setiap kali Anda berkumpul dengan pemercaya lain dalam ibadah penyembahan, namun sudah berapa lama sejak rasa lapar Anda membuat Anda naik ke pangkuan-Nya, seperti seorang anak, untuk memegang wajah-Nya dan memalingkannya kepada Anda?
Hubungan intin dengan-Nya! Itulah yang di rindukan Allah, dan wajah-Nya harus menjadi fokus utama kita.
Api Yang Menghanguskan
Api dari Allah, datang untuk memurnikan,
Untuk membakar korban persembahan
Dan mengubahnya menjadi cahaya surgawi,
Untuk membaptis dengan Roh kudus dan api,
Untuk mengubah keberadaan kita menjadi nyala api kasih
Di berkatilah orang yang mengenal Allahnya sebagai
api yang menghanguskan.
Budak CintaMu (puisi rohani)
Aku bangga boleh menjadi budak perempuan-Mu, Rajaku..
Rajaku, aku mengasihi-Mu..
Rajaku..aku akan mengikuti-Mu kemanapun..mengikuti perjalanan-Mu dan perjuangan-Mu
Sampai Kau datang menjemputku…
Dalam kemenangan-Mu yang terbesar..
Rajaku, kubayangkan waktu itu..Kau datang begitu gemilang
Bercahaya dan mempesona..untuk menjemputku
Keluar dari kehampaan dunia..kekejaman dunia..untuk bersama-Mu selamanya..
Permainan Ilahi
Menangkap Dia.
Sebenarnya, itu adalah kalimat yang mustahil.
Kita tidak dapat menangkap Dia sama seperti timur tidak dapat menangkap barat; yang satu terlalu jauh dari yang lain. Seperti bermain kejar-kejaran dengan putri saya.
Saya tidak perlu berlari.
Cukup dengan ketangkasan saya mengelak ke arah yang lain dan ia tidak dapat menyentuh saya, karena anak berumur enam tahun tidak dapat menagkap seorang dewasa.
Namun bukan itu tujuan dari permainan itu, karena beberapa menit kemudian, dia dengan tertawa berkata,”oh, ayah”,dan pada saat itu dia menangkap hati saya, bukan tubuh saya.
Kemudian saya berbalik dan dia tidak lagi mengejar saya, tetapi saya yang mengejar dia, dan saya menangkap dia dan kami berguling-guling di atas rumput saling memeluk dan mencium.
Orang mengejar menjadi yang di kejar.










