YESUS, PUSAT KEBANGUNAN ROHANI
Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, Filipi 3:8
Mereka menganggap penderitaan untuk Dia adalah sebuah keistimewaan dan kehormatan besar. Berkorban bagi Dia merupakan suatu sukacita dan mati untuk Dia merupakan sebuah kehormatan . Kuk yang diberi-Nya itu enak dan beban-Nya ringan. Senyum-Nya lebih baik dari milyaran dolar. Kebaikan-Nya lebih berharga dari semua pujian manusia. Saudaraku..mendekat kepada-Nya dan peluklah Dia. Dialah Sumber Kehidupan kita..
Ada yang salah dalam kehidupan kerohanian kita apabila kita mulai dengan sadar/tidak sadar telah mengabaikan Yesus di belakang hati kita dan mulai memfokuskan diri kepada seseorang/hal di luar Dia. Telah banyak kali kita telah membuktikan hal ini, yaitu: apabila kita menjauh dari-Nya, Dia tidak lagi menjadi Sumber kita, yang terjadi adalah banyak kelemahan, kekacauan dan dosa. Meskipun kita telah berkali-kali membuktikan hal itu, namun herannya, saya dan anda masih tetap melakukannya..
BANGKIT DAN BERTUMBUHLAH!
Kita semua masih tetap perlu mengalami yang namanya PERTUMBUHAN. Dahulu kita masih anak-anak dan tidak banyak memahami tentang kehidupan, sekarang beranjak dewasa. Bertumbuh bukanlah sebuah pilihan bagi seorang murid Kristus, tetapi sebuah Keharusan. Pertumbuhan adalah sesuatu yang tidak dapat disembunyikan, tetapi nyata dan dapat dilihat banyak orang.
Ada beberapa istilah alkitabiah yang perlu kita mengerti dalam kehidupan kerohanian kita. Istilah Keselamatan seumpama sebuah paying besar. Istilah ini meliputi tiga segi yang dikerjakan oleh kasih karunia Allah dalam diri kita.
Segi Pertama; segi Pembenaran
Kita tidak boleh melupakan dasar ini, dimana kita telah dibenarkan karena iman kita kepada Kristus Yesus. Dosa kita diampuni dan kita menerima hidup yang kekal. Orang yang berdosa diperlakukan Allah Bapa seolah-olah dia tidak pernah berdosa, bukankah itu hal yang selalu dapat kita syukuri? Itu terjadi karena kebenaran Yesus melingkupi kita.
Segi Kedua; segi Pengudusan (penyucian/pemurnian)
Segi ini merupakan proses yang tidak dapat sekejap mata. Sifatnya progesif dan berlangsung langkah demi langkah.
Segi Ketiga; Pemuliaan
Pemuliaan terjadi saat kita memasuki hadirat Allah Bapa di Sorga (1 Yoh 3:2)
Segi Pembenaran dan segi Pemulian terjadi tanpa usaha dari diri kita, tetapi segi Pengudusan menuntut usaha dari diri kita juga untuk mau diubahkan menjadi serupa dengan Kristus. Istilah Pengudusan dalam Alkitab adalah “Dipisahkan untuk tujuan yang suci” dan ini terjadi seumur hidup. Setiap hari kita harus mati terhadap diri sendiri dan bangkit dalam kehidupan baru dalam Yesus. Setiap hari kita menurunkan diri kita sendiri dari tahtanya dan mempersilahkan Yesus yang bertahta dalam hidup kita.
Pergi, Bekerjalah! (Horatius Bonar)
Sukacita-Nya melakukan kehendak Bapa
Itulah bagaimana Tuhan kita bekerja
Bukankah tak semestinya hambanya santai-santai saja?
Pergilah, ketika hari masih siang:
Kegelapan malam dunia ini kan segera datang;
Cepatlah, selesaikan pekerjaanmu, buanglah kemalasan;
Tidak maukah engkau jutaan jiwa dimenangkan.
Bekerjalah, janganlah jemu, berjaga-jaga dan berdoalah,
Menangkanlah jiwa;
Pergilah ke jalan-jalan raya,
Paksalah mereka untuk masuk.
(“Go, Labor On; Spend, and Be Spent” by Horatius Bonar, 1808-1889).
MENEMUKAN SUMUR BAPA
Kita adalah putra dan putri Bapa Sorgawi kita, dan dengan demikian kita memiliki nama keluarga yang harus kita jaga dan pertanggungjawabkan. Jangan mempermalukan nama keluarga kita dengan sumur-sumur yang salah dalam hidup kita. Pemberontakan adalah hal yang memalukan nama Bapa dan nama keluarga rohani anda.
1. Sumurmu dapat terbebas dari kecemaran terhadap bapamu
Ketika kita mengabaikan perkataan bapa rohani kita, kita seperti bangsa Filistin yang melemparkan kotoran masuk dalam sumur yang telah digali untuk kepentingan anda sendiri.
2. Sumurmu dapat terbebas dari kehidupan kedagingan
Melalui ketidakdisiplinan dan mengabaikan doa, kita mengijinkan pikiran yang kotor mengotori air didalam hati kita yang seharusnya mengalirkan air yang murni Maka berhati-hati dan disiplin diri, agar airnya tetap segar
3. Sumurmu dapat terbebas dari pertengkaran dan pergolakan
Ketika Ishak menemukan sumur bapanya, Orang Filistin telah membuat sumur itu tidak berguna. Meskipun para gembala Ishak berusaha menggali sumur baru, disana terjadilah pertengkaran dengan para gembala Gerar. Maka mereka menyebut sumur itu “Esek” karena mereka bertengkar karena sumur itu (Kej 26:20)
4. Sumurmu dapat terbebas dari penipuan. Kata “Esek” berati penindasan, perselisihan, kekerasan, menekan, menipu dan memperdaya. Kita bisa terbebas dari semua itu jika kita memiliki sumur bapa yang benar
5. Sumurmu dapat terbebas dari penipuan. Alkitab menjelaskan mereka menggali sumur lain dan terjadi pertengkaran lagi. Ia menamainya “ Sitnah” artinya penuduhan, kebencian dan pertikaian. Ini berarti berbaring, menunggu, perangkap.ini berarti menjadi lawan dan permusuhan.
Menjadi Hamba-Mu Yang Setia (Leonard Ravenhill)
Dengan semangat yang tak pernah pudar.
Sekarang nyalakan hatiku dengan api-Mu yang kudus
Seperti yang tidak pernah terjadi sebelumnya
Perlengkapi dengan kuasa dari Sorga..
Saya mau ada dalam kehendak-Mu yang kudus,
Untuk memenuhi seluruh rancangan-Mu yang kudus
Supaya segenap usaha dalam hidup saya
Mendatangkan sorak pujian untuk Rajaku yang kekal
Saya berjanji mulai hari ini sampai saat kematianku
Untuk menjadi hamba-Mu yang setia..
Leonard Ravenhill (12 Februari 1994-pada usia 86 tahun)
Surat Untuk Calon Suamiku
Bertahun-tahun lamanya aku mencari pasanganku yang paling sempurna. Namun hasil dari satu-satunya dari semua pencarianku adalah mimpi-mimpi yang berserakan, hati yang hancur dan sesuatu yang nampaknya seperti penantian tak berujung, aku ingin menemukan yang terbaik dari Allah. Tetapi Ia harus terlebih dulu mengajar aku, bahwa aku harus hanya berdiam di dalam tangan-Nya yang penuh kasih.
Jadi suatu malam aku berdoa, “Allah, sama seperti Engkau membuat Adam tertidur sampai ia siap bertemu yang sempurna baginya, demikian pula buatlah aku dan keinginan-keinginanku tertidur sampai aku begitu siap untuk mengenal dia yang telah Kau pilihkan bagiku”
Sejak saat itu, Allah memberiku suatu damai. Dan meskipun yang lain datang ke dalam kehidupanku, Allah melindungi hatiku dan menyisihkanku dari usaha-usaha yang lebih tinggi lagi. Kemudian waktu Allah mengetahui bahwa didalam tangan-Nya kuletakkan hatiku, Dia membawa kamu ke dalam hidupku dan mulai saat itu aku hanyalah sebuah sejarah.
Teman-temanku tersayang yang mengenalku dengan baik, mungkin melihat hari esok sebagai satu hari mujizat. Karena mereka mengenal aku dan caraku yang sangat selektif memilih. Waktu aku di Asrama, A.M datang ke kamarku dan memintaku tepat seperti apa yang aku cari dalam seorang pria. Aku segera membuka buku harianku dan mencabut sebuah daftar 30 kualitas yang aku harapkan dan tuntut.
Saat aku membaca setiap kualitas satu demi satu, A.M Tersayang melihat kepadaku, dia begitu terpana. Setelah merenungkan daftar itu ia berkata dengan sebuah anggukan, “Wah, Cindy, kelihatannya kamu harus menikah Allah”
Ya..kamu bukan Allah, tetapi kamu adalah surge di bumi bagiku, Allah mendengar doa-doaku dan menjawab mereka dengan cara yang paling sempurna melalui kamu.
Aku tidak memiliki pertanyaan yang tak terjawab, tidak ada keraguan, tidak ada kebimbangan,
Kamulah Pangeranku, Ksatriaku dalam kilau pakaian perangnya, hadiahku dari lautan, hadiahku dari Allah
Cindy Jordan Feldewerth
TUDUNG DI HARI PERTEMPURAN
Ya ALLAH, Tuhanku, kekuatan keselamatanku,
Engkau menudungi kepalaku pada hari pertarungan senjata.
Mazmur 140:8
Timotius adalah seorang contoh anak muda yang dipakai Tuhan dalam gerakan Rasuli yang dipimpin oleh Paulus pada zaman iu. Paulus memuji iman yang tulus dari neneknya Lois, juga dalam ibunya Eunike. Mengapa tidak disebutkan tentang ayah Timotius? Timotius adalah contoh sebuah generasi tanpa bapa, anak-anak rohani maupun jasmani yang hidup tanpa tudung dan berkat seorang bapa.
YATIM PIATU ROHANI
Mereka tidak mengerti tentang keuntungannya…mereka mau tinggal untuk mengambil bagian. Mereka tidak bersedia menjadi putra, sehingga mereka tidak ingin adanya kebapaan. Bukannya mereka membuka hati untuk mengasihi dan menghormati bapa mereka.. tetapi mereka menutup hati mereka dan menghakimi ketika mereka menemukan ketidaksempurnaan para bapa mereka, dan menolak mereka. Mereka menginginkan warisan bapa mereka tanpa membayar harga sebagai putra. Mereka mau memelihara kehidupan mereka sebagai pemberontak yang bebas, sehingga mereka mengabdi kepada roh ketidak-bapaan.
Banyak orang senang pergi ke gereja, menghadiri pertemuan-pertemuan, seminar, KKR yang luar biasa tetapi tidak pernah membuat mereka menjadi seorang Putra atau Putri. Mereka hanya pengunjung yang senang mendengar khotbah yang menarik, pertunjukan yang seru dan menghibur, mereka suka berpindah-pindah gereja dan tidak pernah mau ditundukkan dalam sebuah tudung bapa rohani. Merekalah yatim piatu rohani masa kini. Apakah anda salah satunya? Ciri dari yatim piatu rohani adalah suka memberontak kepada pemimpin yang menudunginya, tidak peduli seperti apa pemimpin kita dan tidak sempurna, namun jika kita mau mendapatkan berkat bapa, maka kita harus mau menjadi seorang putra/putrid. Hanya anak yang akan mendapat warisan rohani, bukan pengunjung atau jemaat biasa. Yatim piatu memiliki roh kemandirian yang salah, dimana mereka ingin mendapatkan berkat dalam rumah, ingin mendapat keuntungan dari ikatan hubungan dalam rumah itu, tetapi tidak mau diatur, tidak mau ditunjukkan kesalahannya, aunya hidup sesuka hatinya dan kapanpun dia dapat minggat dari rumah itu jika dia merasa tidak nyaman lagi. Bukankah anda memiliki keluarga? Ayah, ibu, saudara, dimana saat masa buruk, keluarga bertengkar, atau jatah makanan untuk anda sangat sedikit karena pertengkaran dengan saudara, tetapi seorang anak tetap akan menjalaninya bukan? Dan pada akhirnya dia akan mendapatkan berkat bapa yang sudah disiapkan baginya.








